<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947</id><updated>2011-04-22T03:27:24.183+07:00</updated><category term='Artikel Anak'/><category term='My Poem'/><category term='Galery 1'/><category term='Tulisan-ku'/><category term='Chicken Shoup'/><category term='Potret Bangsa'/><category term='coffee'/><category term='Link'/><category term='Problema Psikologi'/><category term='artikel sains'/><category term='Artikel Religi'/><category term='artikel keluarga'/><category term='Cerpen-ku'/><category term='Sastra'/><title type='text'>Pink Story</title><subtitle type='html'>..........mencoba mengatasi semua masalah dengan kecerahan Pink</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>62</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7499019646068417696</id><published>2009-03-24T00:27:00.004+07:00</published><updated>2009-03-24T00:32:27.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Chicken Shoup'/><title type='text'>Cinta Seorang Ibu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/ScfHJtNXHrI/AAAAAAAAAiY/iUN-hAP7IkM/s1600-h/ibu_nganter_ke_sekolah2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/ScfHJtNXHrI/AAAAAAAAAiY/iUN-hAP7IkM/s200/ibu_nganter_ke_sekolah2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316436854702546610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suaminya sudah lama meninggal karena sakit&lt;br /&gt;Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.&lt;br /&gt;Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap&lt;br /&gt;Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung&lt;br /&gt;pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari&lt;br /&gt;di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi..&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan&lt;br /&gt;Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada&lt;br /&gt;Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah anda apa yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah&lt;br /&gt;dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi,&lt;br /&gt;dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata&lt;br /&gt;Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan&lt;br /&gt;Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu utk anaknya Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu&lt;br /&gt;karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu untuk dijadikan renungan utk kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang t ida k bisa dinilai dengan apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There is a story living in us that speaks of our place in the world&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa berarti&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak akan bisa diputar kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:motivasi.web&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7499019646068417696?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7499019646068417696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7499019646068417696' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7499019646068417696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7499019646068417696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2009/03/cinta-seorang-ibu.html' title='Cinta Seorang Ibu'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/ScfHJtNXHrI/AAAAAAAAAiY/iUN-hAP7IkM/s72-c/ibu_nganter_ke_sekolah2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-5620788195085726969</id><published>2009-03-16T13:01:00.002+07:00</published><updated>2009-03-16T13:17:06.455+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Chicken Shoup'/><title type='text'>Gadis cantik berharap menikahi pria kaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/Sb3siyE1fiI/AAAAAAAAAiQ/VDWHK6yYOVs/s1600-h/polygamy.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 196px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/Sb3siyE1fiI/AAAAAAAAAiQ/VDWHK6yYOVs/s200/polygamy.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313663217668816418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;seorang gadis muda dan cantik berharap untuk menikahi pria kaya,&lt;br /&gt;seorang yang bekerja di finansial memberikan balasan yang fantastis.&lt;br /&gt;seorang gadis muda dan cantik, mengirimkan surat ke sebuah forum terkenal, dengan judul :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa yang harus saya lakukan untuk dapat menikah dengan pria kaya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan jujur, tentang apa yang akan coba saya katakan di sini. tahun ini saya berumur 25 tahun. saya sangat cantik, mempunyai selera yang bagus akan gaya. saya ingin menikahi seorang pria dengan penghasilan minimal $500ribu/tahun. anda mungkin berpikir saya matre, tapi penghasilan $ 1juta/tahun hanya dianggap sebagai kelas menengah di New York. persyaratan saya tidak tinggi. apakah ada di forum ini mempunyai penghasilan $500ribu/tahun ? apa kalian semua sudah menikah? yang saya ingin tanyakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus saya lakukan untuk menikahi orang kaya seperti anda ? yang terkaya pernah berkencan dengan saya hanya $ 250rb/tahun. bila seseorang ingin pindah ke area pemukiman elit di City Garden New York, penghasilan $ 250rb/tahun tidaklah cukup. dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana para lajang2 kaya hang out? kisaran umur berapa yang harus saya cari? kenapa kebanyakan istri dari orang2 kaya hanya berpenampilan standar ? saya pernah bertemu dengan beberapa cewe yang memiliki penampilan tidak menarik, tapi mereka bisa menikahi pria kaya ?? bagaimana, anda memutuskan, siapa yang bisa menjadi istri mu, dan siapa yang hanya bisa menjadi pacar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Cantik&lt;br /&gt;============ ========= ========= ========= ========= == ====&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah balasan dari seorang pria yang bekerja di Finansial Wall Street&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya telah membaca surat mu dengan semangat. saya rasa banyak gadis2 di luar sana, dan punya pertanyaan yang sama. ijinkan saya untuk menganalisa situasimu sebagai seorang profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapatan tahunan saya lebih dari $ 500rb, sesuai syaratmu, jadi saya harap semuanya tidak berpikir saya main2 di sini. Dari sisi seorang bisnis, merupakan keputusan salah untuk menikahi mu. jawabannya mudah saja, saya coba jelaskan... coba tempatkan "kecantikan" dan "uang" bersisian, dimana anda mencoba menukar kecantikan dengan uang: pihak A menyediakan kecantikan, dan pihak B membayar untuk itu, hal yg masuk akal. tapi ada masalah disini, kecantikan anda akan menghilang, tapi uang saya tidak akan hilang tanpa ada alasan yang bagus. faktanya, pendapatan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun, tapi anda tidak akan bertambah cantik tahun demi tahun. karena itu, dari sudut pandang ekonomi, saya adalah aset yang akan meningkat, dan anda adalah aset yang akan menyusut. bukan hanya penyusutan normal, tapi penyusutan eksponensial. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;jika aset anda hanya kecantikan, nilai anda akan sangat mengkhawatirkan 10 tahun mendatang dari aturan yg kita gunakan di dunia bisnis, setiap pertukaran memiliki posisi, kencan dengan anda juga merupakan posisi tukar. jika nilai tukar turun, kita akan menjualnya, dan adalah ide buruk untuk menyimpan dalam jangka lama, seperti pernikahan yang anda inginkan. mungkin terdengar kasar, tapi untuk membuat keputusan bijaksana, setiap aset dengan nilai depresiasi besar akan di jual atau "disewakan". siapapun dengan penghasilan tahunan $ 500rb, bukan orang bodoh, kami hanya berkencan dengan anda, tapi tidak akan menikahi anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saya akan menyarankan, agar anda lupakan saja untuk mencari cara menikahi orang kaya. lebih baik anda menjadi orang kaya dengan pendapatan $ 500rb/tahun. ini kesempatan lebih bagus daripada mencari orang kaya yang bodoh. Mudah2an balasan ini dapat membantu. jika anda tertarik untuk servis "sewa pinjam", hubungi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd,&lt;br /&gt;J.P. Morgan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :blfame&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-5620788195085726969?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/5620788195085726969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=5620788195085726969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5620788195085726969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5620788195085726969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2009/03/gadis-cantik-berharap-menikahi-pria.html' title='Gadis cantik berharap menikahi pria kaya'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/Sb3siyE1fiI/AAAAAAAAAiQ/VDWHK6yYOVs/s72-c/polygamy.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-5901979615912319261</id><published>2008-10-13T17:47:00.011+07:00</published><updated>2008-10-13T18:11:46.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Mengartikan Puisi Suami</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPMp8HAWPWI/AAAAAAAAAbg/ko1bGi2zTws/s1600-h/z5_abstrak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPMp8HAWPWI/AAAAAAAAAbg/ko1bGi2zTws/s200/z5_abstrak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256591302720896354" /&gt;&lt;/a&gt;ini adalah puisi dari suamiku tercinta. Ketika membacanya, aku bingung...!! nih puisi  penyadaran, sindiran atau memang pengakuan. Dan sementara itu, aku tak berani tanya tentang sesuatu yang tersirat..karena pertanyaanku akan membuat diriku yang sudah bodoh akan nampak lebih bodoh dimata suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencoba meraba-raba, mungkin puisi yang dibuat suamiku ini adalah sebuah perenungan yang menyindir....tapi aku belum tahu pasti sindiran buat siapa ya..? entar aku diskusikan sama suamiku waktu masuk dalam peraduan,...semoga aku tidak terlihat bodoh... :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika teman yang sedang berkunjung di blog pink dan tidak sengaja maupun sengaja membaca puisi suamiku yang aku post, aku harap, semoga sobat pengunjung secara tidak langsung bisa menangkap isi puisi suamiku tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...................................&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saya dan Sepeninggal Bulan Ramadhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Adakah aku bangga ketika ramadhan meninggalkan ku&lt;br /&gt;Karena ketidak ikhlasan aku dalam mengekang nafsu ..telah bebas dari dogma&lt;br /&gt;Dan kehausan ku akan ambisi sudah mulai terasa&lt;br /&gt;Menyudahi apa yang sebulan tertahan karena sebuah ritual tahunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah aku tersenyum lega ketika ramadhan menghilang dari aku&lt;br /&gt;Karena aku tidak harus lagi menahan kepura-puraan ku&lt;br /&gt;Dalam menyantuni yatim, dan memberi nasi buat buka dhuafa dan musafir&lt;br /&gt;Dan seabrek kegiatan keagamaan yang bagai oase hati berkarat ku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah aku terbahak-bahak ketika ramadhan masih jauh tuk berkunjung lagi&lt;br /&gt;Karena masih banyak waktu untuk merambah keduniawian&lt;br /&gt;Tanpa harus ingat tentang arti kotor lagi&lt;br /&gt;Karena aku merasa cukup satu bulan lagi untuk menjadi bersih lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah sosok yang merasa gampang menjadi suci&lt;br /&gt;Sebab aku mengartikan bahwa dengan ramadhan adalah cara gampang untuk menjadi suci lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itulah aku saat sepeninggal ramadhan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lamongan, syawal 1429&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-5901979615912319261?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/5901979615912319261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=5901979615912319261' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5901979615912319261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5901979615912319261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/10/ini-adalah-puisi-dari-suamiku-tercinta.html' title='Mengartikan Puisi Suami'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPMp8HAWPWI/AAAAAAAAAbg/ko1bGi2zTws/s72-c/z5_abstrak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-5144366840216981308</id><published>2008-10-12T20:43:00.003+07:00</published><updated>2008-10-12T21:49:30.359+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Religi'/><title type='text'>Sakaratul Maut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPIC0TW5_zI/AAAAAAAAAbQ/NF8O5tzKO94/s1600-h/minal.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPIC0TW5_zI/AAAAAAAAAbQ/NF8O5tzKO94/s200/minal.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256266812667592498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;Masya Allah..sudah berapa bulan ya keluarga kami tidak post. Lebih dari satubulan lebih...dan itu membuat keluarga pink bersalah terhadap semua sahabat online....Terus terang kami memang sengaja tidak post karena kami sedang "bersibuk ria" dengan sahabat kami yakni Yaumil Ramadhan. Dan pada hari ini..setelah melepas rindu dengan sahabat kami yakni ramadhan..maka kami kembali ingin berbagi cerita terhadap sahabat dunia maya, dan ingin berbagi cerita tentang sepenggal "itikaf" keluarga kami.....namun sebelum membaca artikel "hasil itikaf" ini, sudilah kiranya sahabat menerima permintaan maaf keluarga pink selama ini.. :)&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada posting kali ini, kami ingin mentengahkan artikel tentang sebuah penantian yang memang kita nantikan atau yang tidak ingin kita nantikan. Sebuah penantian yang membuat kita semakin ngeri, takut, miris. Yach....semoga rasa ngeri, rasa takut, dan rasa miris membuat kita bisa merenung tentang keadaan diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SAKARATUL MAUT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri”. (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).&lt;br /&gt;Datangnya Kematian Menurut Al Qur’an :&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPIEsXc7PiI/AAAAAAAAAbY/DIGQGVgdr1c/s1600-h/top10_phenomena_near_death.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPIEsXc7PiI/AAAAAAAAAbY/DIGQGVgdr1c/s200/top10_phenomena_near_death.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256268875350883874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindarkan resiko-resiko kematian.&lt;br /&gt;Katakanlah: “Sekiranya kamu berada di rumahmu, niscaya orang-orang yang telah ditakdirkan akan mati terbunuh itu ke luar (juga) ke tempat mereka terbunuh”. Dan Allah (berbuat demikian) untuk menguji apa yang ada dalam dadamu dan untuk membersihkan apa yang ada dalam hatimu. Allah Maha Mengetahui isi hati. (QS Ali Imran, 3:154)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi kedokteran yang canggih serta ratusan dokter terbaik yang ada di muka bumi ini.&lt;br /&gt;Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendati pun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: “Ini adalah dari sisi Allah”, dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: “Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)”. Katakanlah: “Semuanya (datang) dari sisi Allah”. Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikit pun? (QS An-Nisa 4:7 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kematian akan mengejar siapapun walaupun ia lari menghindar.&lt;br /&gt;Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS al-Jumu’ah, 62: 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kematian datang secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS, Luqman 31:34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kematian telah ditentukan waktunya, tidak dapat ditunda atau dipercepat&lt;br /&gt;Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS, Al-Munafiqun, 63:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahsyatnya Rasa Sakit Saat Sakaratul Maut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atsar (pendapat) para sahabat Rasulullah SAW .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ka’b al-Ahbar berpendapat : “Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukkan kedalam perut seseorang. Lalu, seorang lelaki menariknya dengan sekuat-kuatnya sehingga ranting itupun membawa semua bagian tubuh yang menyangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali berpendapat : “Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akar rambut dan kulit kepala hingga kaki”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali juga mengutip suatu riwayat ketika sekelompok Bani Israil yang sedang melewati sebuah pekuburan berdoa pada Allah SWT agar Ia menghidupkan satu mayat dari pekuburan itu sehingga mereka bisa mengetahui gambaran sakaratul maut. Dengan izin Allah melalui suatu cara tiba-tiba mereka dihadapkan pada seorang pria yang muncul dari salah satu kuburan. “Wahai manusia !”, kata pria tersebut. “Apa yang kalian kehendaki dariku? Limapuluh tahun yang lalu aku mengalami kematian, namun hingga kini rasa perih bekas sakaratul maut itu belum juga hilang dariku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses sakaratul maut bisa memakan waktu yang berbeda untuk setiap orang, dan tidak dapat dihitung dalam ukuran detik seperti hitungan waktu dunia ketika kita menyaksikan detik-detik terakhir kematian seseorang. Mustafa Kemal Attaturk, bapak modernisasi (sekularisasi) Turki, yang mengganti Turki dari negara bersyariat Islam menjadi negara sekular, dikabarkan mengalami proses sakaratul maut selama 6 bulan (walau tampak dunianya hanya beberapa detik), seperti dilaporkan oleh salah satu keturunannya melalui sebuah mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa sakit sakaratul maut dialami setiap manusia, dengan berbagai macam tingkat rasa sakit, ini tidak terkait dengan tingkat keimanan atau kezhaliman seseorang selama ia hidup. Sebuah riwayat bahkan mengatakan bahwa rasa sakit sakaratul maut merupakan suatu proses pengurangan kadar siksaan akhirat kita kelak. Demikianlah rencana Allah. Wallahu a’lam bis shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Zhalim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ghozali mengutip sebuah riwayat yang menceritakan tentang keinginan Ibrahim as untuk melihat wajah Malaikatul Maut ketika mencabut nyawa orang zhalim. Allah SWT pun memperlihatkan gambaran perupaan Malaikatul Maut sebagai seorang pria besar berkulit legam, rambut berdiri, berbau busuk, memiliki dua mata, satu didepan satu dibelakang, mengenakan pakaian serba hitam, sangat menakutkan, dari mulutnya keluar jilatan api, ketika melihatnya Ibrahim as pun pingsan tak sadarkan diri. Setelah sadar Ibrahim as pun berkata bahwa dengan memandang wajah Malaikatul Maut rasanya sudah cukup bagi seorang pelaku kejahatan untuk menerima ganjaran hukuman kejahatannya, padahal hukuman akhirat Allah jauh lebih dahsyat dari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini menggambarkan bahwa melihat wajah Malakatul Maut saja sudah menakutkan apalagi ketika sang Malaikat mulai menyentuh tubuh kita, menarik paksa roh dari tubuh kita, kemudian mulai menghentak-hentak tubuh kita agar roh (yang masih cinta dunia dan enggan meninggalkan dunia) lepas dari tubuh kita ibarat melepas akar serabut-serabut baja yang tertanam sangat dalam di tanah yang terbuat dari timah keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah wajah Malaikatul Maut yang akan mendatangi kita kelak dan memisahkan roh dari tubuh kita. Itulah wajah yang seandainya kita melihatnya dalam mimpi sekalipun maka kita tidak akan pernah lagi bisa tertawa dan merasakan kegembiraan sepanjang sisa hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu”. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya. (QS Al-An’am 6:93)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat lalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak mengerjakan sesuatu kejahatan pun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”. Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu. (QS, An-Nahl, 16 : 28-29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir sakaratul maut, seorang manusia akan diperlihatkan padanya wajah dua Malaikat Pencatat Amal. Kepada orang zhalim, si malaikat akan berkata, “Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik, engkaulah yang membuat kami terpaksa hadir kami ke tengah-tengah perbuatan kejimu, dan membuat kami hadir menyaksikan perbuatan burukmu, memaksa kami mendengar ucapan-ucapan burukmu. Semoga Allah tidak memberimu balasan yang baik ! “ Ketika itulah orang yang sekarat itu menatap lesu ke arah kedua malaikat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sakaratul maut hampir selesai, dimana tenaga mereka telah hilang dan roh mulai merayap keluar dari jasad mereka, maka tibalah saatnya Malaikatul Maut mengabarkan padanya rumahnya kelak di akhirat. Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan padanya tempatnya di surga atau di neraka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan inilah ucapan malaikat ketika menunjukkan rumah akhirat seorang zhalim di neraka, “Wahai musuh Allah, itulah rumahmu kelak, bersiaplah engkau merasakan siksa neraka”. Naudzu bila min dzalik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakaratul Maut Orang-orang Yang Bertaqwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya Imam Ghozali mengatakan bahwa orang beriman akan melihat rupa Malaikatul Maut sebagai pemuda tampan, berpakaian indah dan menyebarkan wangi yang sangat harum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) surga Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Assalamu alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”. (QS, An-Nahl, 16 : 30-31-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat terakhir sakaratul mautnya, malaikatpun akan menunjukkan surga yang akan menjadi rumahnya kelak di akhirat, dan berkata padanya, “Bergembiaralah, wahai sahabat Allah, itulah rumahmu kelak, bergembiralah dalam masa-masa menunggumu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita yang masih hidup dapat selalu dikaruniai hidayah-Nya, berada dalam jalan yang benar, selalu istiqomah dalam keimanan, dan termasuk umat yang dimudahkan-Nya, selama hidup di dunia, di akhir hidup, ketika sakaratul maut, di alam barzakh, di Padang Mahsyar, di jembatan jembatan Sirath-al mustaqim, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :Ar Rahmah Media Network&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-5144366840216981308?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/5144366840216981308/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=5144366840216981308' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5144366840216981308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5144366840216981308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/10/sakaratul-maut.html' title='Sakaratul Maut'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SPIC0TW5_zI/AAAAAAAAAbQ/NF8O5tzKO94/s72-c/minal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-3750007510681558949</id><published>2008-09-04T17:27:00.006+07:00</published><updated>2008-09-04T17:55:36.156+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SL-6Hb2SF9I/AAAAAAAAAbI/M_AXVRmL7yA/s1600-h/ramadhan_by_mustange.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SL-6Hb2SF9I/AAAAAAAAAbI/M_AXVRmL7yA/s200/ramadhan_by_mustange.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5242113128179832786" /&gt;&lt;/a&gt;Marhaban Ya Ramdahan........Sudah berapa putar waktu kita melintasi dan mampir di bulan suci ini. Sebuah bulan yang sangat dinantikan bagi fans-nya. Ramadhan adalah sang bulan yang bertabur banyak title, dan sebuah title yang melegenda dan tidak bisa dibantah lagi, Ramadhan adalah bulan yang lebih baik dari seribu bulan. Bulan Ramadhan adalah bulan fenomenal dan bulan selebritis, yang disanjung jutaan umat di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat datang ya Bulan Ramadhan&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, kami keluarga pink menyambutmu dan bertamu di arena rotasi waktumu. Izinkan kami sekeluarga menikmati cemerlang dan nyamannya peraduanmu. Dan izinkan pula dalam gemerlapnya bulan-Mu kami sekeluarga bermunajat dan berintropeksi untuk lebih dalam lagi tentang hakikat, maksrifat serta manfaat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka perkenalkanlah, kami menyambut bulan-Mu dengan sebuah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;syair kerinduan&lt;/span&gt;....&lt;br /&gt;dan semoga engkau berkenan ya Ramadhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-3750007510681558949?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/3750007510681558949/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=3750007510681558949' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3750007510681558949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3750007510681558949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/09/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SL-6Hb2SF9I/AAAAAAAAAbI/M_AXVRmL7yA/s72-c/ramadhan_by_mustange.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-2122196285268154667</id><published>2008-08-25T16:15:00.003+07:00</published><updated>2008-08-25T16:22:37.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>Filosofi Pencil</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLJ5rtF4j-I/AAAAAAAAAbA/OqKES8YT_jg/s1600-h/pencil800.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLJ5rtF4j-I/AAAAAAAAAbA/OqKES8YT_jg/s200/pencil800.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5238383108330917858" /&gt;&lt;/a&gt;"&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setiap orang membuat kesalahan. Itulah sebabnya, pada setiap pensil&lt;br /&gt;ada penghapusnya&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;" (Pepatah Jepang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku yakin anda selalu bersentuhan dengan barang satu ini..yach pencil yang selalu mengiringi kegiatan kita..!! Namun tahukah anda, ada sesuatu yang menarik jika kita mau mencermati dan mendulang keberadaan si pencil tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini aku ingin berbagi cerita kepada anda, tentang sebuah kisah penuh&lt;br /&gt;hikmah dari sebatang pensil. Dikisahkan, sebuah pensil akan segera&lt;br /&gt;dibungkus dan dijual ke pasar. Oleh pembuatnya, pensil itu&lt;br /&gt;dinasihati mengenai tugas yang akan diembannya. Maka, beberapa&lt;br /&gt;wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah yang dikatakan oleh&lt;br /&gt;si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai pensil, tugasmu yang pertama dan utama adalah membantu orang&lt;br /&gt;sehingga memudahkan mereka menulis. Kamu boleh melakukan fungsi apa&lt;br /&gt;pun, tapi tugas utamamu adalah sebagai alat penulis. Kalau kamu&lt;br /&gt;gagal berfungsi sebagai alat tulis. Macet, rusak, maka tugas utamamu&lt;br /&gt;gagal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kedua, agar dirimu bisa berfungsi dengan sempurna, kamu akan&lt;br /&gt;mengalami proses penajaman. Memang meyakitkan, tapi itulah yang akan&lt;br /&gt;membuat dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketiga, yang penting bukanlah yang ada di luar dirimu. Yang&lt;br /&gt;penting, yang utama dan yang paling berguna adalah yang ada di dalam&lt;br /&gt;dirimu. Itulah yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi&lt;br /&gt;manusia".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keempat, kamu tidak bisa berfungsi sendirian. Agar bisa berguna dan&lt;br /&gt;bermanfaat, maka kamu harus membiarkan dirimu bekerja sama dengan&lt;br /&gt;manusia yang menggunakanmu" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kelima. Di saat-saat terakhir, apa yang telah engkau hasilkan&lt;br /&gt;itulah yang menunjukkan seberapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;Bukanlah pensil utuh yang dianggap berhasil, melainkan pensil-pensil&lt;br /&gt;yang telah membantu menghasilkan karya terbaik, yang berfungsi&lt;br /&gt;hingga potongan terpendek. Itulah yang sebenarnya paling mencapai&lt;br /&gt;tujuanmu dibuat".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itulah, pensil-pensil itu pun masuk ke dalam kotaknya,&lt;br /&gt;dibungkus, dikemas, dan dijual ke pasar bagi para manusia yang&lt;br /&gt;membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca, pensil-pensil ini pun mengingatkan kita mengenai tujuan dan&lt;br /&gt;misi kita berada di dunia ini. Saya pun percaya bahwa bukanlah tanpa&lt;br /&gt;sebab kita berada dan diciptakan ataupun dilahirkan di dunia ini.&lt;br /&gt;Yang jelas, ada sebuah purpose dalam diri kita yang perlu untuk&lt;br /&gt;digenapi dan diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti pensil itu, begitu pulalah diri kita yang berada di&lt;br /&gt;dunia ini. Apa pun profesinya, saya yakin kesadaran kita mengenai&lt;br /&gt;tujuan dan panggilan hidup kita, akan membuat hidup kita menjadi&lt;br /&gt;semakin bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilang arah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengherankan jika Victor Frankl yang memopulerkan Logoterapi,&lt;br /&gt;yang dia sendiri pernah disiksa oleh Nazi, mengemukakan "tujuan&lt;br /&gt;hidup yang jelas, membuat orang punya harapan serta tidak mengakhiri&lt;br /&gt;hidupnya". Itulah sebabnya, tak mengherankan jika dikatakan bahwa&lt;br /&gt;salah satu penyebab terbesar dari angka bunuh diri adalah kehilangan&lt;br /&gt;arah ataupun tujuan hidup. Maka, dari filosofi pensil di atas kita&lt;br /&gt;belajar mengenai lima hal penting dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, hidup harus punya tujuan yang pasti. Apapun kerja, profesi&lt;br /&gt;atau pun peran yang kita mainkan di dunia ini, kita harus berdaya&lt;br /&gt;guna. Jika tidak, maka sia-sialah tujuan diri kita diciptakan.&lt;br /&gt;Celakanya, kita lahir tanpa sebuah instruksi ataupun buku manual&lt;br /&gt;yang menjelaskan untuk apakah kita hadir di dunia ini. Pencarian&lt;br /&gt;akan tujuan dan panggilan kita, menjadi tema penting selama kita&lt;br /&gt;hidup di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, kehidupan kita dimaknakan untuk menjadi berguna dan&lt;br /&gt;bermanfaat serta positif bagi orang-orang di sekitar kita, minimal&lt;br /&gt;untuk orang-orang terdekat. Jika tidak demikian, maka kita useless.&lt;br /&gt;Tidak ada gunanya. Sama seperti sebatang pensil yang tidak bisa&lt;br /&gt;dipakai menulis, maka ia tidaklah berguna sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, akan terjadi proses penajaman sehingga kita bisa berguna&lt;br /&gt;optimal, oleh karena itulah, sering terjadi kesulitan, hambatan&lt;br /&gt;ataupun tantangan. Semuanya berguna dan bermanfaat sehingga kita&lt;br /&gt;selalu belajar darinya untuk menjadi lebih baik. Ingat kembali soal&lt;br /&gt;Lee Iacocca, salah satu eksekutif yang justru menjadi besar dan&lt;br /&gt;terkenal, setelah dia didepak keluar dari mobil Ford. Pengalaman itu&lt;br /&gt;justru menjadi pemacu semangat baginya untuk berhasil di Chrysler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat pula, Donald Trump yang sempat diguncang masalah finansial dan&lt;br /&gt;nyaris bangkrut. Namun, kebangkrutannya itulah yang justru menjadi&lt;br /&gt;pelajaran dan motivasi baginya untuk sukses lebih langgeng. Kadang&lt;br /&gt;penajaman itu 'sakit'. Namun, itulah yang justru akan memberikan&lt;br /&gt;kesempatan kita mengeluarkan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, bagian internal diri kitalah yang akan berperan. Saya sering&lt;br /&gt;menyaksikan banyak artis, ataupun bintang film yang terkenal, justru&lt;br /&gt;yang hebat bukanlah karena mereka paling cantik ataupun paling&lt;br /&gt;tampan. Tetapi, kemampuan dalam diri mereka, filosofi serta semangat&lt;br /&gt;merekalah yang membuat mereka menjadi luar biasa. Demikian pula pada&lt;br /&gt;diri kita. Pada akhirnya, apa yang ada di dalam diri kita seperti&lt;br /&gt;karakter, kemampuan, bakat, motivasi, semangat, pola pikir itulah&lt;br /&gt;yang akan lebih berdampak daripada tampilan luar diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, pensil pun mengajarkan agar bisa berfungsi sempurna kita&lt;br /&gt;harus belajar bekerja sama dengan orang lain. Bayangkanlah seorang&lt;br /&gt;aktor atau aktris yang tidak mau diatur sutradaranya. Bayangkan&lt;br /&gt;seorang anak buah yang tidak mau diatur atasannya. Ataupun seorang&lt;br /&gt;service provider yang tidak mau diatur oleh pelanggannya. Mereka&lt;br /&gt;semua tidak akan berfungsi sempurna. Agar berhasil, kadang kita&lt;br /&gt;harus belajar dari pensil untuk 'tunduk' dan membiarkan diri kita&lt;br /&gt;berubah menjadi alat yang sempurna dengan belajar dan mendengar dari&lt;br /&gt;ahlinya. Itulah sebabnya, kemampuan untuk belajar bekerja sama&lt;br /&gt;dengan orang lain, mendengarkan orang lain, belajar dari 'guru' yang&lt;br /&gt;lebih tahu adalah sesuatu yang membuat kita menjadi lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, pensil pun mengajarkan kita meninggalkan warisan yang&lt;br /&gt;berharga melalui karya-karya yang kita tinggalkan. Tugas kita bukan&lt;br /&gt;kembali dalam kondisi utuh dan sempurna, melainkan menjadikan diri&lt;br /&gt;kita berarti dan berharga. Itulah filosofi 'memberi dan melayani'&lt;br /&gt;yang diajarkan oleh Tuhan kita.&lt;br /&gt;Yang penting, hingga pada akhir kehidupan kita ada karya ataupun&lt;br /&gt;hasil berharga yang mampu kita tinggalkan. Tentu saja tidak perlu&lt;br /&gt;yang heboh dan spektakuler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa juga dari :Jf&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-2122196285268154667?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/2122196285268154667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=2122196285268154667' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/2122196285268154667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/2122196285268154667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/filosofi-pencil.html' title='Filosofi Pencil'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLJ5rtF4j-I/AAAAAAAAAbA/OqKES8YT_jg/s72-c/pencil800.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6723380515278360136</id><published>2008-08-24T09:45:00.003+07:00</published><updated>2008-08-24T09:51:32.453+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel sains'/><title type='text'>Jubah Penghilang Itu Ada</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLDMqB3isSI/AAAAAAAAAa4/yfE-vIxBxb0/s1600-h/harry_potter_deathly_hallows.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLDMqB3isSI/AAAAAAAAAa4/yfE-vIxBxb0/s200/harry_potter_deathly_hallows.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237911389059854626" /&gt;&lt;/a&gt;Mungkin kalo kita berpikir dalam konteks orang yang awam akan teknologi, pasti tertawa jika membaca artikel di bawah ini. Yach.... Ditemukan Jubah Penghilang...!! Wow ...seperti milik Harry Potter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tidak demikian jika hal itu dalam pemikiran orang yang senang otak-atik tekhnologi. Jika anda tidak percaya..maka anda layak untuk membaca artikel ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keajaiban jubah milik Harry Potter yang dapat membuat pemakainya tak kelihatan telah menjadi kenyataan. Para ilmuwan telah mengembangkan metamaterial, material pintar yang akan mengarahkan setiap cahaya yang jatuh agar mengelilingi objek yang diselimutinya. Hal tersebut menyebabkan objek yang ada di balik jubah tak terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya, para peneliti di Universitas California Berkeley, AS membuat material tersebut dalam struktur tiga dimensi. Artinya, material tersebut kini sudah dapat dipakai untuk membuat jubah menghilang layaknya mirip Harry Potter untuk menyusuri lorong-lorong Hogwarts tanpa diketahui orang-orang di sekitarnya.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan demonstrasi langsung dan elegan ini meningkatkan kemampuan kami untuk mengendalikan dan mengarahkan cahaya sebaik-baiknya," demikain kesimpulan hasil penelitian Xiang Zhang dan timnya yang akan dimuat dalam jurnal Nature dan Science edisi terbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Material-material serupa yang dikembangkan sebelumnya baru sanggup dibuat dalam struktur dua dimensi yang sangat tipis dan hanya dapat dibuktikan melalui pada riset laboratorium. Tim peneliti lainnya sebelumnya menggunakan plasmons yang mengandung partikel-partikel bermuatan listrik di permukaan logam untuk menyerap cahaya yang jatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metamaterial yang dikembangkan di Universitas California membiarkan gelombang radio dan cahaya yang mengenainya untuk terus mengalir seperti aliran air di sekitar batuan yang menonjol di permukaan sungai. Material ini merupakan campuran logam dan keramik, teflon, atau serat komposit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara kerjanya lebih canggih daripada teknologi pesawat siluman yang juga membelokkan gelombang ke sudut yang lebar sehingga sulit dikenali radar. Metamaterial membuat cahaya yang jatuh di atasnya selalu dibelokkan sehingga tak pernah memantul. Sebab, sesuai hukum fisika benda hanya terlihat oleh mata jika terdapat cahaya yang dipantulkan benda dan jatuh ke retina mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Material tersebut dapat mengubah penjalaran gelombang elektromagnetik sehingga menghasilkan pantulan ke arah berlawanan," tulis para peneliti. Material tersebut telah direkayasa sehingga strukturnya memiliki sifat optis yang tidak ditemukan secara alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cahaya tampak hanya salah satu gelombang yang dapat dikendalikan. Jika gelombang elektromagnetik, gelombang radio, inframerah dan sinar X juga dapat dikendalikan, teknologi tersebut sangat berguna untuk berbagai aplikasi dalam bidang teknologi informasi, kedokteran, hingga militer.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6723380515278360136?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6723380515278360136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6723380515278360136' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6723380515278360136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6723380515278360136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/jubah-penghilang-itu-ada.html' title='Jubah Penghilang Itu Ada'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLDMqB3isSI/AAAAAAAAAa4/yfE-vIxBxb0/s72-c/harry_potter_deathly_hallows.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8880656130903524223</id><published>2008-08-24T09:23:00.006+07:00</published><updated>2008-08-24T09:41:22.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Mengajak Anak Bekerja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLDJNIKb4NI/AAAAAAAAAaw/HtNAc9OAVCA/s1600-h/100_3695.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLDJNIKb4NI/AAAAAAAAAaw/HtNAc9OAVCA/s200/100_3695.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237907593998622930" /&gt;&lt;/a&gt;Assallammualaikum...Hello..bunda-bunda yang manis, yang punya balita dan batita yang lucu-lucu.&lt;br /&gt;Pinky mau tanya nih...? Bunda ingin tidak mempunyai anak yang nantinya menjadi sosok yang punya pribadi mandiri dan bertanggung jawab?&lt;br /&gt;Ga usah dijawab, Pinky juga sudah tau.... pastilah!! Siapa sih orang tua yang ga mengharap demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok...jika bunda sekalian ingin mendapatkan apa yang kita inginkan. Maka kita harus tahu caranya. Dan mungkin artikel ini bisa membantu bunda-bunda sekalian. Ok..!!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendati masih balita, dia sudah bisa diajak kerja, lo. Selain akan menumbuhkan rasa tanggungjawab, juga baik untuk kepribadiannya kelak. Tapi, pekerjaan apa yang pantas dilakukan si kecil dan bagaimana cara melatihnya? Ketika sedang bersih-bersih rumah, si kecil yang berusia 4 tahun nyeletuk, "Bunda, aku mau nyapu." Nah, apa rekasi reaksi Anda? Kebanyakan, sih, akan mengatakan, "Nggak usah, biar Bunda saja. Kamu, kan, masih kecil." Tentu saja jawaban itu tidak bertujuan melecehkan si kecil karena kita tahu persis, ia belum bisa melakukan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pernahkah terpikir oleh kita, jawaban macam itu justru akan ditangkap anak sebagai, "Saya tak mampu. Buktinya, Bunda nggak percaya padaku." Nah, berabe, kan, jika anak sudah punya anggapan bahwa dirinya tak mampu (dan "vonis" itu dijatuhkan oleh ibu)? Sebab itulah, para ahli tak setuju bila ayah dan ibu cenderung melarang atau menolak kala anak menunjukkan minatnya terhadap suatu pekerjaan. Selain akan menumbuhkan perasaan tak mampu, harga diri si kecil juga terluka. Apa pun juga, anak tetap memerlukan perasaan dihargai bahwa ia mampu melakukan sesuatu. Dengan kata lain, berilah ia kesempatan meski kita tahu persis, ia tak bisa melakukannya dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIDAK MANDIRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melatih anak bekerja, ujar psikolog Zahrasari Lukita Dewi, S.Psi., sangat bermanfaat bagi kehidupan anak kelak. Selain anak mengenal kemampuannya, ia juga jadi tahu bahwa setiap individu punya tanggung jawab. Minimal, terhadap dirinya sendiri atas apa yang ia lakukan atau yang ia miliki. Ia pun jadi tahu disiplin, kapan waktu main, belajar, dan bekerja. "Bila anak tak pernah dilatih bekerja, ia tak pernah belajar tentang apa yang harus dilakukannya dan mengapa," ujar Zahra. Apalagi bila orang tua sampai mengatakan, "Kamu mau gosok gigi atau tidak? Kamu sendiri, lo, yang nanti merasakan akibatnya." Ujaran macam ini hanya akan menumbuhkan sikap tidak percaya diri bahwa ia dapat mengerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula jika kita cenderung memanjakan anak. Saking sayangnya, anak disediakan sejumlah "asisten" yang selalu siap membantunya. Mau pakai sepatu, tinggal sodorkan kaki. Mau makan, tinggal buka mulut. "Sungguh, ini bukan kebiasaan baik. Anak menjadi kurang mandiri, tak punya rasa tanggung jawab, dan amat bergantung pada orang lain," ingat Zahra. Tak jadi soal bila hasil kerja si kecil masih belum baik atau rapi. Memang bukan itu, kok, yang terpenting, melainkan penanaman pola kebiasaan tertentu pada anak. Jadi bukan agar anak bisa melipat selimut dengan rapi, tapi membiasakannya melipat selimut. "Lebih pada membiasakan anak untuk disiplin dan bertanggung jawab terhadap kepentingan dirinya dan apa yang ia lakukan," terang Zahra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ABAIKAN JENIS KELAMIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, Anda setuju, bukan, melatih anak bekerja? Nah, sebelum melatih, menurut Zahra, perhatikan dulu usia si kecil. Sebab lewat usia, kita bisa mengetahui sejauh mana kemampuan anak. Baik secara fisik, emosional, dan sosial. "Sejak anak sudah bisa berinteraksi dengan dunia di luar dirinya dan secara fisik sudah kuat, berarti ia sudah bisa dilatih bekerja untuk hal-hal yang sifatnya harus dibentuk. Biasanya di usia prasekolah, yaitu 3 sampai 5 tahun," terangnya. Pekerjaan apa yang cocok baginya? Yang utama adalah yang berkaitan dengan diri si anak sendiri. Mulai dari bangun tidur, mau pergi "sekolah", pulang "sekolah". Seperti belajar mandi, menyabuni badan, memakai sepatu, dan menyisir rambut. Semua itu dilakukan tanpa bantuan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, sesuai usia dan kemampuan si anak, jenis pekerjaannya makin diperlebar. Semisal merapikan tempat tidur, membantu di dapur, di kebun, membantu mencuci mobil, dan sebagainya. Yang tak kalah penting, sambung Zahra, "Sebaiknya pekerjaan yang ditugaskan pada anak, jangan dibedakan berdasar jenis kelamin!" Bahwa ada yang dinamakan pekerjaan lelaki dan pekerjaan perempuan, itu semata karena faktor budaya. "Jadi, tak ada salahnya anak lelaki dilatih menyapu dan membantu di dapur atau anak perempuan diajak mencuci mobil. Setiap anak harus tahu, apa yang ia lakukan merupakan bagian dari tanggung jawabnya," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula dengan mendorong anak mempelajari berbagai pekerjaan akan membuatnya memiliki sikap lebih terbuka dan mudah menyesuaikan diri. "Anak akan mampu mengurus diri sendiri bila kelak dewasa. Juga akan lebih menghargai pekerjaan orang lain," terang staf pengajar pada Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya Jakarta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BERI CONTOH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melatih si kecil bekerja, orang tua diminta tak hanya sekedar menyuruh atau memberi perintah. Apalagi terhadap anak usia 3 tahun yang masih belum memahami arti perintah. Ia belum sepenuhnya mengerti apa yang harus dilakukan sesuai perintah. "Ajak ia bekerja sambil kita memberi contoh!" kata Zahra. Misalnya saat mengajaknya menggosok gigi, katakan, "Ambil dulu airnya. Sekarang sikat giginya diberi odol..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, anak usia prasekolah sedang kuat-kuatnya meniru. Mereka tertarik terhadap apa yang dilakukan orang tuanya dan kemudian menirunya. Jika Anda memintanya untuk menyikat gigi sebelum tidur sementara si anak tak pernah melihat Anda melakukannya, besar kemungkinan ia akan menolak. Dalam memberi contoh, kita tak harus secara jelas meminta anak untuk memperhatikan. Misal, "Lihat, nih, Mama sedang menyikat gigi," atau, "Lihat, nih, Mama sedang menyapu." Sebab, meski anak tak melihat langsung, tapi sebenarnya ia diam-diam mengamati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang juga harus diperhatikan, tambah Zahra, beri ia penjelasan mengapa ia harus melakukan sesuatu pekerjaan. "Anak usia 3 tahun biasanya tak banyak bertanya bila diminta melakukan sesuatu. Paling sering ia bertanya, kenapa? Beda dengan anak usia 4-5 tahun, seringkali bertanya dan pertanyaannya pun lebih dalam. Kenapa harus rapi? Kalau tidak rapi bagaimana? Ia pun suka meminta pendapat orang tuanya akan apa yang ia lakukan. Apakah boleh melakukannya begini atau begitu," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KOREKSI DIRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering terjadi anak merajuk dan malas atau menolak tugas. Ini wajar saja dalam membentuk pola mengingat anak usia 3-5 tahun belum terbentuk polanya. Anak pun belum tahu persis manfaat langsung bagi dirinya. "Seusia itu anak masih hedonis, masih bersenang-senang dan bermain-main, melakukan apa yang enak buat dirinya," terang Zahra. Yang penting, jangan bosan memberinya pengertian. "Kalau kamu tidak menyikat gigimu, nanti gigimu bisa rusak." Jadi, anak harus tahu bahwa sesuatu ada konsekuensinya. Begitu pun kala anak melakukan kesalahan atau gagal dalam pekerjaannya. "Beri tahu apa yang seharusnya ia lakukan dan bagaimana melakukannya dengan benar," nasehat Zahra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menghukum anak karena hukuman tak memberi tahu pada anak mengenai "apa yang harus dilakukan" sebagai ganti atas "apa yang tak boleh dilakukan". Toh, kita belum bisa menjamin, pola yang kita bentuk itu sudah terjadi, karena anak masih dalam taraf belajar atau latihan. Di sisi lain, orang tua harus rajin melakukan koreksi diri. Mungkin saja kegagalan anak melakukan suatu tugas, karena pekerjaan itu melebihi batas kemampuannya. Anak usia 3 tahun, misalnya, disuruh menyemir sepatu. Tentu kita tak bisa berharap ia akan melakukannya dengan baik. Atau anak umur 5 tahun belum bisa mandi sendiri. Boleh jadi karena sebelumnya Anda tak pernah melatih si kecil mandi sendiri. Maka jangan katakan, "Sudah besar, kok, enggak bisa mandi sendiri!" atau memarahinya. Nah, mulailah melatihnya dan membiasakan ia mandi sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menuntut anak melakukan suatu pekerjaan yang belum pernah diajarkan kepadanya maupun yang melebihi batas kemampuannya, hanya akan membuatnya frustrasi. Akibatnya, anak memaksakan dirinya untuk melakukan daripada dimarahi atau dihukum ayah/ibunya. Atau sebaliknya, anak menolak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERLU HADIAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya bila anak melakukan pekerjaan dengan baik, berilah pujian secara spontan. Katakan, "Lihat, tempat tidurmu jadi rapi. Kamu berhasil melakukannya." Atau, "Wah, gigimu putih bersih. Itu karena kamu rajin sikat gigi." Pujian, menurut Zahra, bukanlah imbalan melainkan sebagai penguat. Anak akan senang bahwa apa yang ia lakukan dihargai. Ini akan mendorongnya untuk melakukan tingkah laku itu lagi. Apalagi anak usia ini suka sekali mengatakan, "Ibu, aku pintar, kan? Aku bisa, kan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pujian juga bisa disertai ungkapan afeksi seperti pelukan, ciuman, usapan kepala, tepukan di bahu, dan sebagainya. "Ungkapan afeksi ini merupakan pendorong yang paling penting dapat kita berikan kepada anak," kata Zahra. Bagaimana dengan imbalan hadiah? Misal, anak dijanjikan akan dibelikan mobil-mobilan atau jalan-jalan ke Dunia Fantasi apabila ia bisa merapikan tempat tidurnya? Zahra agak keberatan. "Sepertinya, kok, enggak sebanding, ya," ujarnya. Zahra berpendapat, hadiah lebih pantas diberikan untuk hal-hal yang sifatnya mengandung prestasi yang harus diraih anak. Misalnya jika nilai menggambarnya bagus atau ia berani tampil menyanyi di depan kelas. Sehingga anak akan berusaha untuk memperjuangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita terlalu mengumbar hadiah yang sifatnya cukup berharga, Zahra khawatir anak akan terlalu biasa dan sangat menantikannya. Akibatnya, satu ketika kita bakal kebingungan sendiri. "Sesekali bolehlah kita berikan yang kecil-kecil seperti es krim atau makanan favorit anak," katanya. Itu pun dalam keadaan, misalnya anak merajuk, banyak hal yang sudah dikerjakan, atau tugas tersebut agak susah dan saat itu ia ingin es krim. Katakan saja, "Ya, nanti Mama belikan es krim. Tapi bereskan dulu, dong, tempat tidurnya." Biasanya anak mau. Tapi tentunya jangan sampai hal ini menjadi kebiasaan. Karena bisa-bisa, anak mau melakukan suatu pekerjaan hanya karena ia ingin mendapatkan imbalan. Celaka, kan.!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber artikel : Tabloid Nikita&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8880656130903524223?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8880656130903524223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8880656130903524223' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8880656130903524223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8880656130903524223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/mengajak-anak-bekerja.html' title='Mengajak Anak Bekerja'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SLDJNIKb4NI/AAAAAAAAAaw/HtNAc9OAVCA/s72-c/100_3695.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8943626899571845312</id><published>2008-08-19T07:13:00.002+07:00</published><updated>2008-08-19T07:15:55.207+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Mengenali Autis sejak dini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKoQcQ5bswI/AAAAAAAAAao/86VY0RoQFWw/s1600-h/anak_autis.barnados.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKoQcQ5bswI/AAAAAAAAAao/86VY0RoQFWw/s200/anak_autis.barnados.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5236015594529862402" /&gt;&lt;/a&gt;Tak perlu menunggu hingga besar untuk mengetahui si kecil mengalami autis atau tidak. Sejak bayi pun bisa dideteksi. Sering terjadi, setelah si kecil beranjak besar baru diketahui ia mengalami gangguan perkembangan, entah lambat bicara, retardasi mental, hiperaktif, autis, dan lainnya. Itu pun bila si orang tua mencurigai anaknya bermasalah dan segera membawanya ke dokter. Kalau tidak, tentulah makin terlambat saja diketahuinya. Tak mudah untuk mengetahui apakah anak kita mengalami gangguan perkembangan atau tidak, terlebih untuk membedakan autis dengan gangguan penyimpangan lain. Misal, membedakan autis dengan retardasi mental. Pada anak retardasi mental, seluruh aspek perkembangannya lambat, baik kecerdasan, sosial, maupun motorik halusnya. Jika diukur IQ-nya pun dibawah 70, hingga sulit membedakannya dengan anak autis, karena respon pada anak autis juga lambat. Makanya, anak autis cenderung bersikap cuek.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda anak hiperaktif pun hampir mirip dengan anak autis, yang biasanya terjadi di usia berjalan. Misal, anak tak bisa diam, tak bisa menatap lawan bicaranya, dan tak bisa konsentrasi. Perhatiannya juga mudah beralih, bila diajak ngomong seolah-olah tak mendengarkan. "Nah, tanda-tanda ini juga dijumpai pada anak autis. Biasanya, 50 persen anak autis juga tak bisa diam dan konsentrasinya buruk." Terlebih jika hiperaktifnya disertai lambat bicara, makin susahlah membedakannya, apakah autis atau lambat bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manifestasi gejala yang mirip ini, bisa ada di pelbagai gangguan. Hingga, biasanya tak dijadikan gejala khas pathognomonis atau karakteristik utama dari suatu gangguan. Misal, gejala panas. Bukankah bisa pertanda sakit gigi, radang tenggorok, radang telinga, tifus, malaria, atau demam berdarah? Hingga, kita tak bisa bilang, "Oh, si kecil panas, pasti demam berdarah.", misal. Sebab, untuk memastikan demam berdarah harus ada pathognomonis-nya. Misal, bila diperiksa darahnya, trombositnya turun atau bila lengan atas dipencet, di bagian bawahnya dijumpai bintik-bintik merah, berarti ada perdarahan karena pembuluh darahnya rapuh. "Jadi, tak semua gejala panas itu menandakan demam berdarah. Demikian pula dengan gangguan perkembangan, perlu ditandai apa yang menjadi pathognomonis-nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;AUTIS INFANTIL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, autis pada bayi, sebenarnya bisa diketahui sejak usia beberapa minggu setelah kelahirannya, dikenal dengan istilah autis infantil. Autis ini menempati spektrum paling berat, hingga disebut juga dengan nama penyakit Kanner. Ada juga yang menempati spektrum ringan, namanya ASD atau Autistic Spectrum Disorder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat gambar yang diberi warna, autis infantil atau Kanner itu hitam pekat, sementara yang ASD abu-abu karena sebetulnya mendekati normal. "Biasanya ASD lebih sulit dibedakan dengan gangguan lain yang bukan autis, seperti anak lambat bicara atau hiperaktif." ASD biasa juga disebut autisma atypical (tidak khas), asperger atau semantic-pragmatic disorder karena ASD akan tampak di usia sekitar 2 tahun atau saat ia mulai bicara. "Di sini anak sebenarnya bisa bicara tapi tak bisa berkomunikasi atau tak bisa menyusun kata. Hubungan dengan orang pun tak hangat atau tak normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila autisnya infantil atau terjadi sejak bayi, tentunya tak lagi dalam taraf ringan. Pada bayi, autis bisa dideteksi dari perkembangan sosial dan emosionalnya. "Bayi yang mengalami penyakit autisma, sosial emosinya tak berkembang dan tak berjalan semestinya. Dengan kata lain, mengalami distorsi atau penyimpangan perkembangan yang sangat menyeluruh." Hal ini bisa dilihat, misal, ketika si ibu menyusui ASI. Bila pada bayi normal, kala disusui akan langsung menempelkan tubuhnya ke dada si ibu dan sambil disusui menatap sang ibu sebagai tanda adanya attach atau kelekatan emosional dengan ibunya. "Jadi, ada insting melekat pada ibu. Lagi pula otak anak merekam bagaimana kedekatan dia dengan ibunya sejak dalam rahim."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, pada bayi yang autis, saat disusui oleh ibu, tubuhnya akan kaku. Meski ia mengisap, karena memang ada insting lapar pada bayi, tapi secara emosi tak ada kelekatan dengan ibu. "Yang bisa merasakan seperti ini adalah ibunya sendiri. Hingga seringkali si ibu akan merasa seperti memeluk benda, entah guling, sebatang kayu atau bungkusan. Jadi, tak ada hubungan sosial emosinya." Begitupun bila bayi ditelentangkan, misal. Normalnya, usia beberapa minggu bayi akan spontan tersenyum meski tak kita apa-apakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah usia 2-3 bulan mungkin akan berespon tertawa, misal, bila diajak bercanda. Jadi, ada kontak mata. Jika menangis pun jelas, entah karena lapar atau buang air. Makin usia bertambah, pada bayi normal juga akan aktif bereksplorasi atau punya keingintahuan besar pada objek-objek di sekelilingnya. "Sedangkan bayi autis, tak demikian. Ia tak berespon apa pun, entah kala diajak bercanda atau bercakap-cakap." Bila menangis, tangisannya juga tak jelas disebabkan apa. Jikapun ada kontak mata, matanya mungkin terlihat kosong tak bermakna. Kala tiba masa ekplorasi, ia juga tak tertarik dengan yang ada di sekelilingnya. Kalau, toh, tertarik, hanya pada satu objek saja ia bisa lekat dan terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, adanya penyimpangan dari perkembangan psikososial seperti itu bisa dilihat jelas pada bayi autis." Tentunya gejala-gejala autis bukan cuma itu. Makin usianya bertambah, ia tak bisa berinteraksi. "Dari segi kuantitas dan kualitas, interaksinya menurun dengan orang sekitarnya, juga tak ada perhatiannya terhadap lingkungan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENDETEKSIAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendeteksi autis pada bayi, menurut Dwidjo, bisa dilakukan dengan prosedur pemeriksaan rutin yang dilakukan tiap dokter atau bidan yang menanganinya. "Jadi, selain pemeriksaan TB dan BB, juga harus pemeriksaan perkembangan psikososial dan psikomotoriknya. Seperti, bagaimana kala kepala diangkat, tengkurap, jalan, dan sebagainya. Meski pada bayi autis psikomotorik ini sebenarnya tak terlalu penting, kecuali pada perkembangan mental yang seluruhnya terlambat." Jadi, dengan prosedur pemeriksaan yang berjalan baik, sebetulnya masalah autis pada bayi bisa terdeteksi sejak awal. "Sayangnya, para dokter sering tak punya waktu banyak untuk melakukannya." Itu sebab, diharapkan ibu sendirilah yang bisa mencatat bagaimana tonggak-tonggak perkembangan sosial-emosi bayinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal, usia tersenyum, melihat, atau berespon sesuai tahapan usianya. "Jika ciri-ciri yang harusnya ada tapi selama 3 bulan berturut-turut tak juga muncul, perlu dicurigai." Selanjutnya, ada baiknya lakukan diagnosa autis pada dokter yang berkompeten untuk itu, entah dokter anak, psikolog atau psikiater anak. Dengan demikian, penanganannya tak salah dan bisa menyeluruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENANGANAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila sejak awal autis pada bayi terdeteksi, penanganan yang dilakukan bisa memadai. "Karena prinsipnya, bayi mengalami hambatan perkembangan. Yang menghambatnya adalah penyakit autis. Maka, prinsip penanganannya, anak harus dirangsang terus-menerus dan didorong agar mencapai perkembangan optimal. Seperti diketahui, ada empat dimensi perkembangan pada bayi, yaitu motorik halus, motorik kasar, bahasa dan komunikasi, serta sosialisasi. "Jadi, sejak bayi 4 hal inilah yang perlu dilatih satu per satu agar ia mampu mencapai tonggak-tonggak perkembangannya. Setiap dimensi dirangsang dengan teknik dan metode yang sesuai kebutuhannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena anak autis tak punya interaksi sosial dan emosional yang memadai, metode yang dilakukan adalah pendekatan perilaku atau stimulasi yang disebut dengan ABA (Applied Behaviour Analysis). "Biasanya ini dilakukan untuk anak usia 1 tahun ke atas. Sistemnya dengan latihan dan pemberian pujian atau reinforcement bila ia berhasil."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan bayi, lebih banyak diberikan rangsangan untuk sosial dan emosionalnya. Misal, bayi sering diajak berinteraksi, ditatap, didekap, dipeluk, dicium, tersenyum, dan sebagainya. "Jadi, lebih pada rangsangan sensori-motoriknya. Karena rangsang-rangsang yang sampai pada otak bayi itu 90 persen ditentukan rangsang sensori-motoriknya." Intinya, orang tua harus terus-menerus memberikan rangsang yang sifatnya mengembangkan respon sosial dan emosinya. Jangan malah meninggalkan si bayi sendirian, ya, Bu. Kalau digendong juga sebaiknya digendong depan dengan selendang, hingga ada rangsangnya bagi bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, yang namanya gangguan perkembangan, selalu penyebabnya tak tunggal, tapi kompleks dan banyak faktor. "Tak seperti sakit malaria, kalau penyebabnya diobati akan segera sembuh. Pada gangguan seperti autis sulit dikatakan sembuh dalam arti hilang sama sekali penyakitnya, karena penyebab autis itu sendiri tak diketahui pasti." Hanya saja, tambahnya, bila sudah distimulasi dini, tahap perkembangannya akan lebih baik. Kecacatan atau hambatan dan kekurangan dalam perkembangannya setidaknya bisa diminimalkan. Hingga, ketika masanya di usia anak, taruhlah usia prasekolah, orang tua tak perlu sampai mengeluarkan biaya, tenaga, dan waktu lebih banyak untuk memberikan terapi pada anaknya. Nah, tunggu apa lagi? Segera lakukan pemeriksaan pada si kecil bila kita mencurigainya hingga bisa terdeteksi lebih dini jika ada gejala autis. (&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;e-smartschool&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8943626899571845312?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8943626899571845312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8943626899571845312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8943626899571845312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8943626899571845312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/mengenali-autis-sejak-dini.html' title='Mengenali Autis sejak dini'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKoQcQ5bswI/AAAAAAAAAao/86VY0RoQFWw/s72-c/anak_autis.barnados.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-1123468083089992498</id><published>2008-08-14T22:53:00.010+07:00</published><updated>2008-08-14T23:44:03.206+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>Semoga ...."MERDEKA..!!!"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKRctMdW3xI/AAAAAAAAAag/WUZW5l5avkU/s1600-h/proklamasi-teks-b1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKRctMdW3xI/AAAAAAAAAag/WUZW5l5avkU/s200/proklamasi-teks-b1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234410598419586834" /&gt;&lt;/a&gt;Setidaknya 60 tahun lebih Kemerdekaan revolusi sudah kita rasakan, dan beberapa tahun kita juga telah merasakan "sedikitnya" kemerdekaan berdemokrasi....namun.... mungkin untuk saat ini ada kemerdekaan yang belum kita raih seutuhnya....kita masih berusaha meraih kemerdekaan Ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yach....setidaknya kita bersyukur, paling tidak sekarang kita bisa bernafas lebih lega dibanding nenek + kakek kita waktu pra-kemerdekaan. Kita sekarang bisa bikin tumpeng untuk peringatan tujuh belasan, dan masih bisa tertawa-tawa melihat perlombaan yang lucu pada peringatan 17-an di kampung. Begitu juga, ...di peringatan tujuh belasan kita juga bisa merasa ngeri ketika terjadi tawuran pendukung sepak bola peringatan tujuh belasan....(he...he padahal waktu pra kemerdekaan...nenek+kakek kita ngeri ketika diberondong pelor-pelor belanda ya ..:P .&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKRcKJomyoI/AAAAAAAAAaY/gXk2afmFTJA/s1600-h/Strugling+With+Shadows+Weaving+a+Future.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKRcKJomyoI/AAAAAAAAAaY/gXk2afmFTJA/s200/Strugling+With+Shadows+Weaving+a+Future.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5234409996366039682" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam peringatan 17-an ini... bagi keluarga pink tidak ada yang istemewa. Karena dalam kemerdekaan ini..keluarga pink masih bingung ketika migas ilang, padi diserang hama, susu si kecil masih bikin migrain ibunya...:). Dan lebih bingung lagi ketika di televisi berkumandang proklamasi XL.....he..he...he&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, keluarga pink masih tetap setia memasang bendera merah putih di depan rumah, karena itu khan ritual tahunan. Walaupun rituakl tahunan, kami merasa bangga jika bendera itu lebih sehat terkena sinar matahari dan berkibar diterpa kerasnya angin sehingga berbunyi "bak..bak.." terdengar sangat heroik bagi kami...... Sehingga kami terbuai siklus tahunan yang tetap datar-datar saja....iya ga..ibu-ibu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Untuk Indonesia :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;...selamat ya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;semoga merdeka&lt;/span&gt; sebenar-benarnya.&lt;br /&gt;Aku warga-mu mendukung walaupun masih terasa terkurung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-1123468083089992498?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/1123468083089992498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=1123468083089992498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/1123468083089992498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/1123468083089992498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/setidaknya-60-tahun-lebih-kemerdekaan.html' title='Semoga ....&quot;MERDEKA..!!!&quot;'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKRctMdW3xI/AAAAAAAAAag/WUZW5l5avkU/s72-c/proklamasi-teks-b1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-9047171450545918081</id><published>2008-08-13T10:06:00.004+07:00</published><updated>2008-08-13T10:24:52.793+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>ISI GAMPINGAN DJOGDJA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKJSdAEwbKI/AAAAAAAAAaA/8XtNaDWVfkk/s1600-h/ajiyasa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKJSdAEwbKI/AAAAAAAAAaA/8XtNaDWVfkk/s200/ajiyasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233836375147572386" /&gt;&lt;/a&gt;Gampingan, yah...sebuah tempat yang dimana suamiku belajar corat coret dan corot. Di gampingan pula tempat suamiku mengenal orang-orang "gila" yang mengaku waras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampingan bagi suamiku adalah sebuah warung koboy "hiik kucing" yang memberikan kisah. Yach..seperti minuman yang disuguhkan pak tedjo, kadang asem, manis bahkan pahit. (katanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampingan bagi suami ku adalah selimut, yang menghangatkan-nya waktu kedinginan gara-gara deadline karya yang sudah dia kredit berbulan-bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampingan bagi suami ku adalah sebuah lembaran cerita ketika tatto dan tindik menjadi judul kisahnya yang terpendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampingan bagi suami ku adalah sahabat, ketika keputusasaan akan harapan mulai menekan dan menkosep diri-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gampingan bagi suami ku adalah istri yang rindu, ...&lt;br /&gt;Suami ku rindu ISI Gampingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam buat teman-teman suami ku yang dulu berbagi di ISI Gampingan :&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://sudjuddartanto.blogspot.com/2006/11/in-memoriam-fsrd-isi-gampingan.html"&gt;memorian gampingan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-9047171450545918081?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/9047171450545918081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=9047171450545918081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/9047171450545918081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/9047171450545918081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/isi-gampingan.html' title='ISI GAMPINGAN DJOGDJA'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKJSdAEwbKI/AAAAAAAAAaA/8XtNaDWVfkk/s72-c/ajiyasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8356555869100032040</id><published>2008-08-13T09:29:00.005+07:00</published><updated>2008-08-13T09:55:45.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>Kado Buat sahabat Blogger : Nandien</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKJMzQ1revI/AAAAAAAAAZ4/lndhIVk8jZg/s1600-h/1_630528884m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKJMzQ1revI/AAAAAAAAAZ4/lndhIVk8jZg/s200/1_630528884m.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233830160535091954" /&gt;&lt;/a&gt;Selamat..ya mbak Nandien mau "melepas" masa lajangnya dan menemukan tempat berlabuh dan seorang juru kemudi kehidupan. Semoga biduk mbak nadien mampu berlayar di samudera dan menuju pulau kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbak Nandien...aku tidak bisa memberikan sebuah kado apa-apa, namun aku bersama keluargaku (pink family) akan memberikan sebuah kado yang mungkin bagi mbak nandien tidak berharga.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berlabuh...berlabuhlah Perahuku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mungkin sudah beberapa tahun&lt;br /&gt;aku mengimpikan berlayar ke pulau kebahagiaan&lt;br /&gt;seraya duduk diburitan sambil menikmati sapuan angin yang mengajak lamunan&lt;br /&gt;dan dimana aku dilanda kemesraaan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impian itu aku tunggu sampai matangnya waktuku&lt;br /&gt;dengan menapak tapak membentuk sebuah perahu bernuansa cinta&lt;br /&gt;sedikit demi sedikit mengukir kata tembaga agar tak koyak nanti&lt;br /&gt;dan akhirnya butuh seorang juru kemudi yang sudah ada di hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari garis batas linear penantian, kesabaran dan impian&lt;br /&gt;akhirnya tinggal sembilan hari&lt;br /&gt;perahu yang tertambat dinyiur akan mulai beranjak&lt;br /&gt;membawa segenap isi hati dari dua insan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berlabuh..berlabuhlah perahu&lt;br /&gt;jalanmu kuharap tenang menerobos gelombang dengan juru kemudi yang tersimpan di hati&lt;br /&gt;dan di buritanmu aku akan nikmati mimpi nyataku&lt;br /&gt;menuju ranah kemesraan dan kebahagiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;................... lamongan, 13 Augst 08&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga menjadi keluarga sakinah, Mawaddah wa Rohmam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Manis&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Keluarga Pink&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8356555869100032040?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8356555869100032040/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8356555869100032040' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8356555869100032040'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8356555869100032040'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/kado-buat-sahabat-blogger-nandien.html' title='Kado Buat sahabat Blogger : Nandien'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKJMzQ1revI/AAAAAAAAAZ4/lndhIVk8jZg/s72-c/1_630528884m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7947633255533743089</id><published>2008-08-13T07:12:00.004+07:00</published><updated>2008-08-13T07:19:57.996+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Puisi Buat Istri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKIn0P46ldI/AAAAAAAAAZo/4feDiVB_NDw/s1600-h/origami_by_beccapark.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKIn0P46ldI/AAAAAAAAAZo/4feDiVB_NDw/s200/origami_by_beccapark.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233789495529870802" /&gt;&lt;/a&gt;Aku berusaha untuk mencapai keadaan yang lebih baik dari besok. Walaupun tidak seutuhnya baik, namun sebuah usaha adalah bukti keseriusan.&lt;br /&gt;Malam ini, ketika dikau tidur, aku membuat sebuah puisi. Yang nantinya kuselipkan di saku baju kerjamu, dan ku berharap engkau membaca ketika merasa muak denganku :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berikan secarik kertas yang kutulis dengan tinta kesadaran dan pemahaman. Sehingga dikau merasakan betapa dalam ketulusan hati ini ketika merayap. meresap dan menatap kesabaranmu dalam mendampingiku.... &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sebuah arti kesetiaanmu bagiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#0000ff"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dalam tidur pulasmu, aku temukan goresan rasa di wajahmu&lt;br /&gt;Rasa yang membikin hidupku terus berjalan mengiringi waktu&lt;br /&gt;Rasa yang menjalankan kakiku untuk terus bergerak&lt;br /&gt;Bergerak menyusuri jalan yang engkau rajut dengan kesabaranmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa itu begitu kuat menyelimuti wajahmu&lt;br /&gt;Sehingga menyebar menjadi rangkaian aura kecantikan bagiku&lt;br /&gt;ikut menghiasi perjalanan yang penuh dengan kejenuhan&lt;br /&gt;dan rasa itu yang merubah kejenuhan ini menjadi kedamaian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku…. dikau yang memiliki dan menorehkan rasa&lt;br /&gt;Perlu engkau tahu ,,,apakah rasa itu&lt;br /&gt;rasa yang engkau berikan kepadaku yang tanpa kau sadari&lt;br /&gt;rasa cinta dari hatimu dan bathinmu bukan dari matamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rasa cinta itu yang membuat aku tetap disampingmu&lt;br /&gt;dan berusaha tetap disampingmu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7947633255533743089?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7947633255533743089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7947633255533743089' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7947633255533743089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7947633255533743089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/puisi-buat-istri.html' title='Puisi Buat Istri'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKIn0P46ldI/AAAAAAAAAZo/4feDiVB_NDw/s72-c/origami_by_beccapark.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-263915006854322538</id><published>2008-08-11T06:46:00.003+07:00</published><updated>2008-08-11T06:50:41.085+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel keluarga'/><title type='text'>Saling Menghargai, Cegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ9-jjoEJwI/AAAAAAAAAZg/H51AiCDg5Jw/s1600-h/2083028315_7888be4e07_o.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ9-jjoEJwI/AAAAAAAAAZg/H51AiCDg5Jw/s200/2083028315_7888be4e07_o.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233040441351612162" /&gt;&lt;/a&gt;Nilai menghargai dan menghormati antaranggota keluarga perlu dikembangkan, karena dapat menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto. "Bagaimana penghormatan atas kepatuhan isteri terhadap suami, dan penghargaan suami kepada seorang isteri, inilah yang akan meminimalisir terjadinya KDRT. Sehingga, penghormatan dapat menjadi nilai-nilai di masyarakat agar KDRT tidak terjadi," katanya di Yogyakarta.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Menurut dia, dalam persoalan KDRT seharusnya orang akan takut karena nilai-nilai yang diyakini berdasarkan ketaqwaan, bukan takut karena hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengantisipasi munculnya KDRT di masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 62 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Bagi Korban Kekerasan berbasis Gender dan ’Trafficking’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksud dari Perwal ini adalah memberi jaminan terselenggaranya perlindungan dan pelayanan terpadu bagi korban KDRT dan ’trafficking’ terutama perempuan dan anak, serta mengatur mekanisme kerja penyelenggaraan pelayanan terpadu antar lembaga penyedia layanan," katanya.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Ia mengatakan yang berhak mendapatkan perlindungan dan pelayanan yakni penduduk Kota Yogyakarta atau bukan penduduk kota ini yang mengalami kekerasan di wilayah Kota Yogyakarta sebatas pada penanganan pertama.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Sementara itu, Kasat Bina Mitra Poltabes Yogyakarta Kompol Dra Saryanti mengatakan bagi pelaku KDRT dapat diancam dengan hukuman pidana.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;"Pelaku kekerasan fisik diancam pidana penjara antara lima hingga 15 tahun atau denda sebesar Rp15 juta hingga Rp45 juta tergantung bentuk kekerasannya," katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sedangkan kekerasan psikis diancam pidana penjara paling lama tiga tahun atau denda Rp9 juta, atau kalau tidak menimbulkan penyakit atau halangan umum diancam pidana penjara paling lama empat bulan atau denda Rp3 juta.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;"Bagi pelaku kekerasan seksual dalam rumah tangga hukumannya lebih berat dari yang ditetapkan oleh KUHP, kemudian Penelantaran diancam pidana penjara paling lama tiga tahun atau denda paling banyak Rp15 juta," katanya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-263915006854322538?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/263915006854322538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=263915006854322538' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/263915006854322538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/263915006854322538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/saling-menghargai-cegah-kekerasan-dalam.html' title='Saling Menghargai, Cegah Kekerasan Dalam Rumah Tangga'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ9-jjoEJwI/AAAAAAAAAZg/H51AiCDg5Jw/s72-c/2083028315_7888be4e07_o.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4730635711146628755</id><published>2008-08-10T18:00:00.003+07:00</published><updated>2008-08-10T18:09:56.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel keluarga'/><title type='text'>Anda Ibu Type Apa..?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ7LMM3GjTI/AAAAAAAAAZQ/8xpjh3RkFFg/s1600-h/ibu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ7LMM3GjTI/AAAAAAAAAZQ/8xpjh3RkFFg/s200/ibu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232843227522305330" /&gt;&lt;/a&gt;Anda seorang ibu...? anda harus mengenali tentang type anda sendiri sebagai ibu sehingga nantinya dapat menjadi seorang ibu yang baik bagi buah hati anda.Peran ibu dalam membesarkan anak-anak memiliki pengaruh yang sangat besar. Bagaimana kepribadian dan cara Anda menjalani hidup dipercaya akan menjadi kerangka saat menjalankan peran sebagai orangtua. Hal tersebut bisa menentukan akan menjadi seperti apa anak-anak saat dewasa nanti dan generasi apa yang akan terbentuk di masa datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian global yang dilakukan oleh PT Kimberly-Clark terhadap lebih dari 5.000 ibu dengan bayi sampai anak berusia 3 tahun serta ibu hamil dari seluruh dunia (2.000 di antaranya adalah ibu-ibu di Asia Tenggara, termasuk Indonesia), terungkap enam tipe peranan ibu. Model peranan ibu ini secara luas menjelaskan perbedaan cara pengasuhan ibu secara global, termasuk persepsi mereka mengenai anak dan apa yang terbaik untuk mereka.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau hanya sedikit wanita yang seutuhnya masuk dalam salah satu tipe peranan, semua ibu akan mendekati satu tipe peranan dan sebagian besar wanita memiliki sifat gabungan antara dua atau lebih peranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Playful Mother&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia spontan, tidak banyak pikiran, suka bereksperimen, trendi, dan hangat.&lt;br /&gt;Ia menginginkan anaknya menjadi: selalu ingin tahu, ceria, aktif, suka bereksplorasi, mengejutkan.&lt;br /&gt;Sikap menjadi orangtua: sebagai teman bermain sama halnya menjadi ibu, ia mendorong rasa ingin tahu bahkan kenakalan, dan menciptakan lingkungan yang merangsang perkembangan bayi.&lt;br /&gt;Di Asia, tipe ibu ini lebih memiliki rasa sayang dan menyenangkan serta tidak banyak pikiran dibandingkan ibu-ibu di negara lain. Di Asia Tenggara terdapat 18,1 persen ibu dengan tipe ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Natural Mother&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia ceria, pintar, penuh kasih sayang, dan penyayang.&lt;br /&gt;Ia menginginkan anaknya menjadi bahagia, mandiri, terbuka.&lt;br /&gt;Sikap menjadi orangtua: Menggunakan pendekatan yang santai dalam membesarkan anak, menunjukkan kasih sayang, mudah bergaul sebagai teman dan ibu.&lt;br /&gt;Tipe ibu ini di Asia ada 22,9 persen dan mereka berjuang untuk membentuk lingkungan yang lebih sempurna bagi anaknya. Mereka juga mendorong anak-anak mereka agar bisa lebih mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Protective Mother&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia berhati-hati, rajin, mengabdi, lembut, konservatif, tidak suka risiko.&lt;br /&gt;Ia menginginkan anaknya menjadi innocent, lembut, berharga, terlindungi.&lt;br /&gt;Sikap menjadi orangtua: Ia ingin menjadi sumber perlindungan dan rasa nyaman untuk anaknya. Anak adalah segalanya baginya.&lt;br /&gt;Protective mother di Asia lebih mandiri dan sensitif pada perannya dan lebih terfokus pada anak-anaknya dibandingkan dengan ibu tipe ini di belahan dunia lainnya. Menurut survei ada 15,7 % ibu tipe ini di Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Independent Mother&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia aktif, suka berpetualang, berani, mandiri.&lt;br /&gt;Ia menginginkan anaknya menjadi enerjik, sehat, mandiri, selalu ingin tahu, seseorang yang suka berpetualang.&lt;br /&gt;Sikap menjadi orangtua: Ia percaya dengan kemampuannya dan bersikap tenang sebagai ibu. Menjadi ibu baginya adalah petualangan yang benar-benar ia nikmati.&lt;br /&gt;Tipe ibu ini di Asia berbeda dengan di negara lain karena mereka lebih kompetitif dan terfokus pada perkembangan intelektual anak dan berkeinginan untuk dianggap sebagai ibu yang trendi. Menurut survei ada 12,3 % independent mother di Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Ambitious Mother&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia berorientasi pada tujuan, sukses, gaya, suka menuntut.&lt;br /&gt;Ia menginginkan anaknya menjadi lebih besar, lebih baik, satu langkah lebih baik, seorang pemenang.&lt;br /&gt;Sikap menjadi orangtua: Disiplin. Bangga bisa memberikan yang terbaik untuk anaknya. Ia mengarahkan impian yang besar dan bekerja keras untuk menyalurkan bakat anak agar sukses di masa depan. Ibu dengan tipe ini ada 16,2 % di Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;The Competent Mother&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ia bertanggung jawab, rasional, berpikiran jernih, teliti, dan selalu memiliki informasi terkini.&lt;br /&gt;Ia menginginkan anaknya dibesarkan dengan baik, bersih, dapat tampil, dan menguasai banyak keterampilan.&lt;br /&gt;Sikap menjadi orangtua: terencana dengan baik, lingkungan yang sempurna, bangga bila dapat memberikan anaknya permulaan yang baik.&lt;br /&gt;Ibu tipe ini di Asia lebih memfokuskan perhatian pada intensitas bermain di atas standar, sementara di negara lain ibu tipe ini lebih fokus terhadap perkembangan intelektual.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4730635711146628755?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4730635711146628755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4730635711146628755' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4730635711146628755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4730635711146628755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/anda-ibu-type-apa.html' title='Anda Ibu Type Apa..?'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ7LMM3GjTI/AAAAAAAAAZQ/8xpjh3RkFFg/s72-c/ibu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7258920191659381319</id><published>2008-08-10T07:53:00.005+07:00</published><updated>2008-08-10T08:16:46.016+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Problema Psikologi'/><title type='text'>Kisah Nyata : Arti Tentang Kesetiaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ4_BJ71YOI/AAAAAAAAAZI/PqzoBk-en5k/s1600-h/0602_17.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ4_BJ71YOI/AAAAAAAAAZI/PqzoBk-en5k/s200/0602_17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232689106130395362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesetiaan adalah keikhlasan, keikhlasan dalam menerima dan menjalankan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Apakah anda adalah tipe suami yang setia terhadap pasangan anda? Apakah acara akad nikah dan waktu prosesi ijab kabul adalah suatu yang sakral bagi anda ketika mengucapkan dan berjanji akan setia? Apakah jika ada suatu yang menimpa dan membuat pasangan anda menjadi tidak begitu sempurna, apakah anda akan begitu kukuh untuk menjalankan janji setia tersebut?&lt;br /&gt;Jika masih ragu, mungkin cerita fonemental ini bisa menjadi titik balik mengoreksi arti kesetiaan anda atau saya yang kita ucapkan waktu prosesi sakral akad nikah kita.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"....Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usianya sudah senja bahkan sudah mendekati malam. Pak Suyatno, 58 tahun, kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit. Istrinya juga sudah tua. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak. Awal cobaan menerpa:setelah istrinya melahirkan anak keempat. Tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Itu terjadi selama 2 tahun. Menginjak tahun ketiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan faeces &amp; pis, menyuapi dan mengangkat istrinya ke atas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan televisi supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum. Untunglah tempat usaha Pak Suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia bisa pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yang dia alami seharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun istrinya hanya bisa memandang, tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang. Bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan keempat buah hati mereka. Sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yang masih kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari keempat anak Pak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka menjenguk ibunya. Setelah mereka menikah mereka tinggal dengan keluarga masing-masing dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dialah yang merawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selagi mereka berkumpul, disampaikanlah maksud lain mereka. Dengan kalimat yang hati-hati anak yang sulung berkata, "Pak, kami ingin sekali merawat ibu. Semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu dan tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak. Bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu". Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya "Sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya. Kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini? Kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu bergantian".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Pak Suyatno sama sekali tidak diduga anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Anak-anakku, jikalau hidup di dunia ini hanya untuk nafsu mungkin bapak akan menikah, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup. Dia telah melahirkan kalian&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak kerongkongannya tersekat, "Kalian yang selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini. Kalian menginginkan bapak bahagia. Apakah batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Allah kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno. Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno. Dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun televisi swasta untuk menjadi nara sumber di acara islami selepas subuh. Merekapun mengajukan pertanyaan berikut kepada Pak Suyatno: "Kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat istri yang sudah tidak bisa apa-apa?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat itulah meledak tangis beliau. Tamu-tamu yang hadir di studio yang kebanyakan hadirat perempuan jadi ikut menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situlah Pak Suyatno bercerita, "Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta tapi dia tidak mencintai karena Allah; semuanya akan luntur. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu-lucu. Sekarang dia sakit berkorban untuk saya karena Allah dan itu merupakan ujian bagi saya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit.! Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya dapat bercerita kepada Allah di atas sajadah dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya: bahwa cinta saya kepada istri, saya serahkan padaNya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber cerita : berbagi milis&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7258920191659381319?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7258920191659381319/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7258920191659381319' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7258920191659381319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7258920191659381319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/kesetiaan-adalah-keikhlasan.html' title='Kisah Nyata : Arti Tentang Kesetiaan'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJ4_BJ71YOI/AAAAAAAAAZI/PqzoBk-en5k/s72-c/0602_17.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6269332986473943373</id><published>2008-08-09T09:14:00.001+07:00</published><updated>2008-08-09T09:17:55.188+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Peran Komputer Bagi Pendidikan Anak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJz-QvdqPgI/AAAAAAAAAZA/9hfbYju_u7Q/s1600-h/dia-komputer.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJz-QvdqPgI/AAAAAAAAAZA/9hfbYju_u7Q/s200/dia-komputer.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5232336430669905410" /&gt;&lt;/a&gt;Pada awalnya komputer dititikberatkan pada proses pengolahan data, tetapi karena teknologi yang sangat pesat, saat ini teknologi komputer sudah menjadi sarana informasi dan pendidikan khususnya teknologi internet. Dalam hal pendidikan, komputer dapat dipergunakan sebagai alat bantu (media) dalam proses belajar mengajar baik untuk guru maupun siswa yang mempunyai fungsi sebagai Media tutorial, alat peraga dan juga alat uji dimana tiap fungsi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai media tutorial, komputer memiliki keunggulan dalam hal interaksi, menumbuhkan minat belajar mandiri serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa / anak. Tetapi interaksi komputer dengan manusia belum dapat menggantikan interaksi manusia dengan manusia, selain itu mempunyai kelemahan lain yaitu kemauan belajar mandiri yang masih rendah. Komputer sebagai alat uji memiliki keunggulan dalam keobyektifan, ketepatan dan kecepatan dalam penghitungan tetapi masih belum dapat menilai soal-soal essai, pendapat dan hal yang terkait dengan moral dan etika. Yang terakhir, sebagai media alat peraga, komputer mempunyai kelebihan dapat memperagakan percobaan tanpa adanya resiko, tetapi membutuhkan waktu dalam pengembangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum memperkenalkan komputer kepada anak, orangtua maupun guru seharusnya dapat memahami perkembangan pemahaman anak, dimana pada usia 0 -2 tahun anak mendapatkan pemahamannya dari penginderaannya. Kemudian usia 2 - 7 tahun anak mulai belajar menggunakan bahasa, angka dan simbol-simbol tertentu. Pada usia 7 - 12 tahun anak mulai dapat berpikir logis, terutama yang berhubungan dengan obyek yang tampak langsung olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang saat ini perlu menjadi perhatian bagi orangtua maupun guru adalah bagaimana cara memperkenalkan komputer kepada anak. Hal yang perlu dicoba adalah dengan program-program aplikasi (software) yang bersifat "Edutainment" yaitu perpaduan antara education (pendidikan) dan entertainment (hiburan). Selain itu program (software) aplikasi "Edutainment" tersebut mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motorik anak. Contohnya program permainan kombinasi benda, menyusun benda atau gambar (Puzzle) serta program berhitung dan software-software lain yang didukung perangkat multimedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain program aplikasi (software), dunia internet semakin berarti bagi anak-anak. Internet memungkinkan anak mengambil dan mengolah ilmu pengetahuan ataupun informasi dari situs-situs yang dikunjunginya tanpa adanya batasan jarak dan waktu. Di samping itu masih ada manfaat lain yang didapat dari internet, misalnya surat menyurat (E-mail), berbincang (chatting), mengambil dan menyimpan informasi (download).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk perkembangan pendidikan selanjutnya teknologi "Teleconference" (Konferensi interaktif secara on line dari jarak jauh) dirasakan sudah pantas di coba dan dikembangkan, karena dapat menghemat waktu, tenaga pengajar, kapasitas ruang belajar serta tidak mengenal letak geografis.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6269332986473943373?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6269332986473943373/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6269332986473943373' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6269332986473943373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6269332986473943373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/peran-komputer-bagi-pendidikan-anak.html' title='Peran Komputer Bagi Pendidikan Anak'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJz-QvdqPgI/AAAAAAAAAZA/9hfbYju_u7Q/s72-c/dia-komputer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4354619451919682721</id><published>2008-08-07T21:51:00.007+07:00</published><updated>2008-08-07T22:13:32.172+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Problema Psikologi'/><title type='text'>Antara Euphoria 08-08-08 dan Takdir</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJsONziikHI/AAAAAAAAAY4/SLEWqMRBjz0/s1600-h/ibu_hamil.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJsONziikHI/AAAAAAAAAY4/SLEWqMRBjz0/s200/ibu_hamil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231791022457131122" /&gt;&lt;/a&gt;Mungkin terhitung nanti jam 24.00 Wib dan jarum detik mulai bergulir ke arah kanan, akan menjadi sebuah momen yang istemewa. Sebagian orang sebagai momen istimewa. Pasalnya, besok adalah tanggal cantik yakni 08-08-08 yang sebagian warga cocok untuk kelahiran anak kandungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa sumber yang pink dapatkan melaui browsing malam ini, sedikitnya dari 6 rumah sakit di Surabaya, ada 45 ibu-ibu yang minta melahirkan buah hatinya tepat tanggal triple eight tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon ibunda-ibunda berbondong-bondong untuk mendaftarkan diri untuk menjalani operasi caesar di enam rumah sakit (RS) di kota ini.&lt;span class="fullpost"&gt; Yakni, RS Husada Utama berjumlah 12 orang, RS Darmo berjumlah 8 orang, DKT Gubeng berjumlah 7 orang, RS TNI AU Soemitro berjumlah 4 orang, RKZ berjumlah 4 orang dan RS Lombok 22 berjumlah 10 orang.(detik.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, memalui pernyataannya, Dr.Greg, beliau tak sembarang menyetujui permintaan pasien yang ingin melahirkan esok hari. Menurutnya, &lt;strong&gt;operasi caesar adalah jalan terakhir yang harus ditempuh saat pasien mengalami kesulitan dalam proses persalinan secara normal&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika memang tak bisa persalinan normal, baru boleh operasi. Jadi, tetap harus ada indikasi medisnya," paparnya saat dihubungi detiksurabaya.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara menurut spesialis kebidanan dan kandungan dr Amang Surya SpOG bahwa indikasi medis ada dua. Yakni dari pihak ibu dan bayi. Indikasi medis boleh menjalani operasi bila ada faktor penyulit yang membuat si ibu tak bisa menjalani persalinan normal. Antara lain, pinggul sempit, atau plasenta previa (posisi tali pusat menutup jalan lahir, Red). Operasi caesar juga harus dilakukan bila bayi mengalami kegawatan. Misalnya, bayi terbelit tali pusat. Bisa juga karena kondisi bayi yang besar, sehingga tak cukup melewati pinggul ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;strong&gt;Jadi, tak semata karena ingin anaknya lahir di tanggal cantik&lt;/strong&gt;," jelas Amang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi medis sudah diberitahukan ke pasien, termasuk kelebihan dan kelemahan bila menjalani operasi caesar. Kelemahan operasi caesar adalah proses recovery yang lama. Selain itu, biaya yang dikeluarkan juga lebih mahal daripada menjalani persalinan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.."Begitu hebatnya tanggal yang dianggap "istemewa" sehingga mereka berusaha menerobos kodrat dan takdir kelahiran si buah hati. Tidakkah mereka berpikir bahwa amanah yang diberikan melaui rahim kita, adalah sesuatu yang tidak bisa di pastikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang terpenting bukan masalah istimewa hari atau moment tersebut, melainkan bagaimana kita nanti dapat menjaga amanah yang dititipkan Rabbi melalui rahim kita.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4354619451919682721?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4354619451919682721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4354619451919682721' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4354619451919682721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4354619451919682721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/efouria-08-08-08.html' title='Antara Euphoria 08-08-08 dan Takdir'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJsONziikHI/AAAAAAAAAY4/SLEWqMRBjz0/s72-c/ibu_hamil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-866252957505560112</id><published>2008-08-07T18:33:00.006+07:00</published><updated>2008-08-07T18:40:09.847+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Problema Psikologi'/><title type='text'>Coretan Anak Anda Selalu Kecil..? Waspadalah..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJreZr3l9GI/AAAAAAAAAYw/BIfBKEr8hdc/s1600-h/163022p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJreZr3l9GI/AAAAAAAAAYw/BIfBKEr8hdc/s200/163022p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231738449998247010" /&gt;&lt;/a&gt;Anak biasanya senang coret-coret, dan hal ini dilakukan setelah umur 1, 5 tahun. Dan jika anda pernah memperhatikan pola gambar mereka maka seharusnya anda harus bisa menemukan jawaban tentang karakter anak anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah anda melihat anak anda menggambar lingkaran kecil dan sering dilakukan? Jika jawabannya ya, maka anda sebagai orang tua perlu waspada. Bisa saja, anak anda  kurang percaya diri lho. Apalagi, jika dia tidak mengangkat pensilnya selagi menggambar. Saran tersebut disampaikan oleh CEO Global Art Indonesia, Alexander K Taslim, saat temu wartawan bersama Nestle Koko Krunch di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pengalaman kami selama 10 tahun membuktikan, anak yang disuruh menggambar apel dan hasil gambarnya kecil, biasanya tidak percaya diri. Apalagi kalau tangan dan pensilnya tidak diangkat saat menggambar," ujarnya, Minggu (3/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, dengan terus melatih anak menggambar, kepercayaan dirinya akan terus meningkat seiring bertambahnya kemampuan dia. Tidak peduli, lanjut Alex, apakah anak tersebut memiliki bakat menggambar atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap orang itu lahir dengan tujuh kemampuan dasar, salah satunya menggambar. Biasanya yang paling dihormati memang dua kemampuan, yaitu logika dan linguistik (bahasa). Tapi kita berpikir itu sesuai gambar lho. Base on otak kita itu gambar. Misalkan jika ditanya, apa buah kesayangan kita? Kita pasti membayangkan dulu, bukan tulisannya dulu kan?" jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alex mengungkapkan menggambar akan menyinergikan otak kiri dan kanan setiap anak. Pelajaran yang didapat seorang anak dari sekolah mengembangkan otak kiri. Menggambar merupakan salah satu tugas dari otak kanan, sehingga saat anak dilatih menggambar, akan terjadi sinergitas antar kedua bagian otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, menggambar juga dapat meningkatkan intelegenitas seorang anak. Anak akan lebih mudah menyerap dan menghafal pelajaran dengan pengembangan kemampuan menggambar. Jadi, jangan marah lagi kalau anak Anda suka mencorat-coret tembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : pink dan kompas&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-866252957505560112?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/866252957505560112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=866252957505560112' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/866252957505560112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/866252957505560112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/anak-biasanya-senang-coret-coret-dan.html' title='Coretan Anak Anda Selalu Kecil..? Waspadalah..'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJreZr3l9GI/AAAAAAAAAYw/BIfBKEr8hdc/s72-c/163022p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7563427966203684126</id><published>2008-08-07T13:27:00.003+07:00</published><updated>2008-08-07T13:34:30.547+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Problema Psikologi'/><title type='text'>Kisah Nyata Yang Tragis: Berhati Hatilah Memarahi Anak!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJqWvo0EJvI/AAAAAAAAAYo/Vg4kJLjmWC4/s1600-h/child1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJqWvo0EJvI/AAAAAAAAAYo/Vg4kJLjmWC4/s200/child1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231659662298064626" /&gt;&lt;/a&gt;Ini adalah kisah tragis, dimana sebuah keluarga dalam satu hari kehilangan dua orang anaknya! Seorang anak mati kehabisan darah dan yang satunya mati terlindas mobil. Sebuah keluarga bahagia dengan 2 orang anak, yang bungsu adalah laki-laki berumur 3 tahun dan yang sulung adalah perempuan berumur 5 tahunan. Keluarga tersebut mempunyai seorang Pembantu/Pengasuh yang bekerja dan tinggal di rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap keluarga didunia ini pasti mempunyai cara-cara tertentu yang menjadi kebiasaan dalam memberikan pengertian kepada anak-anak mereka entah itu dalam hal tindakan, contoh-contoh atau ucapan-ucapan saat memberikan "ancaman" agar menghentikan prilaku-prilaku yang tidak dikehendaki. Untuk keluarga ini, terlontar kata-kata: "Kalau ngompol terus, nanti dipotong tititnya!" Mungkin kata-kata tersebut sering terlontar dari mulut seorang pembantu/pengasuh (atau bahkan mungkin orang tuanya) ketika memarahi/menghukum/mengancam anak laki-laki yang masih berumur 3 tahunan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, pembantu/pengasuh tersebut pergi sebentar membeli sesuatu dan meninggalkan ke-2 anak majikannya di rumah dan anak lelaki kecil itu ditinggalkan dalam keadaan tertidur. Ketika si adik mengompol dalam tidurnya, Si kakak seketika mengambil pisau dan memotong titit si adik. Akibatnya darah segera mengucur tidak ada henti dari titit adiknya. Saat si pembantu datang, dan mengetahui hal inimaka bukan main shoknya Ia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia segera melaporkan kejadian ini kepada majikannya. Sementara si kakak, karena takut dimarahi, Ia sudah lari bersembunyi. Ketika si orang tua melihat kondisi si bungsu, dengan darah berhamburan&lt;br /&gt;kemana-mana, maka paniklah Ia! Saat itu tidak ada satupun urusan dimuka bumi ini yang hendak dilakukannya kecuali segera membawa si bungsu ke rumah sakit! Dengan segera ia mengambil kunci mobil dan mengangkat si Bungsu kedalam mobilnya, menghidupkan mobil dan segera tancap gas untuk&lt;br /&gt;dibawa kerumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kakak yang sangat ketakutan atas perbuatannya, saat itu, justru tengah bersembunyi di kolong mobil....terlindas dan mati seketika itu juga!. Sungguh mengenaskan!!! Makanya untuk yang menjadi orang tua sebaiknya memberikan ucapan-ucapan yang baik meskipun dalam memarahi anak seemosional-emosionalnya tetap harus diperhatikan. Apalagi didikan yang tidak baik justru menjadikan si anak salah persepsi. Semoga tidak terjadi pada anak Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : dari millis&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7563427966203684126?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7563427966203684126/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7563427966203684126' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7563427966203684126'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7563427966203684126'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/kisah-nyata-yang-tragis-berhati-hatilah.html' title='Kisah Nyata Yang Tragis: Berhati Hatilah Memarahi Anak!'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJqWvo0EJvI/AAAAAAAAAYo/Vg4kJLjmWC4/s72-c/child1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6894083663148635497</id><published>2008-08-07T08:00:00.003+07:00</published><updated>2008-08-07T13:02:18.507+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Indikator Anak Berbakat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJqObWcixAI/AAAAAAAAAYg/b1Tyn5_tuFQ/s1600-h/IMG_6069.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJqObWcixAI/AAAAAAAAAYg/b1Tyn5_tuFQ/s200/IMG_6069.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231650517677163522" /&gt;&lt;/a&gt;Orang tua mana yang tak ingin punya anak berbakat? Bagaimana, sih, cara mendeteksi bakat si cilik? "Anak sulung saya luar biasa aktif. Dia juga pintar dan suka sekali bertanya. Kadang, pertanyaannya bikin kami kewalahan. Teman-teman saya bilang, si sulung termasuk anak berbakat," tutur Andika, ayah dua anak tentang putra sulungnya yang berusia 4 tahun. Banyak orang dengan mudah menyimpulkan si A, si B, atau si C anak berbakat. Entah karena ia selalu jadi juara kelas, juara lomba, dan sebagainya. Bahkan, anak yang belum pernah menunjukkan prestasinya di bidang tertentu pun, sering dikatakan anak berbakat. Misalnya, suaranya merdu saat menyanyi. Sebenarnya, seperti apa sih, yang dimaksud anak berbakat? &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Beda Pintar &amp; Berbakat &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut pakar psikologi pendidikan, Prof. Dr. S.C. Utami Munandar, anak berbakat berbeda dengan anak pintar. "Bakat berarti punya potensi. Sedangkan pintar bisa didapat dari tekun mempelajari sesuatu," jelasnya. Tapi meski tekun namun tak berpotensi, seseorang tak akan bisa optimal seperti halnya anak berbakat. "Kalau anak tak berbakat musikal, misalnya. Biar dikursuskan musik sehebat apa pun, ya, kemampuannya sebegitu-begitu saja. Tak akan berkembang." "Sebaliknya, jika anak berbakat tapi lingkungannya tak menunjang, ia pun tak akan berkembang." Soal bakat musik tadi, misalnya. Jika di rumah tak ada alat-alat musik, bakatnya akan terpendam," jelas guru besar tetap Fakultas Psikologi UI ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada anak hiperaktif, jelasnya,"Konsentrasinya kurang terfokus. Jadi, hanya gerak fisiknya yang aktif tapi tak menunjukkan kelincahan intelektual. Aktivitasnya pun sering tanpa tujuan." Kendati dia suka bertanya, tapi tak berkonsentrasi pada jawabannya. Konsentrasinya mudah buyar jika ada hal lain yang menarik perhatiannya. Lain hal dengan anak berbakat. "Jika ia lari ke sana-sini, pasti ada tujuannya. Jika ia tertarik pada sesuatu, ia akan duduk diam dalam waktu yang lama, asyik sendiri mengerjakan sesuatu," terang Ketua Yayasan Indonesia untuk Pendidikan dan Pengembangan Anak Berbakat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perkembangan Lebih Cepat &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bakat anak, lanjut Utami, berkaitan dengan kerja belahan otak kiri dan kanan. Belahan otak kanan berhubungan dengan kreativitas, imajinasi, intuisi. Sedangkan belahan yang kiri untuk kecerdasan. Nah, anak berbakat umumnya menunjukkan IQ di atas rata-rata, yaitu minimal 130. "Namun tak berarti anak dengan IQ rata-rata, yaitu 90-110, tak akan berbakat," tukas Utami. Anggapan orang bahwa IQ menetap seumur hidup, menurutnya, sama sekali tak benar. "Ada, kok, anak yang sebelumnya ber-IQ di bawah rata-rata, tapi dengan stimulasi dan pendekatan yang baik bisa berubah jadi di atas rata-rata," paparnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi IQ bukan satu-satunya yang menentukan seorang anak disebut berbakat atau tidak. Masih ada faktor lain lagi, yaitu CQ atau kreativitas, yang juga harus di atas rata-rata, minimal 250. Selain itu, tambah Utami, "Ia juga harus memiliki task commitment, yakni kemampuan pengikatan diri terhadap tugas atau motivasi. Jadi, ada keinginan dan ketekunan untuk menyelesaikan sesuatu." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk mendeteksi apakah seorang anak berbakat atau tidak, menurut Utami, bisa dilihat dari perkembangan motoriknya. Anak berbakat, perkembangan motoriknya lebih cepat dibanding anak biasa. Entah dalam berbicara, berjalan, maupun membaca. Misalnya, umur 9 bulan sudah bisa jalan (normalnya, usia 12,5 bulan). Selain itu, ia juga cepat dalam memegang sesuatu dan membedakan bentuk serta warna. Untuk kemampuan membaca, kadang anak berbakat memperolehnya dari belajar sendiri. Yaitu dari mengamati dan menghubung-hubungkan. Misalnya dari memperhatikan lalu-lintas, teve, atau buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak berbakat juga senang bereksplorasi atau menjajaki. "Jadi, kalau ia mempreteli barang-barang, bukan karena dia nakal tapi karena rasa ingin tahunya," terang Utami. Tentang rasa ingin tahu yang tinggi ini, terangnya lebih lanjut, memang pada umumnya dimiliki anak kecil. Hanya, pada anak berbakat, cara mengamatinya lebih kental dibanding anak-anak biasa. Hal lain yang menjadi karakteristik anak berbakat ialah bicaranya bisa sangat serius. Pertanyaannya sering menggelitik dan tak terduga. Kadang ia tak puas dengan jawaban yang diberikan, sehingga terus berusaha mencari jawaban-jawaban lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pentingnya Stimulasi Lingkungan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, Utami menyarankan orang tua tak lantas mudah melakukan generalisasi. "Mentang-mentang perkembangan motorik anaknya lambat, lantas dikira tak berbakat. Belum tentu, lo," katanya. Sebab, perkembangan setiap anak berbeda. Ada yang cepat dalam perkembangan bicara dan bahasanya tapi motoriknya lambat, dan sebagainya. "Bisa saja terjadi, anak yang dulu perkembangan bicaranya lambat, ternyata ketika besar menjadi sarjana sastra yang terkenal," ujarnya. Dengan kata lain, meski perkembangannya lambat, bisa saja nantinya ia berkembang menjadi anak berbakat dan mengejar ketinggalannya. Hanya saja, hal itu tak akan terjadi dengan sendirinya. "Semuanya tergantung dari lingkungan. Bagaimana stimulasi lingkungan akan sangat mempengaruhi perkembangan bakat anak," tukas Utami. Semakin dini orang tua memberikan stimulasi, akan semakin baik. Misalnya, dengan mengajak anak bercakap-cakap sejak ia masih bayi. "Banyak orang tua menganggap, bayi belum mengerti apa-apa sehingga belum perlu diajak bicara." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, mengajak anak sering-sering berbicara sangat perlu. "Itu akan merangsang perkembang bahasanya dan berarti membuatnya terangsang untuk berbicara," tutur Utami. Begitu juga untuk mengembangkan keinginan anak akan eksplorasi. Sejak usia bayi hal ini sudah dapat dilakukan. Misalnya, tempat tidur bayi tak dibiarkan kosong melompong, tapi "diisi" dengan mainan gantung yang dapat merangsangnya. "Sesekali, dekatkan benda-benda yang terang ke dekat matanya agar ia bisa melihat jelas atau menyentuhnya. Ini sama dengan melatih koordinasi antara tangan dan matanya," kata Utami. Selain itu, tambah pakar kreativitas ini, beri ia kesempatan untuk melatih berbagai keterampilannya. Saat membacakan cerita, misalnya, "Orangtua tak melulu membaca tapi juga mengajukan pertanyaan agar si anak terbiasa berpikir kreatif." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cukup Alat Sederhana &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sarana dan prasarana pendidikan di rumah yang memungkinkan bakat si anak tercium, tentu saja perlu. Buku bacaan, alat musik/olahraga, atau mainan edukatif, sangat penting. Dari benda-benda itulah, akan terlihat ke mana bakat si anak. Apakah pada musik, olahraga, teknik, atau intelektual. "Dari situ juga akan terlihat derajat besarnya bakat tiap anak." Memang, aku Utami, tak semua orang mampu membeli alat-alat musik yang mahal. Untuk mendeteksi bakat musik, tak perlu punya piano. "Cukup dengan radio atau teve. Dari cepatnya si kecil menghapal nyanyian bahkan untuk melodi yang sulit-sulit, itu sudah menunjukkan bakatnya," terang penulis buku Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah ini. Selain itu, asalkan orang tua kreatif, alam pun sudah menyediakan berbagai sarana. Misalnya, membuat mainan dari biji-bijian atau dedaunan. "Sebaiknya dalam melakukan permainan, orang tua juga ikut terjun bermain. Sehingga anak dapat menikmati kegiatan itu dan mempunyai kepercayaan diri untuk mengembangkannya," kata Utami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perlakuan Khusus &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah bakat anak ditemukan, orang tua seyogyanya memberi peluang pada anak untuk mengembangkan bakatnya. Yakni, dengan menciptakan lingkungan yang mendorong perkembangan bakat itu. Seperti sudah disinggung di atas, sekalipun seorang anak berbakat namun lingkungannya tak mendukung, maka ia tak akan berkembang. "Memang anak berbakat akan belajar lebih cepat dan melakukan segala sesuatu lebih baik ketimbang anak biasa, sehingga tampaknya tak perlu mendapatkan perhatian khusus. Padahal, tidak demikian," kata Utami. Setiap anak, lanjutnya, entah ia berbakat atau tidak, punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang menarik dan menantang. Tapi karena kebutuhan, minat, dan perilaku yang "lebih" dibanding anak lainnya, mau tak mau, anak berbakat harus mendapatkan pengarahan khusus. Hanya, Utami mengingatkan, jangan sampai perlakuan khusus itu merugikan. Baik bagi si anak itu sendiri maupun anak lain. Misalnya, orang tua sering menonjol-nonjolkan anaknya yang berbakat dibanding anaknya yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dampak buruknya, ego si anak semakin menghebat dan bisa juga ia rasakan sebagai beban. Sebab, seperti anak-anak lainnya, ia pun punya masalah emosional," terangnya. Sebaliknya bagi anak lain, bisa timbul rasa persaingan antara saudara. "Kok, dia melulu yang dipuji?" Karena itu, Utami menganjurkan orang tua bersikap tak menunjukkan si berbakat itu istimewa, tapi lebih pada memberikan rangsangan-rangsangan istimewa. Sebetulnya, yang paling penting dilakukan orang tua, kata Utami, "Mencoba menemukan bakat pada setiap anaknya karena masing-masing anak punya kekuatan tersendiri sehingga anak tak perlu merasa iri satu sama lain." Nah, tunggu apalagi? Semakin cepat dan semakin sering kita memberi rangsangan pada si kecil, bakat terpendamnya pun akan segera kita temukan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ciri-ciri Intelektual/Belajar&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Mudah menangkap pelajaran, ingatan baik, perbendaharaan kata luas, penalaran tajam (berpikir logis-kritis, memahami hubungan sebab-akibat), daya konsentrasi baik (perhatian tak mudah teralihkan), menguasai banyak bahan tentang macam-macam topik, senang dan sering membaca, ungkapan diri lancar dan jelas, pengamat yang cermat, senang mempelajari kamus maupun peta dan ensiklopedi. Cepat memecahkan soal, cepat menemukan kekeliruan atau kesalahan, cepat menemukan asas dalam suatu uraian, mampu membaca pada usia lebih muda, daya abstraksi tinggi, selalu sibuk menangani berbagai hal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ciri-ciri Kreativitas &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dorongan ingin tahunya besar, sering mengajukan pertanyaan yang baik, memberikan banyak gagasan dan usul terhadap suatu masalah, bebas dalam menyatakan pendapat, mempunyai rasa keindahan, menonjol dalam salah satu bidang seni, mempunyai pendapat sendiri dan dapat mengungkapkannya serta tak mudah terpengaruh orang lain, rasa humor tinggi, daya imajinasi kuat, keaslian (orisinalitas) tinggi (tampak dalam ungkapan gagasan, karangan, dan sebagainya. Dalam pemecahan masalah menggunakan cara-cara orisinal yang jarang diperlihatkan anak-anak lain), dapat bekerja sendiri, senang mencoba hal-hal baru, kemampuan mengembangkan atau memerinci suatu gagasan (kemampuan elaborasi). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ciri-ciri Motivasi &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tekun menghadapi tugas (dapat bekerja terus-menerus dalam waktu lama, tak berhenti sebelum selesai), ulet menghadapi kesulitan (tak lekas putus asa), tak memerlukan dorongan dari luar untuk berprestasi, ingin mendalami bahan/bidang pengetahuan yang diberikan, selalu berusaha berprestasi sebaik mungkin (tak cepat puas dengan prestasinya), menunjukkan minat terhadap macam-macam masalah "orang dewasa" (misalnya terhadap pembangunan, korupsi, keadilan, dan sebagainya). Senang dan rajin belajar serta penuh semangat dan cepat bosan dengan tugas-tugas rutin, dapat mempertahankan pendapat-pendapatnya (jika sudah yakin akan sesuatu, tak mudah melepaskan hal yang diyakini itu), mengejar tujuan-tujuan jangka panjang (dapat menunda pemuasan kebutuhan sesaat yang ingin dicapai kemudian), senang mencari dan memecahkan soal-soal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Tabloid Nakita&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6894083663148635497?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6894083663148635497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6894083663148635497' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6894083663148635497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6894083663148635497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/indikator-anak-berbakat.html' title='Indikator Anak Berbakat'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJqObWcixAI/AAAAAAAAAYg/b1Tyn5_tuFQ/s72-c/IMG_6069.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-3921345776413145728</id><published>2008-08-07T07:40:00.005+07:00</published><updated>2008-08-07T13:04:27.183+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Meningkatkan konsentrasi</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJpE8W0w6hI/AAAAAAAAAYA/g0dRzhj60KQ/s1600-h/anak+jenius.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJpE8W0w6hI/AAAAAAAAAYA/g0dRzhj60KQ/s200/anak+jenius.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231569720853981714" /&gt;&lt;/a&gt;Kemampuan berkonsentrasi pasti membawa keberhasilan. Kemampuan ini menghasilkan penguasaan atas situasi, meningkatkan keefisienan, dan memungkinkan Anda memecahkan masalah Anda. Milton Wright berkata, "Ukuran bagi seorang manusia adalah sejauh mana ia dapat berkonsentrasi." Sebelumnya, Emerson menulis, "Konsentrasi adalah rahasia keberhasilan dalam politik, perang, perdagangan, singkatnya dalam semua manajemen urusan manusia." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda merasa daya konsentrasi Anda lemah, cobalah beberapa saran dari Robert J. Lumsden yang dituliskan dalam bukunya 23 Langkah Menuju Sukses dan Prestasi : &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Pertama, lakukan segala yang dapat Anda kerjakan untuk mencegah masuknya gangguan. Belajar di dalam ruang duduk di mana radio atau TV dinyalakan atau orang lain tengah berbicara, tidak akan membantu. Bekerjalah sendiri dan usahakan agar ruangan memiliki ventilasi, penerangan, dan kehangatan yang memadai.&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sewaktu memulai, tolak godaan untuk bermimpi tentang masa lalu atau masa datang. Jangan biarkan mata Anda menatap berkeliling, tetapi jaga agar tetap menatap ke arah pekerjaan Anda. Anda akan terbantu dengan menuliskan catatan atau menggambar sketsa yang relevan dengan subjek yang Anda hadapi.&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Salah satu musuh dari konsentrasi adalah kebosanan. Perhatian Anda tidak melayang ke mana-mana selama menonton film atau sewaktu membaca novel yang mencekam. Kebosanana mungkin menyelinap masuk apabila Anda bekerja terlalu lama. Oleh karena itu, batasi waktu belajar selama satu jam; kemudian ambil isitrahat selama sepuluh menit dan kerjakan sesuatu yang berbeda.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Anda akan terbantu dengan menetapkan batas waktu. Berikan diri Anda jumlah kerja yang pantas untuk dikerjakan dalam satu jam, satu minggu, satu bulan. Dengan memberikan tantangan kepada diri Anda, Anda telah mendapatkan bantuan untuk emosi Anda, dan rasa harga diri akan terus mendorong Anda.&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Musuh terakhir dari konsentrasi adalah sikap mengalah. Jangan pernah berpikir negatif seperti - Saya tidak akan pernah menguasainya. Otak Anda lebih mampu dan cakap darpiada yang Anda kira. Jangan takut untuk meregangkannya. Otak akan bangkit karena tuntutan yang lebih berat. Percayalah akan kekuatan Anda sendiri. Hampiri pekerjaan dengan tekad. &lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik tips itu semua, daya ingat dan konsentrasi akan makin menurun dengan bertambahnya umur. Ada cara-cara untuk menjaga daya ingat dengan menggunakan jembatan keledai, dsb. Penurunan daya ingat yang amat cepat dapat disebabkan kerusakan sel otak akibat trauma kepala, penyakit pembuluh darah otak (stroke karena penyempitan pembuluh darah otak), Alzheimer, dll. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : e-smartschool&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-3921345776413145728?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/3921345776413145728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=3921345776413145728' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3921345776413145728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3921345776413145728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/meneningkatkan-konsentrasi.html' title='Meningkatkan konsentrasi'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SJpE8W0w6hI/AAAAAAAAAYA/g0dRzhj60KQ/s72-c/anak+jenius.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8365530896084638539</id><published>2008-08-04T07:45:00.003+07:00</published><updated>2008-08-07T00:11:05.055+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Izinkan Aku Untuk Lumpuh</title><content type='html'>Langkah ini semakin lunglai dan luruh dalam simpuh&lt;br /&gt;aku lelah dalam menggapai mutiara yang hanya berupa sinar&lt;br /&gt;bukan bentuk aslinya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini semakin rapuh dalam menempuh kenistaan&lt;br /&gt;dalam hitungan detik berputar hingga awal ajal &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan aku untuk bersimpuh dan kembali&lt;br /&gt;walaupun tak harus sempurna&lt;br /&gt;sebagai hamba yang Kau jadikan&lt;br /&gt;Izinkan untuk lumpuh agar bisa bersimpuh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8365530896084638539?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8365530896084638539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8365530896084638539' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8365530896084638539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8365530896084638539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/izinkan-aku-untuk-lumpuh.html' title='Izinkan Aku Untuk Lumpuh'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-5245560882015889392</id><published>2008-08-04T07:42:00.010+07:00</published><updated>2008-08-13T08:45:13.120+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>Hati - Hati Penipuan Oleh Oknum Blogger</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu aku dapat sebuah kabar dari teman blogger. Aku kaget dengan artikel yang di post. Pertama sih ga percaya..namun kemudian ketika aku kontak beberapa teman eh...ternyata banyak kasus seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sebelumnya saya memberikan banner agar teman-teman blogger mau memasang di blognya dengan tujuan mengingatkan teman blog-blog kita agar terhindar dari korban penipuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banner tersebut, sengaja kami link-an ke artikel. Dengan tujuan, agar ketika orang mengklik akan terhubung langsung dengan artikel yang memberitahu tentang artikel tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKI6wWxLmbI/AAAAAAAAAZw/PqgNeyNwm5I/s1600-h/oknum+blogger.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKI6wWxLmbI/AAAAAAAAAZw/PqgNeyNwm5I/s200/oknum+blogger.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233810319377930674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;anda bisa mencopy-paste script&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;div&gt;&lt;form name="copy"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;input onclick="javascript:this.form.txt.focus();this.form.txt.select();" type="button" value="Highlight All"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;textarea style="WIDTH: 300px; HEIGHT: 144px" name="txt" rows="100" wrap="VIRTUAL" cols="55"&gt;&lt;a href="http://http://pink-stories.blogspot.com/search/label/Tulisan-ku" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://i270.photobucket.com/albums/jj111/eyangsahid/oknumblogger.jpg" border="0" alt="blogger penipu"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/form&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu artikel aku dapat dari&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ndorokakung.com/2008/07/31/penipu-pecas-ndahe/"&gt;ndorokakung.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;yang tak salah artikel postingannya berisi seperti ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Penipu Pecas Ndahe&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah blogger itu tukang tipu? Seseorang pernah menuduh begitu, entah apa dasarnya, dan menuai hujatan dari delapan penjuru angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, julukan itu mungkin benar adanya, untuk seorang atau beberapa orang yang mengaku sebagai blogger. Kesimpulan ini saya dapat setelah beberapa hari yang lalu, tepatnya 18 Juli 2008, seseorang mengirimkan email ke saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bercerita tentang kelakuan seseorang yang mengaku dirinya sebagai blogger dan telah menipu beberapa blogger. Saya baru mengetahuinya kemarin setelah mengecek email-email yang nyasar ke folder spam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapakah dia? Bagaimana pula modus operandinya? Sebelum membaca kelanjutannya, saya ingatkan posting ini sangat panjang, dan tak seperti biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui aksi penipuan itu, silakan baca email dari Julia van De Carpentier yang dikirim ke saya. Emailnya saya kutip kembali sesuai aslinya, tapi saya sunting sedikit di beberapa bagian agar tak terlalu panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Engkong2 yg dikenal di blogsphere bernama JUS GOGO.. eh, bukan ding.. maksud saya GUS KOKO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sbenernya ga kenal banget, hanya tau bhw dia lumayan ngetop di blogsphere, tentu nya bukan di komunitas nDoro.. secara sasaran nya bukan blogger dg status SELEB BLOG NASIONAL.. *cie-cieee*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa dibilang si oknum bau tanah ini berkliaran nyari mangsa di lingkungan emak2 gaul yg terlihat ‘the have’.. walo dia pun menjelajah para lelaki juga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, saya yg the have not ga masuk itungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya inget persis oknum tua bangka itu pernah datang 1x ke SB saya, sedang saya 1x kunjungan balik, plus 1x lagi waktu blogsphere heboh pas dia KATANYA serangan jantung..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali saya datang ke rumah maya lelaki sepuh ituh, ntah kenapa saya udah brasa ga enak, ada yg ga beres dg org itu. Saya sempet bilang ke temen saya yg sering ke blog nya ttg kecurigaan saya, tapi saya malah dimarahin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya si kakek ituh adalaha sosok tua malang yg bijaksana, tabah menghadapi cobaan dll dst dsb.. cape deeehhh ..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*blakangan pas tau ending nya.. bwahahaaa.. makan tuh bijaksana-sini-situ..*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kabar di awal, katanya dia ituh tinggal di Yogya, korban gempa, rumah nya hancur &amp; ga ada pertolongan dari pemerintah.. pokoknya dia sosok yg amat merana &amp; teraniaya tapi tegar menghadapi cobaan lah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kl saya siy bodo amat, ga peduli deh.. *hehe* Bukan nya ga punya hati, tp saya koq spt nya ga percaya ama orang ini.. jadi ya ga pentinglah kenal dia lebih jauh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi pas postingan serangan jantung ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaaah.. makin saya yakin die penipu! Skarang pikir aja deh.. Koq anaknya bisa posting di blog bapake..? tau password dari mana coba..? Buseeettt.. trus terang saya mungkin saat itu di cap sebage blogger kejam, karna sempat2 nye saya mencemo’oh si sakit.. Soalnya saya bilang ama temen saya : bohong tuh, ngibul dia.. paling2 cuman sandiwara doang.. ga percaya gw mah..! *baca aja komentar dari siapa aja di postingan ituh.. hahahaaa.. yg berkomentar ternyata calon korban di kemudian hari.. wakakakkk*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas udah sembuh, dia sudah sembuh, hahahaaa.. sinetron banget deh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, minggu trahir ini ternyata blogsphere dihebohkan dg kasus penipuan.. Beberapa atas kesadaran sendiri bikin postingan supaya yg lain jgn jd korban, tapi kebanyakan tutup mulut. Mungkin malu karna ketipu, mungkin ga enak ama ybs *alasan yg aneh!* ato mungkin juga sudah mengikhlaskan &amp; serahkan semua biar Tuhan yg balas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, atas pertimbangan yg panjang, mengingat sering kali mendengar &amp; membaca bahwa Blogger BUKAN Penipu, padahal kenyataan nya ADA BLOGGER PENIPU (sampe saat ini udah ada TIGA OKNUM lho..) dan mengetahui bahwa nDoro sebage Manusia Kursi Pesta Blogger 2008, ga ada salah nya saya melaporkan hal ini pada Sampeyan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya laporkan, ya terserah Sampeyan nDor, mo melakukan apa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut inih hasil investigasi saya selama hampir seminggu. Ini adalah daftar *yg katanya* korban plus *katanya* jumlah nominal nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Anangku, Surabaya, cuman kena mbayarin makan.. dia slamat, karna kebetulan ga bawa uang banyak. Katanya sempet mo minjem duit sejuta buat biaya hidup si oknum.. Abis dari tempat Anang, dia ke tempat Ipam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ipam, ga mau ngaku kena brapa, tapi kabarnya dia kena 2juta dg modus bisnis ikan air tawar.. haiyah! Ipam posting sharing di blognya, baca komentar orang2 disana..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Andi Bagus, Surabaya, sama kaya Ipam, ga mau ngaku.. tapi saye berhasil dapet info katanya dia kena 3 juta untuk bisnis ikan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Rosa, ga jelas kena berapa, tapi kaya nya ga banyak.. tapi Rosa keki banget lalu posting uneg2 nya.. Anang bukan nya posting, malah curhat disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Ani, sepanjang pengetahuan saye &amp; orang2 terdekat di blogsphere ini, Ani yg paling banyak kena nya.. Ga tau nominal brapa..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Indah beberapa ratus ribu sih, soalnya saat itu ada suami nya. Dia posting senang bisa kopdar dg si oknum tanpa nyebut2 mslh uang, tp di postingan blog org lain dia misuh2 juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tia, ini 4-5 bulan yg lalu.. ga tau kena brapa, org nya ga mau bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Astien, kena 200rb skitar seminggu yg lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin masih banyak lagi korban nya dan saya yakin itu.. Masalahnya tergantung komunitas.. Informan2 saya ga kenal dg blogger di luar komunitas mereka. Sedangkan si oknum tampaknya hobi BW memperluas wilayah jajahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayuk juga lolos dari palakan si aki jompo. Sempet si oknum ini bulak-balik tilpun, dasar nasib baik, saat itu lagi repot2nya RUPS dan macem2 di kantor, jd tilpun si tua itu ga digubris nya. Sempat sih 1x bincang di tilpun, gila aja.. si kake ngajak bisnis pom bensin 12 milyar! Haiyah.. pinteran ajah tua bangka itu.. tau ajah milih tingkatan bisnis yg ditawarin ke korban nya. Bagusnya ga dateng ke kantor ato ke rumah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Slain GK, ada juga PENIPU lain nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah diduga bernama KOPITOZIE.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banner nya banyak dipasang dimana2.. secara tulisan : BLOGGER BUKAN HACKER banyak menarik minat untuk dipasang deket profile.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata2 yg masang tuh para newbie ato anak2 muda &amp; ibu2 segar.. Tanya kenapaaa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Newbie… soalnya mereka ga ngerti, bhw Banner dg Tulisan BLOGGER BUKAN HACKER adalah link ke blog si Kopi, biar pagerank nya tinggi. Mereka tau nya tulisan itu untuk menggalang persatuan &amp; kesatuan *buset, mau aja dikibulin si Kopi* para Blogger yg dihujat Om Uyo Kuyo. Jadi mereka merasa keren kalo pasang banner gituan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu2.. sesungguhnya mereka inih target operandi perampokan ala Kopi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahahaaaa.. ngakak banget deh saya! Sumpaaahhh.. ibu2 ituh dudul banget!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segitu haus kasih sayang nya, sampe2 bisa tergoda bujuk-rayu nya lelaki jelek kurus kering buaya darat-laut-udara..! *buaya apa antimo..*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tp sekarang si Kopi punya banner baru, yg tulisan nya : KOBARKAN SEMANGAT NGE BLOG MU DEMI KEJAYAAN BLOGGER INDONESIA *haiyah, panjang bener!*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Kopi ini dg sukses menebar asmara di SB ibu2 muda, sampe pd terkaing2 blingsatan jungkir balik kunang2 kaya simpanse mabok ganja.. astaga.. astaga.. heran saya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban yg paling fenomenal adalah M.. dia sempet bercerai dari suaminya, syukurlah skarang dia udah waras lagi otaknya &amp; sudah rujuk kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karna itu, saya ga pasang link nya agar yg baru rujuk ga terganggu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar yg saya dengar, selain tertusuk panah asmara beracun, dia pun kena uang sejuta sekian. Makanya belakangan pas udah sadar, dia banyak posting curhat penuh amarah dg label : Dodol Garut Bikin Eneg *huahahaaa.. habis manis sepah dibuang niy..*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban paling keras kepala adalah Indah.. Smua postingan ttg si Kopi Dangdut Darling itu ditulis dg menggebu2 … *lebay pokonya lah.. eneg baca nya..* Begitu ditegur seseorang, untuk mengingatkan agar jangan terlena, eh dia ngamuk di blog sampe posting ngomel berkali2 karna ga terima *haiyah..*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dia banyak dinasehatin blogger ibu2 yg tau siapa si Kopi via imel &amp; YM, tapi dia tetep kekeh &amp; keras kepala.. Yasudah, terserah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ketauan deh, kalo Indah juga kena duit walo ngakunya ga banyak.. Ya skitar 500an ribu lah menurut pengakuan dia sih..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar trahir, sampe saat ini mereka masih bergaul akrab, malah si Kopi punya panggilan sayang dari Indah : AY.. wakakakkk.. Gila.. Gila..! Dia suka tulis misyu2 gitulah buat si AY di beberapa postingan.. Payah deh, kalo emak2 kalap udah jatoh cinta..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban yg kami ga sangka2 adalah Ani.. Secara dia keliatan nya ibu &amp; istri yg bahagia, banyak nasehat untuk pemuda2 blogger.. Kesan nya sempurna lah si ibu ini.. Tp diam2 ternyata dia mabok juga, kena pelet dodol garut.. astaga.. astaga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantes, waktu para blogger emak2 rame2 nasehatin Indah, dia cuman diem aja ngga bereaksi &amp; makin lama menarik diri, menjauh dari komunitas tapi tetap keep in touch dg si Kopi.. buseeettt.. ternyata ibu ini sempet cemburu ama Indah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakakakkk! Ibu2 udah pada gemblung rebutan lelaki sontoloyo..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liat deh di blog lelaki itu, dua ibu muda &amp; segar ini adalah komentator terbanyak di sana *hahahaaa.. sakit perut* Ani 68, Indah 32.. peringkat ke tiga dan seterusnya berkomentar gada yg lebih dari 10 biji doang! See..? Dua ibu2 ini berkompetisi berebut lelaki mesum.. penjahat kelamin!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari orang terdekat Ani, saya dpt kabar dia pun kena lumayan banyak.. sekian juta lah.. soalnya kan Ani nanggung ongkos pesawat PP Jakarta-Batam-Jakarta plus biaya hidup si Kopi demi bisa ketemuan di Batam dg Kopi.. Buseeettt.. pesona nya si Kopi itu sampe bikin mata Ani jd buta ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Postingan Ani, menurut analisa temen2 ditujukan buat si Kopi.. katanya gitu.. Wallahu’alam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sejak urusan kasus si Kopi jadi rame dan di bleklis, Indah &amp; Ani kompak menyebut si Kopi dg nama baru ABU RAIHAN.. hihiii.. bini muda ama bini tua kompak bener..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaris jd korban adalah Sheila. si Kopi pikir dia ibu2 muda juga, secara Sheila seringkali posting tentang Denish keponakan nya. Setelah kopdar di rumah Ayuk Devi di Jatiwaringin &amp; tau si Sheila ini masih gadis, si Kopi ga mau lagi ngomong ama Sheila *hihi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target meleset ada 2 orang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Kopi menebar rayu di SB nya.. awalnya siy slamat pagi.. cantik niy pake baju ijo.. ato apalah gitu.. lama2 mulei menjijikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya.. ibu-ibu segar, ayo merem melek.. ato ibu-ibu segar, ayo tiarap.. ga tau apa lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakakakkk.. suwer deh, ampe sakit perut baca curhatan mereka via chatt…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marah lah 2 ibu ini.. Mereka ga terima karna merasa harkat &amp; martabatnya dilecehkan lelaki brengsek *si Kopi sering kali pk nick lelaki brengsek*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prima dia langsung ngamuk &amp; nge damprat si Kopi di blog nya. Masalahnya blog dia itu dibaca suami plus teman2 suaminya di kantor..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ndilalahnya, makian Prima ini yg bales malah Indah *huahahahaaaa.. ga tahan deh untuk ga ketawa sampe guling2.. ternyata si Kopi punya bodyguard yg tersinggung bila si buaya tercintah dimaki orang*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prima dibales damprat juga ama si Indah.. *hihi.. rame lg dah blogsphere..*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pipit negur si Kopi baik2. Tapi si gila ituh ga bisa dibilangin, tetep ajah melecehkan dg sapaan2 mesum di SB… Ngadu lah dia sama suami nya. Suami nya marah ga trima! Pas ada kopdar Jatiwaringin Kedua, dibela2in datang naek motor dari Depok, padahal Pipit lg hamil gede.. Gara2nya denger kabar bahwa si Kopi bakalan datang lagi. Mereka nekat ikut kopdar hanya untuk menghajar si Kopi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata lelaki mesum itu ga dateng. Feeling mo digebugin kali yeh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukurlah.. secara kalo beneran kejadian, kasian Ayuk Devi yg rumahnya *lagi-lagi* ketempatan acara kopdar.. Bisa jadi urusan tuh kalo sampe ada pertumpahan darah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering liat Kopi di SB ibu2 ninggalin sapa an mesum, akhirnya nyoba2 chatt dg Kopi, nyamar jd cewe 17 tahun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar si Kopi lelaki mesum, beneran ajah.. si Landy diajakin ngobrolin hal-hal porno, diajarin ML &amp; hal2 bejat gitu deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil si Landy ikutan penasaran mo ketemu si Kopi, makanya dia bela2in datang kopdar Jatiwaringin Pertama dan ketemu lah dg yg namanya Kopitozie..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah di kopdar ini, si Landy diajarin cara menggaet ibu2 segar.. Dg modal rayuan &amp; puja-puji, kalo udah kena tinggal porotin uang nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan kroscek ke Landy kalo nDoro ga percaya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa korban lagi, tapi saye &amp; para informan ga kenal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara mereka dari komunitas lain.. Kita tau nya waktu para korban itu teriak2 maki2 dia di SB &amp; postingan si Kopi.. Ga cuman satu orang lho, tapi ada beberapa lah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tp yg paling terasa keliyengan candu asmaranya si Kopi selain Indah &amp; Ani, ada tuh Mba2, tapi saye ngga berhasil melacak link nya. Pernah buka, isinya postingan orang kasmaran gitu, tapi lupa lagi link nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nDoro, masih ada 1 lagi kutu blog yg sering minta2 duit di blogsphere dg cara tipu2.. Yg ini cewe.. Panjang lah ceritanya.. Korban nya juga banyak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo nDoro mau tau, saya bisa aja terusin laporan ini.. Tapi takut nya nDoro udah muak n males nerusin baca urusan ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, emang siy laporan saya ini mirip gosip yg memuakkan.. Saya ajah ketawa2 ampe mo muntah.. Tapi sungguh ini bukan gosip apalagi fitnah, karna korban nya jelas &amp; ada link nya.. Jd bisa di kroscek ke ybs..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemaren itu mereka para korban sengaja tutup buku, lupakan kisah itu, tau nya dia gentayangan lagi.. Jatoh lagi korban deh.. Pas korban2 baru nya pd curhat &amp; baru tau bahwa ini udah pernah kejadian sebelum nya, ya pada kecewa lah mereka..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai nya dulu dikasih tau ttg orang ituh &amp; ga ditutup2in, tentu nya bisa hati2 kalo berhubungan dg dia &amp; ga mungkin kena palak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumayan lho.. dari hasil tipu2 yg terakhir ini, cewe itu meraup duit antara 150rb – 1juta per korban. Kalo dijumlah kira2 brapa tuh, secara korban nya banyak juga.. wedew.. gampang amat dapet duit yaaa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BLOGGER PENIPU??? BENER ITUH.. BUKAN GOSIP!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*tapi saya lagi males bahas itu di blog saya, nDoro.. ga mut*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah,&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Julia van De Carpentier&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ki Sanak, terus terang saya belum sempat mengecek dan melakukan verifikasi data di atas. Saya ndak bisa menjamin cerita itu benar-benar ada atau fiktif. Saya juga belum menanyakan langsung kepada para korban. Mohon maaf kepada teman-teman yang namanya tercantum di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat posting ini, saya hanya mau mengingatkan sampean bahwa ada kemungkinan cerita di atas benar-benar terjadi. Sampean bisa menanyakan langsung kepada para blogger yang namanya disebutkan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum sampean juga menjadi korban, waspadalah selalu. Hati-hati kalau ada orang tak dikenal dan mengaku sebagai sesama blogger. Mungkin dia cuma hendak memanfaatkan kebaikan hati sampean.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&gt; Selamat hari Kamis, Ki Sanak. Apakah hari ini sudah ada orang yang mengaku blogger dan hendak pinjam duit ke sampean?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-5245560882015889392?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/5245560882015889392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=5245560882015889392' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5245560882015889392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5245560882015889392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/ada-segala-di-pucuk-penis_04.html' title='Hati - Hati Penipuan Oleh Oknum Blogger'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tt-ddY5PLhs/SKI6wWxLmbI/AAAAAAAAAZw/PqgNeyNwm5I/s72-c/oknum+blogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8464800402180237836</id><published>2008-08-04T07:42:00.005+07:00</published><updated>2008-08-07T00:11:18.327+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Ada Segala di Pucuk Penis</title><content type='html'>Bertopi layak tentara nan gagah&lt;br /&gt;memang gagah....&lt;br /&gt;dan disiplin sekali&lt;br /&gt;karena kadang istirahat dan sering pula berdiri sigap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia adalah kekaguman&lt;br /&gt;Dia adalah keyakinan&lt;br /&gt;dan dia adalah harapan&lt;br /&gt;namun dia juga adalah kelemahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hanya pada di sosokmu&lt;br /&gt;ada cinta,cita dan segalanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan&lt;br /&gt;ketika aku bangun masih ada segalanya di pangkal paha ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(..... marilah mensyukuri anugerah dengan memanfaatkannya dalam kehalalan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8464800402180237836?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8464800402180237836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8464800402180237836' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8464800402180237836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8464800402180237836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/08/ada-segala-di-pucuk-penis.html' title='Ada Segala di Pucuk Penis'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4332818751438002018</id><published>2008-07-31T17:52:00.007+07:00</published><updated>2008-08-07T00:11:47.126+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Bagaimana Membuat Bayi Kita Tertidur Nyenyak</title><content type='html'>Bingung nih....soalnya anakku kalo malam tidurnya sampai jam 12. Soalnya seneng sekali main-main. Sampai-sampai ibunya kesel banget. Oh..iya anakku umurnya beranjak 2 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJGgVzMgs0I/AAAAAAAAATw/i7QFBsLhaok/s1600-h/bayi-tidur-nyenyak.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJGgVzMgs0I/AAAAAAAAATw/i7QFBsLhaok/s320/bayi-tidur-nyenyak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229136938734236482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dalam postingan kali ini aku ingin mencontek komentar anda tentang bagaimana cara anda menidurkan anak anda. Mungkin dari beberapa komentar anda bisa membantu istriku atau ibu-ibu lain untuk menidurkan sang buah hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan....aku tunggu resepnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk komentar silahkan klik [ &lt;a href="http://users4.smartgb.com/g/g.php?a=s&amp;i=g44-16400-48"&gt;disini&lt;/a&gt; ]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4332818751438002018?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4332818751438002018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4332818751438002018' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4332818751438002018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4332818751438002018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/bagaimana-membuat-bayi-kita-tertidur.html' title='Bagaimana Membuat Bayi Kita Tertidur Nyenyak'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJGgVzMgs0I/AAAAAAAAATw/i7QFBsLhaok/s72-c/bayi-tidur-nyenyak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-1983649924446065639</id><published>2008-07-31T13:14:00.005+07:00</published><updated>2008-08-07T00:12:07.376+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Tahajjud</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJFaA1I0CqI/AAAAAAAAATg/St_PtAOUJDE/s1600-h/crying-mother.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJFaA1I0CqI/AAAAAAAAATg/St_PtAOUJDE/s320/crying-mother.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5229059612664400546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"...ruku dan sujud bukan sekedar gerakan dan simbol...dan air mata bukanlah hanya sandiwara sedangkan menengadahkan tangan bukan juga sekedar meminta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.........................&lt;br /&gt;ada alunan keheningan menapak puncak malam&lt;br /&gt;dan bergulir lembut mengejar fajar yang tersembunyi&lt;br /&gt;irama munajat terangkat khusuk menembus waktu&lt;br /&gt;ada kiranya buliran air mata yang tak secermelang keringat bayi meresap ke kain perca berhadap qiblat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersungkur kesombongan disaat hening yang juga tertunduk khusyu&lt;br /&gt;kerinduan tergetar menjalar dari kerasnya kalbu menuju tiga puluh tiga butir batu tasbih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah usia bisa menanti selangnya ribuan rotasi fajar untuk selalu begini&lt;br /&gt;selalu rindu dalam alunan keheningan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya............Allah ..................aku merinding, hatiku bergetar, paru-paru terkoyak....air mata ini tumpah dalam keheningan&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-1983649924446065639?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/1983649924446065639/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=1983649924446065639' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/1983649924446065639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/1983649924446065639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/tahajjud.html' title='Tahajjud'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJFaA1I0CqI/AAAAAAAAATg/St_PtAOUJDE/s72-c/crying-mother.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7069014771556459649</id><published>2008-07-30T14:34:00.010+07:00</published><updated>2008-08-07T07:13:30.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Selalu Memberi kasih Sayang Walaupun di Tengah Kesibukan</title><content type='html'>Pernahkah sampeyan memarahi anak anda, atau karena anda sedang kelelahan sehingga tidak memperhatikan buah hati anda.&lt;br /&gt;Dan bagi anda, hal seperti itu lumrah supaya sang anak lebih mengerti tentang kesibukkan orang tuanya dan proses "pendewasaan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku berpikir begitu dan sering melakukannya. dan menjadi sutau kebiasaan dan lebih parahnya lagi menjadi sebuah konsep mendidik sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, suatu waktu di tengah malam, ketika buah hatiku tertidur. Aku merasa ada perasaan bersalah ketika melihat wajah mungil itu. Namun aku belum bisa menemukan arti bersalah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJAe3Zj7LII/AAAAAAAAATY/vXmoEh5ORoQ/s1600-h/P1020331.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJAe3Zj7LII/AAAAAAAAATY/vXmoEh5ORoQ/s400/P1020331.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228713104480349314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt; &lt;center&gt;&lt;strong&gt;MyWife&lt;/strong&gt; n &lt;strong&gt;MySon&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..................&lt;br /&gt;Sampai akhirnya, laptop usang kesayanganku memberikan jawaban...yach aku coba untuk browsing tentang pendidikan anak...akhirnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ini yang kutemukan...............&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak, terutama balita, amat membutuhkan perhatian orangtuanya, coba saja perhatikan, apabila Anda sibuk melakukan sesuatu dan seperti mengabaikan balita Anda, pasti ada saja ulah yang ia lakukan untuk menarik perhatian Anda. Dan, itu biasanya berupa kenakalan atau perbuatan yang menjengkelkan, sehingga biasanya amarah Anda pun terpancing.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila rangkaian proses ini selalu berulan, Anda sibuk, anak berulah, Anda marah, lalu kembali ke kesibukan Anda, apa yang mungkin dirasakan oleh anak Anda? Belum lagi jika ucapan-ucapan yang bernada mencap keluar dari mulut Anda, seperti misalnya “dasar anak nakal!”, atau “kamu ini memang tidak bisa dibilangin!”. Ucapan seperti itu, selain tak ada gunanya karena tak akan memperbaiki tingkah laku anak, juga membentuk konsep diri negatif pada diri anak. Anak yang dicap nakal bisa benar-benar menjadi nakal karena ia merasa dirinya anak nakal dan kemudian malah akan bertingkahlaku sesuai dengan “cap” yang ia terima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan yang terbaik untuk mengatasi ulah balita ini adalah dengan memberi apa yang sedang ia butuhkan. Jika ia bertingkah, hentikan sejenak pekerjaan Anda dan luangkan waktu untuk menunjukkan bahwa Anda memperhatikan dan menyayanginya. Peluklah ia, ajak bicara sebentar, dan katakan secara gamblang bahwa Anda menyayanginya. Lalu, jelaskan kepadanya Anda harus menyelesaikan pekerjaan, dan akan kembali bermain dengannya jika sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :bayikita.com&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Bagi ibu-ibu muda yang bingung memilih nama anak, aku bantu dengan file ini . Siapa tahu anak anda menjadi anak yang sholeh dan sholekhah.&lt;br /&gt;&lt;li&gt; &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/1792788/nama-nama-islam-putera.xls.html"&gt;nama putra-putri islami&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; &lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/1792876/nama.xls.html"&gt;nama yang dilarang dalam islam&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7069014771556459649?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7069014771556459649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7069014771556459649' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7069014771556459649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7069014771556459649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/selalu-memberi-kasih-sayang-walaupun-di.html' title='Selalu Memberi kasih Sayang Walaupun di Tengah Kesibukan'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SJAe3Zj7LII/AAAAAAAAATY/vXmoEh5ORoQ/s72-c/P1020331.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4757262500499281873</id><published>2008-07-29T16:27:00.010+07:00</published><updated>2008-08-07T18:41:22.859+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Religi'/><title type='text'>Waktunya Menyingkap Kebohongan</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Refleksi Memperingati Isro Mi'Roj dari Pink-Story &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu aku pernah browsing dan menemukan sebuah artikel &lt;strong&gt;tentang batu yang bisa melayang&lt;/strong&gt;. Pikiranku waktu itu agak sedikit percaya terhadap beberapa diskripsi tentang cerita batu tersebut. Namun saya terus menerus mencari beberapa artikel tentang kebenaran cerita tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI7kOsB9OeI/AAAAAAAAATI/e131q-PCH1k/s1600-h/Batu.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI7kOsB9OeI/AAAAAAAAATI/e131q-PCH1k/s400/Batu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228367158412392930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;akhirnya aku menemukan, artikel dari blognya "Mas Satrio Arismunandar". Dan dari sinilah akhirnya aku bisa menilai kebenaran cerita tersebut &lt;/strong&gt;:&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BATU "ISRA MI'RAJ" AJAIB, YANG BISA MELAYANG DI JERUSALEM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari milis Ismes, pada 23 Mei 2007, ada postingan tentang “batu melayang” Isra Mi'raj yang ajaib, disertai dengan fotonya pula. Konon, menurut isi postingan yang entah siapa pengirim awalnya itu (sudah di-forward beberapa kali), dikatakan sebagai berikut:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukti kebesaran Allah SWT, batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj sampai kini masih tetap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad mau Mi'raj, batu tsb ikut. Tetapi Nabi SAW menghentakkan kakinya pada batu tsb, maksudnya agar batu tsb tak usah ikut. Kisah Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW tentang batu gantung tsb, yang berada dalam masjid Umar (Dome of the Rock) di Lingkungan Masjidil AQSHA di Jerusalem.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color="#008000"&gt;“Ini foto dari teman saya, sewaktu melawat Al Aqsa (yg sebenarnya) di Jerusalem, Subhanallah ... Foto ini bisa lolos karena tidak diketahui oleh pihak Israel yg menjaga tempatnya dengan sangat ketat. Sampai sekarang mesjid Dome of the Rock ditutup untuk umum, dan Yahudi membuat mesjid lain Al Sakhra tak jauh di sebelahnya dengan kubah "emas" (yang sering terlihat di poster-poster yang disebarkan ke seluruh dunia di mana-mana) dan disebut sebagai Al Aqsa, untuk mengelabui ummat Islam di mana mesjid Al Aqsa yang sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al Aqsa sebagai "mesjid kubah biru".&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saat ini mesjid Al Aqsa yang sebenarnya sudah diambil alih oleh Israel, dan rencananya mau dihancurkan untuk diganti sebagai tempat ibadah mereka, karena bersebelahan dengan Tembok Ratapan.”&lt;br /&gt;Komentar saya (Satrio):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai mantan wartawan Harian Kompas spesialis Timur Tengah, Alhamdulillah, saya sudah pernah ke Jerusalem, sholat di Masjid Al-Aqsa (yang sebenarnya) dan sholat 2 rakaat di dalam Masjid Umar (Dome of the Rock) yang kubahnya berwarna keemasan itu. Tapi kok nggak pernah tuh melihat ada batu melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang ada, pasti saya melihatnya dan pasti akan saya foto (saya waktu itu, sebagai wartawan, selalu bawa kamera). Dan pasti pula penjaga atau pemandu wisata di sana (orang Muslim Palestina) akan menunjukkan pada saya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya, InsyaAllah, tetap beriman teguh. &lt;strong&gt;Mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW adalah Al-Quran. Bukan batu melayang, bulan terbelah, dsb&lt;/strong&gt;.... Umat Islam cukup menjalani kehidupan dengan berbekal pada Al Quran dan Sunnah Rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan lagi: &lt;strong&gt;Tidak benar jika dikatakan Masjid Al-Aqsa telah diambil alih Israel&lt;/strong&gt;. Betul, kota Jerusalem diduduki Israel, dan akses keluar-masuk masjid dijaga oleh prajurit Israel. Tapi pengelolaan masjid itu dilakukan Muslim Palestina (imam masjid Al-Aqsa pernah kok datang berkunjung ke Indonesia!). Setahu saya, tiap Jumat juga ada sholat Jumat di sana. ***&lt;br/&gt;&lt;br/&gt; Sumber : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Satrio Arismunandar&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. RA&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4757262500499281873?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4757262500499281873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4757262500499281873' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4757262500499281873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4757262500499281873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/waktu-nya-menyingkap-kebohongan.html' title='Waktunya Menyingkap Kebohongan'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI7kOsB9OeI/AAAAAAAAATI/e131q-PCH1k/s72-c/Batu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7091984435257755048</id><published>2008-07-29T09:02:00.005+07:00</published><updated>2008-08-07T13:32:51.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Anak'/><title type='text'>Teknik &amp; Saat Tepat Memberi Terapi Musik</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Ibu hamil yang membutuhkan relaksasi, bisa mendengar musik kapan saja dan mana saja. Rangsangan berupa suara yang Menenangkan itu juga akan dinikmati janin. Namun, seperti yang dikatakan Dra. Hj. Iesye Widodo, Psi., ahli terapi musik dari klinik Tiara Putera, untuk hasil optimal, terapi musik bagi janin harus dilakukan secara terprogram atau tidak sembarangan&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI56xNOsD3I/AAAAAAAAATA/LPPI7t72bBw/s1600-h/pregnant.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI56xNOsD3I/AAAAAAAAATA/LPPI7t72bBw/s200/pregnant.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228251203207171954" /&gt;&lt;/a&gt;EFEKTIF SAMPAI USIA 3 TAHUN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sudah kita ketahui, otak janin sudah bekerja di usia kehamilan 16 minggu. Setelah melalui proses pembentukan, kesempurnaannya terjadi di usia kandungan 18-20 minggu. “Di usia inilah,” menurut Iesye, “terapi musik paling baik mulai dilakukan, karena perlengkapan pendengaran janin sudah semakin sempurna.” Namun, sejak di trimester pertama pun ibu sudah boleh melakukannya, meski janin belum dapat bereaksi. Terapi ini lebih ditujukan kepada ibu untuk mengurangi kadar stres saat menjalani masa mual-muntah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk anak, terapi musik paling efektif diterapkan sejak di dalam kandungan hingga usianya 3 tahun. Mengapa demikian? Karena selama periode itu, otak anak mengalami pertumbuhan dan kemudian perkembangan yang amat pesat. Namun, bukan berarti di usia selanjutnya terapi musik tidak akan membawa manfaat, hanya saja potensi rangsangannya semakin berkurang dari tahun ke tahun. Jadi, sampai usia berapa pun musik tetap bermanfaat. Namun, jika tujuannya untuk merangsang kecerdasan sebaiknya jangan sampai lewat dari usia 8 tahun.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENGATUR JADWAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iesye menekankan, ibu bisa menentukan sendiri waktu terapi yang tepat, boleh pagi, siang, sore atau malam. Yang penting, ketika sudah memilih waktunya, maka ibu harus konsisten dengan waktu tersebut. “Kalau sudah menetapkan di pagi hari, maka selanjutnya harus di pagi hari, jangan diubah.” Pilihlah waktu sesuai kesempatan yang dimiliki. Bagi ibu yang bekerja misalnya, mungkin pagi hari bukanlah waktu yang tepat. Jadi, lakukan di malam hari atau di sela-sela waktu kerjanya. “Yang penting berkesinambungan dan konsisten. Bila tidak, maka hasilnya akan tidak sesuai dengan yang diharapkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain waktu ibu, waktu janin juga perlu dipertimbangkan. Bagaimanapun, menurut Iesye, akan lebih baik bila terapi dilakukan ketika janin sedang tidak tidur. Pada saat terjaga, janin bisa menyimak rangsangan suara secara aktif. Dengan begitu, daya ingatnya juga ikut terangsang dan bertambah kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penelitian, janin akan terjaga saat ibu selesai makan, terutama makan siang. Nah, waktu-waktu ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan terapi. Namun, tidak dijamin juga bahwa setelah ibu makan siang, janin pasti terjaga. Bisa saja, ia terjaga di pagi, sore, atau bahkan ketika ibu sedang tidur. Jadi, tak mesti juga ibu memaksakan diri melakukan terapi musik bagi janin segera setelah waktu makannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika bayi sudah lahir, dengan melihat kondisinya sehari-hari, ibu bisa lebih mudah menentukan kapan waktu yang tepat. Bila anak biasa terjaga dan tenang di pagi hari, pilihlah waktu tersebut, tentu dengan mempertimbangkan waktu ibu juga. Siang, sore, atau malam hari pun tidak mengapa selama waktu tersebut merupakan waktu terjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PILIHAN LAGU DAN MUSIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk terapi, sebaiknya ibu tidak hanya memperdengarkan gubahan musik klasik. Selingi dengan lagu anak-anak agar ibu bisa sekalian mengajak bayi berkomunikasi. “Banyak jenis musik lain terbukti dapat merangsang kecerdasan. Misalnya, musik instrumen rebana, lagu anak-anak, dangdut, dan lagu-lagu rohani,” ungkap Iesye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada anak dengan kebutuhan khusus seperti autisme, terapi musik ini harus dipandu oleh tenaga ahli yang mengerti kondisinya. Mulai jenis musik dan frekuensinya harus disusun berdasarkan kondisi kasus per kasus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada anak yang terlalu aktif misalnya, terapi musik yang diberikan pada intinya harus bisa memuaskan emosi yang sering berlebihan. Bisa dengan musik klasik jenis tertentu atau diberikan alat musik pukul seperti rebana. Lewat aktivitas memukul ini, diharapkan emosinya dapat diluapkan secara positif. “Pokoknya, mereka diarahkan untuk melakukan aktivitas yang menimbulkan bunyi, irama, atau sesuatu yang menyenangkan, sehingga naluri agresif dan destruktifnya bisa tersalurkan,” ujar Iesye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, bila anak terlalu pasif, jenis musik yang diberikan harus dapat merangsangnya agar menjadi aktif. Biasanya, dipilih musik yang bernuansa ramai. “Pemberian alat musik seperti rebana pun bisa merangsang aktivitas anak,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MELAKUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iesye menganjurkan, ketika ingin memulai terapi, sebaiknya ibu berkonsultasi dulu dengan terapis profesional untuk mendapatkan pengarahan, seperti apa manfaatnya, kapan harus dilaksanakan, dan bagaimana caranya secara terperinci. Tentu saja agar terapinya berjalan efektif dan optimal. “Selanjutnya, ibu bisa mempraktekkannya di rumah sambil membaca berbagai referensi yang memang sangat penting diketahui.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut, Iesye mengenalkan tiga tahapan pendahuluan dari terapi musik yang bisa dijadikan pedoman saat ibu melakukannya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Relaksasi Fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai relaks secara fisik, ibu dapat menggunakan teknik progresif relaksi. Pada tahap ini ibu yang sedang hamil harus mengendorkan dan mengencangkan otot-otot tubuh secara berurutan sambil mengatur napas. Relaksasi ini sangat dibutuhkan agar musik bisa dicerna dengan baik dan dapat tersalurkan ke seluruh anggota tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihlah posisi yang paling nyaman, bisa sambil tiduran ataupun duduk. Bila ibu lebih bisa berkonsentrasi pada musik dengan posisi duduk, ambillah posisi ini. Demikian pula dengan posisi tiduran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Relaksasi Mental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah relaksasi fisik maka saatnya untuk masuk ke tahapan relaksasi mental. Di tempat terapi, selama tahapan ini awalnya ibu hamil dipandu instruktur terapis dengan kata-kata yang bersifat sugesti. Tujuannya untuk membawa ibu ke suasana di mana mereka bisa melupakan ketegangan dan kecemasan yang dirasakan selama kehamilan. Agar sampai ke tujuan, ibu dianjurkan untuk berkonsentrasi. Musik yang mengiringinya tentu saja yang bisa membangkitkan perasaan relaks. Selanjutnya, dengan mengikuti instruksi yang sudah pernah didapat, ibu dapat melakukannya sendiri di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Stimulasi atau Rangsangan Musik pada Janin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperoleh manfaat maksimal dari terapi ini, ibu dianjurkan untuk mendengarkan musik dengan konsentrasi dan kesadaran penuh. Alunan suaranya mesti bisa merasuki pikiran ibu tanpa ada gangguan berupa ketidakstabilan emosi, suara berisik, dan kurang konsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat mendengarkan musik, ambil posisi sekitar setengah meter dari tape atau dapat menggunakan walkman. Usahakan volume suaranya jangan terlalu keras ataupun lemah, tetapi sedang-sedang saja. Intinya, volume tersebut dapat menyamankan dan membuat ibu bisa berkonsentrasi penuh. Sesekali, boleh menempelkan earphone ke perut ibu agar janin bisa mendengar lebih jelas. Ketiga cara ini, sama baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dianjurkan pula untuk tidak mendengarkan musiknya saja, kalau bisa ibu ikut berdendang mengikuti melodi atau liriknya. Untuk itu, bisa pilih lagu Twinkle-twinkle Little Star atau lagu-lagu ciptaan Ibu Sud, Pak Kasur, dan A.T Mahmud. Selain syair-syairnya cocok buat anak, lagu-lagu itu juga tidak lekang digusur zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang diperlukan untuk terapi sekitar 30 menit setiap hari. Asalkan ibu bisa berkonsentrasi dengan baik, dalam sehari boleh satu, dua, atau tiga lagu yang didengarkan. Bila banyaknya jenis lagu malah membuyarkan konsentrasi, sebaiknya pilih satu jenis saja dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : milis bayi kita&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7091984435257755048?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7091984435257755048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7091984435257755048' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7091984435257755048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7091984435257755048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/teknik-saat-tepat-memberi-terapi-musik.html' title='Teknik &amp; Saat Tepat Memberi Terapi Musik'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI56xNOsD3I/AAAAAAAAATA/LPPI7t72bBw/s72-c/pregnant.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-3834034109845258148</id><published>2008-07-29T07:36:00.006+07:00</published><updated>2008-08-07T18:44:18.063+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen-ku'/><title type='text'>Aku Tak Tahu Arti Tangis mu</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI5ocuhTSHI/AAAAAAAAAS4/w0SA84DMDEo/s1600-h/aceh_028.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI5ocuhTSHI/AAAAAAAAAS4/w0SA84DMDEo/s200/aceh_028.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228231060157057138" /&gt;&lt;/a&gt;Aku tak tahu arti tangismu..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tidak rela negeri ini hancur....namun memang akan hancur dengan sendiri...dan aku tak kuasa..!!!&lt;br /&gt;"&lt;br /&gt;Aku lihat orang berkerumun dengan menggunakan atribut yang sama. Berbondong bondong menuju tenda panggung yang teduh. Suara raungan sepeda motor mendengung sampai mengguncang gendang telinga. Asap-asap itu melayang dalam euforia. Seakan mereka bakal mengira harga bbm akan digratiskan...ya pada hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gendongan bayi yang terdekap dalam kain kumuh itu berguncang meliuk bersama joged para ibu yang dipandu juru orasi yang telah dibayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..........................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selang beberapa hari,......&lt;br /&gt;aku menonton pengambilan sumpah berhias sebuah hiasan Kitab suci yang mungkin sebagai perlambang.&lt;br /&gt;Ada tangis dari mereka yang terpilih, dan ada haru berselimut senyum puas yang di dramatisir seorang istri ketika membalas ucapan selamat.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;...................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa hari,.....&lt;br /&gt;aku menonton antrian di sebuah SPBU yang berplang kayu.."HABIS". Dan sebuah fenomena kebalikan negeri yang makmur dengan tongkat ditancap menjadi tanaman. Yach...tanaman kesengsaraaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fenonema itu adalah tangis ibu yang kering ketika anaknya 14 tahun sudah menjadi bunga tempat tidur yang reyot.&lt;br /&gt;Sebuah solusi janji berupa berapa banyak bapak yang bunuh diri karena malu akan harga diri sebagai suami.&lt;br /&gt;Mereka semua dalam tangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba.... anakku datang sambil menangis..&lt;br /&gt;"pak..lapar...lapar!!&lt;br /&gt;Aku menoleh, dan seketika itu anakku melihat airmataku yang meleleh.&lt;br /&gt;"Bapak menangis..?"&lt;br /&gt;Sesaat kemudian terlihat diberita, pemimpin bangsa ini menangis terharu karena sebuah penghargaan telah diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Umar bin khotob menangis ketika diangkat sebagai pemimpin...tapi tangisnya adalah ketakutan jika rakyatnya menangis. Namun yang disumpah dengan kalimat suci di negeri ini...tangis adalah kebahagiaan karena bisa membuat rakyat semakin menangis&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;)&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-3834034109845258148?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/3834034109845258148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=3834034109845258148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3834034109845258148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3834034109845258148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/aku-tak-tahu-arti-tangismu.html' title='Aku Tak Tahu Arti Tangis mu'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI5ocuhTSHI/AAAAAAAAAS4/w0SA84DMDEo/s72-c/aceh_028.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8040535673917700039</id><published>2008-07-28T17:32:00.011+07:00</published><updated>2008-08-06T23:51:53.117+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Problema Psikologi'/><title type='text'>Di Kolam Ikan, Ryan Mengubur Dendam dan Kenangan Pahit</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Pink :&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;"...lewat flash back history Ryan yang aku ambil dari kompas, aku ingin meminta berbagai ragam komentar anda. Sebab pada dasarnya, dalam kasus Ryan banyak sudut pandang yang diambil dalam menyimpulkan seorang Ryan. Namun bagaimanapun pendapat anda tentang sosok Ryan, namun bagi perjalanan waktu...Ryan adalah tetap sebagai seorang pembunuh."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI2hgSTrsbI/AAAAAAAAASg/ro_CaCo7VY8/s1600-h/110718p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI2hgSTrsbI/AAAAAAAAASg/ro_CaCo7VY8/s320/110718p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228012318489293234" /&gt;&lt;/a&gt;"..............Suatu hari di bulan Juli 2007, di Dusun Maijo, Jatiwates, Jombang, Jawa Timur, seorang pria berkulit mulus memukul belakang kepala kawannya dengan benda keras hingga rubuh, tewas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diseretnya jenazah ke tepian kolam ikan di halaman belakang rumah orangtuanya. Pria itu lalu membawa gulungan kasur dari kamarnya. Di tepi kolam, kasur ia gelar. Jenazah ia letakkan di atas kasur, lalu ia gulung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gulungan kasur dan jenazah ia guyur dengan minyak tanah lalu ia nyalakan. Pria itu terus berdiri di sana sampai api padam dan menggulirkan sisa bakaran ke kolam. Ia lalu duduk di tepian kolam dan menangisi perbuatannya. Puas menangisi kelakuannya, ia berdiri pelan-pelan dan mengayunkan cangkul, mengubur kolam ikannya, mengubur jenazah yang masih tersisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itu diduga bernama Very Idam Henyansyah (baca : Heniyansyah) alias Ryan (30). Korbannya bernama Guruh Setyo Pramono (27). Setelah kejadian itu, bungsu dua bersaudara kelahiran Jombang 1 Februari 1978 itu menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyesal karena kehilangan kolam ikannya, tempat dia bisa berlama-lama di sana. Di tepian kolam dan rerimbunan pohon bambu itu, ia biasa duduk menumpahkan segala kekesalannya, kerisauannya, mimpi-mimpi dan harapannya, bahkan teriakan tangisnya dengan bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejak kecil, Very (panggilan Ryan di lingkungan keluarganya) memang suka memelihara dan bermain dengan ikan-ikannya. Kadang dia suka berbicara sendiri dengan ikan-ikan kesayangannya," tutur kakaknya, Mulyo Wasis (44) di rumahnya di kawasan Tembelang, Jombang, Jatim, Kamis (24/7) siang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut guru SD beranak empat ini, meski periang dan pandai bicara, dia sebenarnya orang yang tertutup. Dia tak suka bicara pada hal-hal yang dia nilai tidak perlu. Wasis menjelaskan, ia dan Ryan adalah kakak beradik lain ayah, satu ibu. "Jadi, dia bisa disebut anak tunggal, atau anak bungsu. Dia sangat disayang ayahnya," tuturnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryan yang kecil lebih banyak hidup di lingkungan pesantren karena kedua orang tuanya lebih banyak di luar rumah, bekerja. Sedang Wasis, cepat menikah dan tenggelam oleh kesibukannya sendiri dengan ayah kandungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang pun, rumah yang ditinggali Ryan lebih banyak kosong. Ayah Ryan, Ahmad Maskur yang pensiunan Satpam sebuah pabrik gula dan Kasiatun istrinya, lebih suka tinggal di rumah Wasis. "Biasanya mereka menginap di rumah saya hari Kamis sampai Sabtu. Sehari-hari ibu berjualan kain keliling dan pulang malam, sedang ayah Ryan lebih suka bermain dengan cucunya, anak-anak saya. Dia baru kembali dari rumah saya pada sore hari," ungkap Wasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Boneka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, perilaku Ryan banyak berubah ketika ia duduk di bangku SMP. Suatu hari, usai bertamasya ke pantai selatan Jatim dengan kawan-kawan sekolahnya di SMP, Ryan bercerita kepada Wasis, dia mendapat boneka kencana dari kayu cendana pemberian penguasa pantai selatan, Ratu Kidul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryan mendapat bisikan dari sang ratu agar menjadi menantunya, tapi Ryan menolak. "Kata dia, kalau dia menerima tawaran sang Ratu, itu artinya Ryan mati. Saya hanya mengangguk-anggukkan kepala saja tanda percaya," jelas Wasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan kemudian, Ryan mengaku bonekanya hilang. "Seingat saya, setelah kejadian itu, perilaku Ryan banyak berubah. Dia lebih banyak menekuni kegiatan keputrian seperti menari dan bersolek. Perilakunya pun seperti perempuan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau marah, lanjut Wasis, dia menghancurkan atau merusak hampir seluruh isi rumah. Setelah itu lari ke belakang dan duduk di tepian kolam ikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wasis mengaku tidak dekat dengan adiknya. Lebih-lebih ketika satu saat ia menasihati Ryan cepat menikah, agar orangtuanya mendapat momongan. "Nanti kalau kamu berangkat tua, anak-anakmu sudah besar," kata Wasis kepada Ryan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ryan marah. Ia kembali ke rumahnya. Sejak itu, Ryan tak pernah bertemu atau mampir ke rumah Wasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cerdas, Cekatan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lingkungan kawan dan gurunya di SD-SMP-SMA, di samping dikenal lebih dekat dan lebih banyak berkawan dengan perempuan, Ryan dikenal cerdas, cekatan, dan pandai bergaul. Ia sempat menjadi siswa sekolah favorit, SMA Negeri Satu, Jombang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sejak SD dia lebih dekat dan disayang kawan-kawan perempuannya karena sikapnya yang periang, berbudi halus, dan cerdas. Guru-guru senang kepadanya. Di sekolah, dia di atas rata-rata. Ya, dia suka bulu tangkis dan voli," tutur Umi Habibah (40), mantan guru Ryan di SD Negeri Dua, Jatiwates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepengamatannya, sikap Ryan menjadi seperti perempuan ketika SMP. Ryan melanjutkan SMP-nya di SMP Negeri I,Tembelang. Menurut mantan gurunya di situ, Marsudi (47) dan Marmiati (48) yang ditemui terpisah, Ryan banyak terlibat kegiatan kesenian, terutama menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah, kalau sudah soal ini, dia jadi begitu sibuk. Kalau tidak jadi panitia ya manggung. Kalau tidak di kamar rias membantu kawan-kawannya, ya menari. Kalau tidak, ya jadi peragawan," kenang Marsudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah satu saat Ryan datang ke rumah Marsudi meminjam uang untuk modal menjadi penghibur (entertainer) yang handal. "Jauh setelah itu, ketika dia mampir ke rumah saya lagi, dia mengaku telah sukses di Jakarta sebagai penghibur. Cara berbusananya pun sudah seperti kaum Jet Set Jakarta," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi menurut kawan masa kecilnya, Wafiyul Ahdi (27), lama lama Ryan tak lagi menyenangkan. Tak lagi secerdas, secekatan dulu. Budi baiknya pun kian merosot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki bangku SMA, Ryan mulai suka membual tentang kesuksesan dirinya. "Dia mengaku punya perusahaan antara lain di Jakarta dan Australia. Dia suka mengobral janji. Dia mengaku sebagai anak seorang tokoh di Jombang dan mengingkari kedua orangtuanya. Saya prihatin. Ryan yang dulu sudah berubah," jelas Ahdi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, lanjutnya, dulu waktu SMP, dia orang yang tabah menghadapi ejekan kawan-kawannya yang menganggap dirinya banci. Setiap ejekan, ia balas hanya dengan senyuman cerah. Ryan tetap terbuka dan tak pernah membedabedakan kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ke Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman Ryan lainnya di SMA Kabuh, Sulistyowati (30), beda pendapat. Menurut dia, selama sekolah di sana, Ryan tetap sabar diejek banci oleh kawan-kawannya. Kekuatannya merayu dan meyakinkan orang bahkan kian menonjol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski demikian, di SMA, Ryan kian labil. Di SMA Satu dia cuma sebulan. Pindah ke SMA Kabuh dan bertahan satu semester, lalu pindah ke SMA III. Di sana ia cuma bertahan sebulan, setelah itu ia ke Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ibu kota, ia merasa lebih diterima dan bertemu kalangan homoseks dari kalangan menengah ke atas sampai akhirnya ia membunuh Guruh alias Guntur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban Ryan berikutnya adalah Grandy (25) seorang warga negara Belanda yang ia bunuh pada bulan Januari 2008. Lalu Vincentius Yudhy Priyono (30), dan Ariel Somba Sitanggang (34) yang ia bunuh pada bulan April.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga jenazah ditemukan terkubur dekat kuburan Guruh. Tepatnya di belakang peturasan. Polisi mulai membongkar rangkaian pembunuhan yang ia lakukan ketika ditemukan tujuh potongan mayat di Jalan Kebagusan Raya, dekat SD Negeri Ragunan XIV, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (12/7) pukul 08.00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah kemudian dikenali sebagai Heri Santoso (40). Menanggapi kasus Ryan, Psikolog Forensik UI, Reza Indragiri Amriel mengutip sejumlah hasil riset mengatakan, separuh kasus pembunuhan berangkai dilakukan oleh orang-orang yang mengalami penganiayaan psikologis ketika kecil seperti dialami Ryan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memulihkan kondisi kejiwaan Ryan, "Prinsipnya, korban harus merasa diterima lingkungannya. Ia harus sadar bahwa ia salah, tetapi ia bukan lantas menjadi sampah. Setelah mulai tumbuh sikap itu, barulah diadakan serangkaian terapi psikologis lainnya," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang makna kolam ikan bagi Ryan? "Ia seperti hendak mengubur masa kecilnya yang pahit dengan balas dendam, lalu menguburkannya bersama-sama di sana."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :&lt;strong&gt;Ingki Rinaldi,C Windoro AT &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network. Kompas&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;* &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Beri komentar anda tentang Ryan. Dan aku yakin suara anda adalah termasuk suara yang mewakili sudut pandang seseorang yang peduli Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8040535673917700039?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8040535673917700039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8040535673917700039' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8040535673917700039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8040535673917700039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/di-kolam-ikan-ryan-mengubur-dendam-dan.html' title='Di Kolam Ikan, Ryan Mengubur Dendam dan Kenangan Pahit'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI2hgSTrsbI/AAAAAAAAASg/ro_CaCo7VY8/s72-c/110718p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-5751169587586488654</id><published>2008-07-28T11:38:00.006+07:00</published><updated>2008-08-07T18:45:12.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen-ku'/><title type='text'>Jangan Panggil Durhaka..!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Anak bukan milik....anak adalah titipan. mari kita jaga konsep itu bersama-sama&lt;br /&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI1OyPIPCKI/AAAAAAAAASY/Z15la-5LZVM/s1600-h/bayi-tidur.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI1OyPIPCKI/AAAAAAAAASY/Z15la-5LZVM/s320/bayi-tidur.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5227921367408511138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah menyebutku anak durhaka…!!&lt;br /&gt;Sebab konotasi durhaka bagiku adalah sebuah hal yang buruk dan tak punya argumentasi untuk kebenaran. Durhaka memberi makna sesuatu yang tak berterima kasih, sesuatu yang acuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku adalah anak panah yang lepas dari busur. Karena mereka menyiapkan bidikan kea rah sasaran. Namun kita tidak pernah tahu, ketika saat melesat, ada angin yang menghempas keras sehingga anak panah itu meleset dari bidikan. Atau mungkin tanganmu gemetar ketika memegang busur sehingga anak panah itu bergoyang. Dan tidak selayaknya menyalahkan anak panah yang telah tembakkan&lt;br /&gt;…………………&lt;br /&gt;Sesosok janin yang berkembang menjadi jabang dan orang menyebutnya bayi mungil, dilahirkan dalam keadaan bersinar, tangisnya adalah menyambut dunia, tangisnya adalah harapan semua. Dan tangisnya adalah buah cinta yang perlu dipelihara.”&lt;br /&gt;…aku mengakhiri tulisanku yang besok harus diserahkan ke tabloid tempat kerjaku.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;……………&lt;br /&gt;Cukup lama aku memandang amanah Tuhan yang tergolek disisi istriku. Matanya yang terpenjam sambil mulut menetek kuat ibunya sangat menandakan betapa damainya terlahir menikmati dunia dengan lingkupan cinta. Begitu juga aku, merasakan yang sama, apalagi ketika air hangat mengalir menyentuh kulit pahaku. Semakin damai karena telah menjadi manusia pilihan Tuhan yang dititipi sosok kesucian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarum jam semakin beranjak ke kanan, tepatnya berada dalam posisi jam 2 (dua). Malam semakin larut dalam kesenyapan. Dan dalam kesenyapan malam dan kelelapan tidur, beberapa kali dibangunkan oleh tangis anakku yang kuartikan seolah menyapa malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terakhir kali tangis itu pecah agak lama, sebab seekor nyamuk telah memberikan rasa gatal pada pangkal pahanya. Istriku terbangun dan matanya melirik bentol merah itu, dan tanpa perintah…. Sebuah jalar bambu diayunkan dan mengenai nyamuk yang tak kuat melayang karena tumbuhnya hitam gemuk karena kebanyakan darah.&lt;br /&gt;”tess…” Nyamuk itu jatuh dan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuperhatikan wajah istriku tersenyum puas. Sejenak aku meliriknya. Dan hatiku mulai bertanya…..apakah itu perwujudan kasih sayang atau perasaan memilikinya yang begitu besar dari nyawa berbentuk mungil ini. Aku memandang wajah tanpa dosa kecil itu yang mulutnya kembali menetek pada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kulanjutkn tidurku…sempat aku berharap…semoga peristiwa seperti tadi bukan tanda pamrih istriku bagi anakku untuk kemudian hari karena ku berpikir sudah sepantasnya kita memberikan pelindungan dari titipan yang dipercayakan kita.&lt;br /&gt;“Goblok”…terdengar teriakan tetanggaku sebelah membentak anaknya&lt;br /&gt;Aku terbangun pukul 5 pagi, bukan karena alarm jam. Namun teriakan itu menusuk telingaku dan tak bisa membuatku untuk tertidur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Brakkk..!!” sebuah bunyi yang agak memekakkan telinga terdengar begitu berisik.&lt;br /&gt;Kulihat anakku masih saja terlelap sedangkan istriku yang telah bangun hanya menggelengkan kepala sambil matanya mengarah ke samping, asal bunyi tadi.&lt;br /&gt;“Bak mandi saja masih kosong, apa mau mandi pake tanah..!!”&lt;br /&gt;“Percuma saja ibumu memandikan kamu waktu kecil.”&lt;br /&gt;“Saatnya kamu menganti jasa ibu…tau.”&lt;br /&gt;“Glontang.”. Suara berisik itu kembali terdengar, dan sejenak ditimpali suara tangis&lt;br /&gt;Ya…tangis Andi yang baru masuk kelas 2 SD itu begitu sering, seakan tak jemu menyapa pagi dengan kepedihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak, aku melihat anakku yang masih pulas, dan kuperhatikan istriku sehingga mata kami saling beradu. Kami saling tatap dalam kebisuan tanpa ada respon kata sama sekali. Mungkin yang kami pikirkan sama, kemudian kami saling menatap wajah damai anakku.&lt;br /&gt;Suasana kembali sunyi.&lt;br /&gt;………………………&lt;br /&gt;Air wudlu telah membasuh wajahku, dan setelah sholat subuh. Aku mengangkat tangan untuk mulai memanjatkan ….&lt;br /&gt;“Brak….!!”&lt;br /&gt;“Dasar Anak pemalas, gak tau diri, bangsat!!! Anak durhaka…!!&lt;br /&gt;“Anak Anjing…!!”&lt;br /&gt;Suara itu kembali menyeruak, dan yang ini semakin menggores keindahan pagi.&lt;br /&gt;Tak kuasa aku mendengar, hati ini seperti ditikam pedih, namun kupaksakan tangan ini untuk tetap terangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan….pagi ini tak banyak kata yang aku mohonkan….hanya satu Rabbi…kuatkan dan jadikan kami orang yang bijaksana dalam menjaga amanahmu. Jadikan kami orang yang tak merasa memiliki. Jadikan kami orang-orang yang paham akan hakekat tanda-tanda-MU.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“oek..oekkkk…!!” aku tersentak dengan suara itu, dan itu begitu jelas.&lt;br /&gt;Wajahku kupalingkan kebelakang, sesosok bayi mungil tersenyum damai dalam gendongan istriku.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-5751169587586488654?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/5751169587586488654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=5751169587586488654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5751169587586488654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5751169587586488654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/jangan-panggil-durhaka.html' title='Jangan Panggil Durhaka..!!'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI1OyPIPCKI/AAAAAAAAASY/Z15la-5LZVM/s72-c/bayi-tidur.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-997959190816109059</id><published>2008-07-28T10:05:00.004+07:00</published><updated>2008-08-13T08:55:18.015+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>PROSESI  WISUDA YANG BIKIN BERANG</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sorry teman..baru bisa share story nih…soalnya baru saja sakit.&lt;br /&gt;Sekarang dah mendingan….namun suara nih masih serak dibawah -25 oktav (he..he..)..belum normal nih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok… dah…. Mulai cerita nih&lt;br /&gt;……………………………………………………………………….&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Awal yang tidak mengenakkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat hari jum’at pagi jam 7 kurang, aku, istri n my baby sudah start. Sepeda jepang-ku menyusuri jalan desa yang bisa membuat bisul di pantat pecah..soalnya jalan yang seharusnya selesai bulan lalu, tidak kunjung selesai karena pengembangnya melarikan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok…sampai di lokasi berkumpul yang ditentukan, masih sepi-sepi saja..soalnya bis yang ditunggu belum juga nongol. Dan dengan wajah agak manyun, beberapa penunggu berusaha menyabarkan diri dengan berbagai aktivitas sambil menunggu bis datang. Dan tepat 1 jam, bis sudah nampak dari arah timur. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menaiki bis, kudengar beberapa teman “nggrundel”, karena bis yang datang adalah minibus. Pastilah berdesak-desakkan….dan ternyata benar…ada beberapa penumpang kebagian duduk di bangku plastik tepat ditengah bis, padahal mereka juga bayar full….. ( nasib..nasib ). Untungnya aku bisa dapatkan tempat duduk sebangku dengan istri ‘n my baby, walaupun harus menekuk kaki akibat jarak antar bangku depan dan belakang tak kurang dari 20 cm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………………..&lt;br /&gt;Bis bergerak menuju arah barat, “…wah..wah pasti lewat arah selatan nih,,,Jombang, cangar, pujon…………………..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa lewat Jombang, kan enakkan lewat Mojokerto…lebih cepat dan ga bikin pusing”. Tanyaku pada sopir.&lt;br /&gt;Sopir menjawab lirih…” Disuruh lewat sini pak….sebetulnya sih enakkan lewat Mojokerto..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang aku akui, lewat jalur Jombang itu pemandangan bagus, namun jalan yang berkelok-kelok itu pasti membuat aku ada “kerjaan baru”.&lt;br /&gt;Kerjaan baru…? Yach … apa yang aku khawatirkan ternyata terwujud juga. Istri dan anakku muntah-muntah dan aku harus sibuk memijit, mengoleskan kayu putih dan memegang kantong plastik untuk tempat muntah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Parkiran Yang Semrawut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Malang, sopir kebingungan dengan tempat yang dituju. Soalnya Koordinator tidak mendampingi dan tidak memberi instruksi. Untungnya ada beberapa teman yang ingat akan lokasi tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu mau masuk jalan yang ada di dekat kampus. Rombongan kita di cegat  seorang “Tukang Parkir”.&lt;br /&gt;“ Parkir disini saja…soalnya penuh…!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah..ini akal-akalan tukang parkir liar. Lagian kalo parkir disini jalan ke kampus menempuh 1/2 km..mati aku..!!&lt;br /&gt;Akhirnya kami bersepakat..bagaimanapun bis harus bias parkir sedekat mungkin dengan kampus.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan memang parkir di depan kampus sudah penuh sesak. Namun bis kami berusaha untuk mencari tempat yang bisa untuk parkir.&lt;br /&gt;Untungnya dapat ..walaupun di jalan perumahan.&lt;br /&gt;Aku berpikir…………wah payah…!!!! Kenapa koordinator kampus kok ga professional…seharusnya untuk urusan parkir disediakan, jadi tidak ruwet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat parkiran itu membuat aku berpikiran, ga perlu ke kampus dan langsung ke hotel aja..atau rekreasi lah, daripada mengikuti acara gladi resik di kampus. Menurutku itu tidak simple, masalah prosesi itu mahasiswa bisa dikasih arahan lewat sosialisasi koordinator cabang, itu sudah cukup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menjadi Gelandangan di Kota Malang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah acara gladi resik selesai. Kami bersepakat untuk langsung pulang. Maklum hari sudah petang dan kondisi fisik kami mulai lelah. Apalagi besok harus bangun pagi-pagi untuk acara wisuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa yang terjadi, saya perhatikan beberapa mahasiswa putra bingung masalah penginapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penginapan kan tanggung jawab koordinator. Seperti janji kemarin?” tanyaku pada salah seorang rekan istriku.&lt;br /&gt;“Iya mas…tapi ini koordinatornya ga tanggung jawab. Di hubungi tidak bisa..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mati aku…. Bagaimana ntar istri dan anakku tidur? Kulihat beberapa orang yang juga mengajak anaknya juga kebingungan.&lt;br /&gt;Setelah dibiarkan lebih 1 jam seperti gelandangan, Akhirnya beberapa rekan berinisiatif mencari tempat sendiri melalui calo. Namun…selang beberapa waktu… koordinator goblok itu tiba….&lt;br /&gt;“Gimana pak ..masalah hotelnya?”&lt;br /&gt;“sabar..sabar..sudah kita booking”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya…kami disuruh naik bis dan mulai berangkat menuju penginapan yang dijanjikan. Dengan perasaan kesal dan sedikit agak lega, kami pun mengikuti perintahnya. Sedangkan penawaran dari sang calo terpaksa di batalkan.&lt;br /&gt;Namun…. Dalam perjalanan kami dihentikan koordinator di depan stasiun KA. Dan aku lihat beberapa koordinator seperti berunding dan nampak kebingungan.&lt;br /&gt;Wah payah…. Berarti mereka belum dapat penginapan…tujuan mereka membawa kami adalah supaya jalan di depan kampus ga macet karena bis kami yang parkir dan yang kedua menenangkan hati kami yang mulai panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah ga sabar lagi……&lt;br /&gt;Untungnya tepat 1 jam bis disuruh berangkat dengan salah seorang koordinator berkulit hitam, botak ikut sebagai penunjuk arah.&lt;br /&gt;Bis kami berhenti tepat di depan hotel….Hotel??? bukan …!! Tidak pantas disebut hotel….tapi losmen…ya losmen!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah payah….ini pasti tidak beres.&lt;br /&gt;Ketika koordinator berunding dengan pihak losmen… aku menyelonong masuk.&lt;br /&gt;“Pak …ada apa ini…kami kok dipingpong kayak begini?” tanyaku kepada koordinator&lt;br /&gt;“Ga ada apa-apa pak…?”&lt;br /&gt;“Kenapa cari hotel kok lama, katanya kemaren sudah dibooking?”&lt;br /&gt;“Memang sudah di booking, namun kita menunggu kedatangan dari rombongan lain.”&lt;br /&gt;“O..begitu.. berarti itu alasannya…? Kenapa kita ga di suruh duluan jadi ga nunggu lama?&lt;br /&gt;“ntar yang lain kesasar…!”&lt;br /&gt;Busyet….Amblek!!...jawaban apa, alasan apa itu…kalo memang benar kenapa setiap rombongan ga dikasih alamat yang jelas. Alasan itu hanya untuk menutup-nutupi ke-tidak profesiobnal mereka. Padahal mereka baru saja mencari-cari hotel dan ketemu losmen kayak begini.&lt;br /&gt;“Ok…. Terus masalah tarif per kamar..?” tanyaku lagi&lt;br /&gt;”Gampang pak…itu urusan koordinator”&lt;br /&gt;Jawaban sangat lucu itu membuat merah telingaku. Kenapa ga transparan saja? Kalo cari untung bilang saja?&lt;br /&gt;Aku ga mau ribut-ribut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku mau masuk kamar, koordinator berjenggot yang gayanya sok alim padahal kata teman-teman ia paling doyang uang. (Tuyul..kali), itu merangkul aku. &lt;br /&gt;”sabar pak, mohon maaf”&lt;br /&gt;“Ok lah pak, tapi bapak harus professional, kasihan teman-teman ditelantarkan seperti gelandangan dan dipingpong.”&lt;br /&gt;“Iya pak…saya minta maaf”&lt;br /&gt;Akhirnya..kita masuk losmen, aku lihat model losmennya seperti-nya aku kenal. Dimana yach bentuk losmen kayak ini?....o ya di film-film horror.&lt;br /&gt;Losmen yang sangat jauh dibilang bagus. Temboknya aja peninggalan jaman belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang loby aku didatangi koordinator berjanggut. Ini pak kuncinya…satu kamar 2 keluarga dan harga satu kamar Rp.60.000,-&lt;br /&gt;Duink…Busyett….2 keluarga!!! &lt;br /&gt;Kalo satu kamar dua keluarga…rencana bulan madu batal….wah…wah!!&lt;br /&gt;“Apa ga ada yang satu kamar satu?”&lt;br /&gt;“Ga ada pak.”&lt;br /&gt;Akhirnya aku mengalah….. masuk kamar kulihat lemari kuno, kasur jelek dan tanpa selimut. Masuk kamar mandi air kran ga menetes….Sial…Sial..!!&lt;br /&gt;Koordinator brengsekkkk!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pagi Yang Muram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi sekali aku bangun, aku keluar kamar dan kulihat beberapa teman istriku sudah siap-siap dan berdandan. Aku pergi keluar losmen untuk sekedar jalan-jalan dan kembali. Ku lihat tukang photo sudah berada di hotel dengan kain backgroundnya dan beberapa calon sarjana itu berebut photo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lihat istriku ssedang bersolek dengan baju kebanggaannya…TOGA…baju sakral sementara, yang katanya bisa mengubah dunia..he…he. Sedangkan aku lihat anakku dengan baju baru masih sibuk bermain dengan mainannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya kami keluar kamar…. Dirung loby..aku menedengar ada teman istriku yang kehilangan HP….!!  Wow…..Losmen yang bersahabat……!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu kami berangkat menuju kampus, dan sampai di depan kampus…jalanan macet sekali. Istriku dan teman-teman turun lebih dulu sebab untuk masuk, calon wisudawan berbeda dengan tamu. Wisudawan di depan dan tamu dari pintu belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Peraturan dari Universitas yang Aneh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan pengiring masuk dari belakang. Anakku ku gendong, dan beberapa teman lain juga menggendong anaknya. Ketika kami mau masuk dan menukar undangan. &lt;br /&gt;“Ma’af, hanya satu orang…anak kecil dilarang masuk..!”&lt;br /&gt;Busyet….peraturan apaan ????&lt;br /&gt;“Kenapa emangnya mbak….. kan bisa dipangku?” tanyaku&lt;br /&gt;“Ma’af pak, sudah peraturan.”&lt;br /&gt;“Peraturan..ok. mbak!!! Perlu mbak ketahui kami jauh-jauh ingin menyaksikan prosesi.”&lt;br /&gt;“Iya pak…bapak bisa lihat prosesi lewat monitor di luar.”&lt;br /&gt;Kebo gudel……Sebuah peraturan yang tidak sangat sopan…!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya berpikir…. Universitas apaan….kok ga professional?? Kenapa jika ada peraturan brengsek tersebut ga di khabarkan sejak semula. Sehingga kami bisa memutuskan saat di rumah. AKu heran sama system koordinasi universitas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah menunggu lama. Istriku datang dengan wajah cemberut.&lt;br /&gt;“Lho calon sarjana kok cemberut…?” godaku&lt;br /&gt;“Masak orang dibiarkan kelaparan…. ?”&lt;br /&gt;“Lho kok bisa?”&lt;br /&gt;“Katanya disuruh menukar kartu untuk dapat nasi….eh katanya disuruh ke koordinator, Tanya ke koordinator….sudah ga ada.”&lt;br /&gt;Payah…payah…..payah……..!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Memberi Support &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akhirnya bis mulai melaju untuk pulang. Dan sebelumnya aku sudah mewanti-wanti kepada pak sopir untuk lewat jalur timur, supaya aku gak dapat “kerjaan” lagi.&lt;br /&gt;Ok…dan akhirnya bis meluncur.&lt;br /&gt;Namun dalam perjalanan ada suatu yang aneh, dan itu membikin aku berang. Soalnya teman-teman disuruh menarik uang losmen per kepala Rp.25.000,-. Katanya per-kamar Rp.60.000,-. Jika per orang Rp.25.000,- jadi per-kamar kenanya Rp.100.000,-.&lt;br /&gt;Sekali lagi… kita di jebak….di bohongi..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terang saja aku minta penjelasan.&lt;br /&gt;“Kemarin bilang segitu sekarang kok lain..”&lt;br /&gt;“Ga tau mas…ini baru dapat sms dari pak”jenggot””.&lt;br /&gt;“Saya bayar ga,,pa..pa bukan masalah uang. Tapi kalo terus di bohongin..itu yang buat saya ga ikhlas..!! Sekarang gimana teman-teman sepakat bayar berapa..?”&lt;br /&gt;“Ya ngalah aja mas…!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duenkkkk..!! …jawaban pasrah itu membuat aku ga bisa berbuat apa-apa&lt;br /&gt;Akhirnya waktu turun sejenak di pasar Lawang…aku hampiri beberapa teman istriku yang pria. Mereka aku ajak diskusi dan sedikit memberi support mereka.&lt;br /&gt;“Sebenarnya saya tidak ikut campur dalam urusan ini, namun saya mempunyai kewajiban terhadap istri saya. Sehingga saya jadi ikut campur masalah ini.!!&lt;br /&gt;Ok…. Saya tahu, sampeyan-sampeyan adalah mahasiswa “butuh” bukan mahasiswa reguler, ikatan perkumpulan sampeyan ga kuat sehingga gampang untuk di tekan. Dari pertama saja kita sudah mengetahui pola permainan yang merugikan kita, dan kita hanya diam saja.”&lt;br /&gt;“Kita takut, mas”&lt;br /&gt;“kenapa takut?....jika anda takut dengan kebohongan, maka anda akan terus menjadi korban.”&lt;br /&gt;Kulihat mereka manggut-manggut…dan berbisik-bisik.&lt;br /&gt;“bagaimana….?”&lt;br /&gt;“Iya betul mas….kita harus lebih solid…”.&lt;br /&gt;“Apalagi untuk pengambilan ijazah mas…kami khawatir disuruh mbayar lagi soalnya mereka tahu kita butuh. Padahal dulu mereka bilang tanpa ada biaya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya diam. Kuhisap rokokku dalam-dalam…menikmati dinginnya hawa pasar lawang. Mataku menatap suatu hal yang menarik…&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;br /&gt;“Seorang bocah kecil…mempermainkan semut dengan memberinya gula sehingga semut itu berdatangan, Setelah semut itu berkumpul…tangan kecil itu menutupnya dengan gelas..sehingga semut itu terperangkap..!!”&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-997959190816109059?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/997959190816109059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=997959190816109059' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/997959190816109059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/997959190816109059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/prosesi-wisuda-yang-bikin-berang.html' title='PROSESI  WISUDA YANG BIKIN BERANG'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4169913548858288361</id><published>2008-07-23T12:05:00.013+07:00</published><updated>2008-08-13T08:56:19.181+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>JANGAN BERI ISTRIKU HARAPAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ini sebuah realita dan sekaligus curhat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang...itulah panggilan untuk istriku yang aku anggap paling enak di dengar. Pendidikan yang dia kenyam waktu menikah dengan aku hanyalah PGSD. Dan tentunya, pendidikan seperti itu masih terasa kurang layak untuk seseorang yang menjatuhkan guru sebagai profesi-nya. Sebab dengan tingginya nilai lulusan akademis menjadi tolak ukur jaminan harga dan kwalitas...(katanya...!!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kwalitas...??.. nyata nya banyak mahasiswa paketan...!! Cukup dengan membayar XXXX bisa ditransfer..kuliah seadanya..bisa dapaetin ijazah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Mahasiswa paketan itulah yang menjadi pilihan istriku..!! ...pada dasarnya aku agak keberatan, sebab itu pembodohan diri dan penipuan publik. Namun iklim dan kondisi membuat aku menjadi orang yang munafik..!! Allah ma'afkan aku..!!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kini, aku dihadapkan dengan harga paketan XXXXXXX yang aku anggap adalah hal yang tidak murah. Sebab harga segitu bisa untuk membelikan susu kalsium dan nutrisi otak buat anakku...!!! Suatu hari Khabar punya khabar...bahwa Mahasiswa yang meneruskan jenjang S-1 akan diberikan Subsidi yang bernama BEASISWA....yach BEASISWA..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita...hari demi hari ...kata-kata beasiswa yang dulu dianggap sebagi sang harapan, kini menjadi usang ditelinga teman2 mahasiswa istriku. Dan ..kenyataan dana-dana bontot (ini-itu, alasan ini alasan itu) bergulir sehingga jatah susu anakku semakin terkurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap ditanyakan ke pihak yang bersangkutan,...MOHON SABAR dan TUNGGU...!! Lagu lama yang selalu ngetrend..!!...sampai besok aku menghadiri Wisuda yang aku anggap kepalsuan dan hasil kemunafikan, aku hadiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan cerita beasiswa semaking usang, dan menjadi bahan impian....!!! &lt;br /&gt;Semoga dalam wisuda nanti tidak ada sebuah prakata dari seorang bijak..."Guru adalah harapan bangsa".&lt;br /&gt;Sebab aku terlalu risih dengan kata harapan. Karena kita masih berada di negara yang ingin merubah impian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIdP0w_aB7I/AAAAAAAAASQ/rSNEn9Wv8ts/s1600-h/AddEmoticons12638.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIdP0w_aB7I/AAAAAAAAASQ/rSNEn9Wv8ts/s400/AddEmoticons12638.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226233660509390770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;namun satu pesan aku kepada istriku....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;....Jika kamu diberikan harapan yang berupa impian....&lt;br /&gt;lakukan tugasmu dengan ke-ikhlasan dan Berikan kepada anak didikmu...IMPIAN YANG BERBUAH KENYATAAN...&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;....&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tunggu hasil laporanku setelah wisuda besok!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;blink&gt;&lt;font color:"#ff0000"&gt;Jum'at - Minggu ke Malang.&lt;/font&gt;&lt;/blink&gt;&lt;/center&gt; &lt;center&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Membosankan...&lt;/span&gt;!!&lt;/center&gt;&lt;br/&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIdPe6hIK9I/AAAAAAAAASI/8YCrQY8yS0A/s1600-h/yoci_81.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIdPe6hIK9I/AAAAAAAAASI/8YCrQY8yS0A/s400/yoci_81.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226233285109623762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img alt="Generated Image" src="http://www.h-master.net/web2.0/image/(reflect)Don't Be SadBETA.png"/&gt;&lt;/center&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4169913548858288361?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4169913548858288361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4169913548858288361' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4169913548858288361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4169913548858288361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/jangan-beri-istriku-harapan.html' title='JANGAN BERI ISTRIKU HARAPAN'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIdP0w_aB7I/AAAAAAAAASQ/rSNEn9Wv8ts/s72-c/AddEmoticons12638.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7417927137643374973</id><published>2008-07-23T07:57:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T20:00:46.267+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>BIOGRAPHY of CHAIRIL ANWAR</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaDDkXAFgI/AAAAAAAAARE/tbBDTAMQRrQ/s1600-h/180px-chairil.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaDDkXAFgI/AAAAAAAAARE/tbBDTAMQRrQ/s320/180px-chairil.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226008514933036546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Chairil Anwar &lt;/strong&gt;(Medan, 26 Juli 1922 — Jakarta, 28 April 1949) atau dikenal sebagai "Si Binatang Jalang" (dalam karyanya berjudul Aku [1]) adalah penyair terkemuka Indonesia. Bersama Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh H.B. Jassin sebagai pelopor Angkatan '45 dan puisi modern Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masa kecil&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dilahirkan di Medan, Chairil Anwar merupakan anak tunggal. Ayahnya bernama Toeloes, yang bekerja sebagai pamongpraja. Dari pihak ibunya, Saleha dia masih punya pertalian keluarga dengan Sutan Sjahrir, Perdana Menteri pertama Indonesia. [1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chairil masuk Hollands Inlandsche School (HIS), sekolah dasar untuk orang-orang pribumi waktu penjajah Belanda. [2] Dia kemudian meneruskan pendidikannya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs, sekolah menengah pertama belanda, tetapi dia keluar sebelum lulus. Dia mulai untuk menulis sebagai seorang remaja tetapi tak satupun puisi awalnya yang ditemukan.[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia sembilan belas tahun, setelah perceraian orang-tuanya, Chairil pindah dengan ibunya ke Jakarta di mana dia berkenalan dengan dunia sastera. Meskipun pendidikannya tak selesai, Chairil menguasai bahasa Inggris, bahasa Belanda dan bahasa Jerman, dan dia mengisi jam-jamnya dengan membaca pengarang internasional ternama, seperti: Rainer M. Rilke, W.H. Auden, Archibald MacLeish, H. Marsman, J. Slaurhoff dan Edgar du Perron. Penulis-penulis ini sangat mempengaruhi tulisannya dan secara tidak langsung mempengaruhi puisi tatanan kesusasteraan Indonesia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Masa Dewasa&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Nama Chairil mulai terkenal dalam dunia sastera setelah pemuatan tulisannya di "Majalah Nisan" pada tahun 1942, pada saat itu dia baru berusia dua puluh tahun. Hampir semua puisi-puisi yang dia tulis merujuk pada kematian.[4]. Chairil ketika menjadi penyiar radio Jepang di Jakarta jatuh cinta pada Sri Ayati tetapi hingga akhir hayatnya Chairil tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkannya.[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua tulisannya yang asli, modifikasi, atau yang diduga diciplak dikompilasi dalam tiga buku : Deru Campur Debu (1949); Kerikil Tajam Yang Terampas dan Yang Putus (1949); dan Tiga Menguak Takdir (1950, kumpulan puisi dengan Asrul Sani dan Rivai Apin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Akhir Hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Vitalitas puitis Chairil tidak pernah diimbangi kondisi fisiknya, yang bertambah lemah akibat gaya hidupnya yang semrawut. Sebelum dia bisa menginjak usia dua puluh tujuh tahun, dia sudah kena sejumlah penyakit. Chairil Anwar meninggal dalam usia muda karena penyakit TBC[6] Dia dikuburkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta. Makamnya diziarahi oleh ribuan pengagumnya dari zaman ke zaman. Hari meninggalnya juga selalu diperingati sebagai Hari Chairil Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Buku-buku&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Deru Campur Debu (1949) &lt;br /&gt;- Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Putus (1949) &lt;br /&gt;- Tiga Menguak Takdir (1950) (dengan Asrul Sani dan Rivai Apin) &lt;br /&gt;- "Aku Ini Binatang Jalang: koleksi sajak 1942-1949", diedit oleh Pamusuk Eneste, - -- kata penutup oleh Sapardi Djoko Damono (1986) &lt;br /&gt;- Derai-derai Cemara (1998) &lt;br /&gt;- Pulanglah Dia Si Anak Hilang (1948), terjemahan karya Andre Gide &lt;br /&gt;- Kena Gempur (1951), terjemahan karya John Steinbeck &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Terjemahan ke dalam bahasa asing&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya Chairil juga banyak diterjemahkan ke dalam bahasa asing, antara lain bahasa Inggris, Jerman dan Spanyol. Terjemahan karya-karyanya di antaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- "Sharp gravel, Indonesian poems", oleh Donna M. Dickinson (Berkeley? California, 1960) &lt;br /&gt;- "Cuatro poemas indonesios [por] Amir Hamzah, Chairil Anwar, Walujati" (Madrid: Palma de Mallorca, 1962) &lt;br /&gt;- Chairil Anwar: Selected Poems oleh Burton Raffel dan Nurdin Salam (New York, New Directions, 1963) &lt;br /&gt;- "Only Dust: Three Modern Indonesian Poets", oleh Ulli Beier (Port Moresby [New Guinea]: Papua Pocket Poets, 1969) &lt;br /&gt;- The Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar, disunting dan diterjemahkan oleh - Burton Raffel (Albany, State University of New York Press, 1970) &lt;br /&gt;- The Complete Poems of Chairil Anwar, disunting dan diterjemahkan oleh Liaw Yock Fang, dengan bantuan H. B. Jassin (Singapore: University Education Press, 1974) &lt;br /&gt;- Feuer und Asche: sämtliche Gedichte, Indonesisch/Deutsch oleh Walter Karwath (Wina: Octopus Verlag, 1978) &lt;br /&gt;- The Voice of the Night: Complete Poetry and Prose of Chairil Anwar, oleh Burton Raffel (Athens, Ohio: Ohio University, Center for International Studies, 1993) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Karya-karya tentang Chairil Anwar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;- Chairil Anwar: memperingati hari 28 April 1949, diselenggarakan oleh Bagian Kesenian Djawatan Kebudajaan, Kementerian Pendidikan, Pengadjaran dan Kebudajaan (Djakarta, 1953) &lt;br /&gt;- Boen S. Oemarjati, "Chairil Anwar: The Poet and his Language" (Den Haag: Martinus Nijhoff, 1972). &lt;br /&gt;- Abdul Kadir Bakar, "Sekelumit pembicaraan tentang penyair Chairil Anwar" (Ujung Pandang: Lembaga Penelitian dan Pengembangan Ilmu-Ilmu Sastra, Fakultas Sastra, Universitas Hasanuddin, 1974) &lt;br /&gt;- S.U.S. Nababan, "A Linguistic Analysis of the Poetry of Amir Hamzah and Chairil Anwar" (New York, 1976) &lt;br /&gt;- Arief Budiman, "Chairil Anwar: Sebuah Pertemuan" (Jakarta: Pustaka Jaya, 1976) &lt;br /&gt;- Robin Anne Ross, Some Prominent Themes in the Poetry of Chairil Anwar, Auckland, 1976 &lt;br /&gt;- H.B. Jassin, "Chairil Anwar, pelopor Angkatan '45, disertai kumpulan hasil tulisannya", (Jakarta: Gunung Agung, 1983) &lt;br /&gt;- Husain Junus, "Gaya bahasa Chairil Anwar" (Manado: Universitas Sam Ratulangi, 1984) &lt;br /&gt;- Rachmat Djoko Pradopo, "Bahasa puisi penyair utama sastra Indonesia modern" (Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1985) &lt;br /&gt;- Sjumandjaya, "Aku: berdasarkan perjalanan hidup dan karya penyair Chairil Anwar (Jakarta: Grafitipers, 1987) &lt;br /&gt;- Pamusuk Eneste, "Mengenal Chairil Anwar" (Jakarta: Obor, 1995) &lt;br /&gt;- Zaenal Hakim, "Edisi kritis puisi Chairil Anwar" (Jakarta: Dian Rakyat, 1996) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ingin Lebih kenal dengan Chairil Anwar..?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;^ Artikel tentang Chairil Anwar, awalnya dimuat di Suara Merdeka &lt;br /&gt;^ http://www.seasite.niu.edu/flin/literature/chairil-anwar_lat15.html &lt;br /&gt;^ http://www.kirjasto.sci.fi/chairil.htm &lt;br /&gt;^ http://www.seasite.niu.edu/flin/literature/chairil-anwar_lat15.html &lt;br /&gt;^ http://alwishahab.wordpress.com/2007/08/03/bertemu-pujaan-chairil-anwar/ &lt;br /&gt;^ "Chairil Anwar Legenda Sastra yang Disalahpahami", Sajak.Blogspot, diakses Juni 2007&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7417927137643374973?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7417927137643374973/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7417927137643374973' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7417927137643374973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7417927137643374973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/biography-of-chairil-anwar.html' title='BIOGRAPHY of CHAIRIL ANWAR'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaDDkXAFgI/AAAAAAAAARE/tbBDTAMQRrQ/s72-c/180px-chairil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8531821030013169991</id><published>2008-07-23T07:50:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T20:02:18.795+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>CHAIRIL ANWAR'S POEM</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PRAJURIT JAGA MALAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?&lt;br /&gt;Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,&lt;br /&gt;bermata tajam&lt;br /&gt;Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya&lt;br /&gt;kepastian&lt;br /&gt;ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini&lt;br /&gt;Aku suka pada mereka yang berani hidup&lt;br /&gt;Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam&lt;br /&gt;Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……&lt;br /&gt;Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(194 Siasat,Th III, No. 96, 1949)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MALAM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai kelam&lt;br /&gt;belum buntu malam&lt;br /&gt;kami masih berjaga&lt;br /&gt;–Thermopylae?-&lt;br /&gt;- jagal tidak dikenal ? -&lt;br /&gt;tapi nanti&lt;br /&gt;sebelum siang membentang&lt;br /&gt;kami sudah tenggelam hilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Zaman Baru,No. 11-1220-30 Agustus 1957)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;KRAWANG-BEKASI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi&lt;br /&gt;tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.&lt;br /&gt;Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,&lt;br /&gt;terbayang kami maju dan mendegap hati ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi&lt;br /&gt;Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak&lt;br /&gt;Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.&lt;br /&gt;Kenang, kenanglah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sudah coba apa yang kami bisa&lt;br /&gt;Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami cuma tulang-tulang berserakan&lt;br /&gt;Tapi adalah kepunyaanmu&lt;br /&gt;Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan&lt;br /&gt;atau tidak untuk apa-apa,&lt;br /&gt;Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata&lt;br /&gt;Kaulah sekarang yang berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi&lt;br /&gt;Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenang, kenanglah kami&lt;br /&gt;Teruskan, teruskan jiwa kami&lt;br /&gt;Menjaga Bung Karno&lt;br /&gt;menjaga Bung Hatta&lt;br /&gt;menjaga Bung Sjahrir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sekarang mayat&lt;br /&gt;Berikan kami arti&lt;br /&gt;Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenang, kenanglah kami&lt;br /&gt;yang tinggal tulang-tulang diliputi debu&lt;br /&gt;Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(194 Brawidjaja,Jilid 7, No 16,1957)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DIPONEGORO&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa pembangunan ini&lt;br /&gt;tuan hidup kembali&lt;br /&gt;Dan bara kagum menjadi api&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan sekali tuan menanti&lt;br /&gt;Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.&lt;br /&gt;Pedang di kanan, keris di kiri&lt;br /&gt;Berselempang semangat yang tak bisa mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini barisan tak bergenderang-berpalu&lt;br /&gt;Kepercayaan tanda menyerbu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali berarti&lt;br /&gt;Sudah itu mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAJU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagimu Negeri&lt;br /&gt;Menyediakan api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Punah di atas menghamba&lt;br /&gt;Binasa di atas ditindas&lt;br /&gt;Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai&lt;br /&gt;Jika hidup harus merasai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maju&lt;br /&gt;Serbu&lt;br /&gt;Serang&lt;br /&gt;Terjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Februari 1943)Budaya,Th III, No. 8 Agustus 1954&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji&lt;br /&gt;Aku sudah cukup lama dengan bicaramu&lt;br /&gt;dipanggang diatas apimu, digarami lautmu&lt;br /&gt;Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945&lt;br /&gt;Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu&lt;br /&gt;Aku sekarang api aku sekarang laut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat&lt;br /&gt;Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar&lt;br /&gt;Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak &amp; berlabuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(194 Liberty,Jilid 7, No 297,1954)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AKU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sampai waktuku&lt;br /&gt;‘Ku mau tak seorang kan merayu&lt;br /&gt;Tidak juga kau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu sedu sedan itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ini binatang jalang&lt;br /&gt;Dari kumpulannya terbuang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar peluru menembus kulitku&lt;br /&gt;Aku tetap meradang menerjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka dan bisa kubawa berlari&lt;br /&gt;Berlari&lt;br /&gt;Hingga hilang pedih peri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku akan lebih tidak perduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau hidup seribu tahun lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret 1943&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENERIMAAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kau mau kuterima kau kembali&lt;br /&gt;Dengan sepenuh hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih tetap sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutahu kau bukan yang dulu lagi&lt;br /&gt;Bak kembang sari sudah terbagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan tunduk! Tentang aku dengan berani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kau mau kuterima kembali&lt;br /&gt;Untukku sendiri tapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang dengan cermin aku enggan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret 1943&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;HAMPA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada sri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.&lt;br /&gt;Lurus kaku pohonan. Tak bergerak&lt;br /&gt;Sampai ke puncak. Sepi memagut,&lt;br /&gt;Tak satu kuasa melepas-renggut&lt;br /&gt;Segala menanti. Menanti. Menanti.&lt;br /&gt;Sepi.&lt;br /&gt;Tambah ini menanti jadi mencekik&lt;br /&gt;Memberat-mencekung punda&lt;br /&gt;Sampai binasa segala. Belum apa-apa&lt;br /&gt;Udara bertuba. Setan bertempik&lt;br /&gt;Ini sepi terus ada. Dan menanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DO'A&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kepada pemeluk teguh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;Dalam termangu&lt;br /&gt;Aku masih menyebut namamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar susah sungguh&lt;br /&gt;mengingat Kau penuh seluruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cayaMu panas suci&lt;br /&gt;tinggal kerdip lilin di kelam sunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku hilang bentuk&lt;br /&gt;remuk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku mengembara di negeri asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku&lt;br /&gt;di pintuMu aku mengetuk&lt;br /&gt;aku tidak bisa berpaling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 November 1943&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SAJAK PUTIH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersandar pada tari warna pelangi&lt;br /&gt;Kau depanku bertudung sutra senja&lt;br /&gt;Di hitam matamu kembang mawar dan melati&lt;br /&gt;Harum rambutmu mengalun bergelut senda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba&lt;br /&gt;Meriak muka air kolam jiwa&lt;br /&gt;Dan dalam dadaku memerdu lagu&lt;br /&gt;Menarik menari seluruh aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dari hidupku, pintu terbuka&lt;br /&gt;Selama matamu bagiku menengadah&lt;br /&gt;Selama kau darah mengalir dari luka&lt;br /&gt;Antara kita Mati datang tidak membelah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SENJA DI PELABUHAN KECIL&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;buat: Sri Ajati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kali tidak ada yang mencari cinta&lt;br /&gt;di antara gudang, rumah tua, pada cerita&lt;br /&gt;tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut&lt;br /&gt;menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang&lt;br /&gt;menyinggung muram, desir hari lari berenang&lt;br /&gt;menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak&lt;br /&gt;dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan&lt;br /&gt;menyisir semenanjung, masih pengap harap&lt;br /&gt;sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan&lt;br /&gt;dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1946&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CINTAKU JAUH DI PULAU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintaku jauh di pulau,&lt;br /&gt;gadis manis, sekarang iseng sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perahu melancar, bulan memancar,&lt;br /&gt;di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.&lt;br /&gt;angin membantu, laut terang, tapi terasa&lt;br /&gt;aku tidak ‘kan sampai padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di air yang tenang, di angin mendayu,&lt;br /&gt;di perasaan penghabisan segala melaju&lt;br /&gt;Ajal bertakhta, sambil berkata:&lt;br /&gt;“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!&lt;br /&gt;Perahu yang bersama ‘kan merapuh!&lt;br /&gt;Mengapa Ajal memanggil dulu&lt;br /&gt;Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manisku jauh di pulau,&lt;br /&gt;kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1946&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;MALAM DI PEGUNUNGAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin,&lt;br /&gt;Jadi pucat rumah dan kaku pohonan?&lt;br /&gt;Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:&lt;br /&gt;Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1947&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;YANG TERAMPAS DAN YANG PUTUS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kelam dan angin lalu mempesiang diriku,&lt;br /&gt;menggigir juga ruang di mana dia yang kuingin,&lt;br /&gt;malam tambah merasuk, rimba jadi semati tugu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di Karet, di Karet (daerahku y.a.d) sampai juga deru dingin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berbenah dalam kamar, dalam diriku jika kau datang&lt;br /&gt;dan aku bisa lagi lepaskan kisah baru padamu;&lt;br /&gt;tapi kini hanya tangan yang bergerak lantang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tubuhku diam dan sendiri, cerita dan peristiwa berlalu beku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1949&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DERAI DERAI CEMARA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cemara menderai sampai jauh&lt;br /&gt;terasa hari akan jadi malam&lt;br /&gt;ada beberapa dahan di tingkap merapuh&lt;br /&gt;dipukul angin yang terpendam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku sekarang orangnya bisa tahan&lt;br /&gt;sudah berapa waktu bukan kanak lagi&lt;br /&gt;tapi dulu memang ada suatu bahan&lt;br /&gt;yang bukan dasar perhitungan kini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup hanya menunda kekalahan&lt;br /&gt;tambah terasing dari cinta sekolah rendah&lt;br /&gt;dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan&lt;br /&gt;sebelum pada akhirnya kita menyerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1949&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8531821030013169991?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8531821030013169991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8531821030013169991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8531821030013169991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8531821030013169991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/chairil-anwars-poem.html' title='CHAIRIL ANWAR&apos;S POEM'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4241015259688448280</id><published>2008-07-23T07:19:00.005+07:00</published><updated>2008-08-13T08:54:18.185+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulisan-ku'/><title type='text'>NASIB GURU TAK KUNJUNG MEMBAIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ6FDtZ7WI/AAAAAAAAAQ8/IgPxJp0uhhM/s1600-h/Demo%2520Guru.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ6FDtZ7WI/AAAAAAAAAQ8/IgPxJp0uhhM/s320/Demo%2520Guru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225998644923723106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kelompok yang tak kurang menderitanya di negeri ini adalah guru. Mereka bukan saja menderita karena penghasilan yang…………..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sering tidak memadai, namun karena mereka juga berulang kali harus dipermainkan oleh kebijakan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kebijakan yang kembali menuai kekecewaan adalah janji pemerintah yang akan mengucurkan dana Rp 500.000 per bulan kepada setiap guru. Kontan kebijakan ini disambut dengan gembira oleh para guru. Mereka yang hidup “Senin-Kamis” itu melihat bahwa dengan adanya tunjangan tersebut minimal mereka bisa menggunakannya untuk meningkatkan kualitas diri. Nyatanya, pemerintah hanya akan merealiasikan sebesar Rp 100.000.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan yang kerap disebut sebagai plintat-plintut ini memang amat mengecewakan banyak pihak, dari sekian banyak kekecewaan kepada pemerintah. Masih ingat bagaimana kecewanya para guru ketika mereka mengeluhkan nasibnya? Bukannya meresponi positif, Wakil Presiden Jusuf Kalla bahkan dengan nada marah meminta para guru untuk tidak cengeng dengan mengejek diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu kekecewaan berikutnya datang ketika pemerintah memotong dana pendidikan dengan alasan bahwa dana tersebut sudah termasuk ke dalam anggaran dana pembangunan pendidikan di sektor lain. Kamuflase anggaran pendidikan ini kemudian dimentahkan oleh Mahkamah Konstitusi atas gugatan PGRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sesunggunya kekecewaan masih banyak. Ada dana BOS yang disunat oleh oknum tertentu. Bahkan seorang guru dari daerah terpencil menyatakan bahwa dana untuk sekolah kebanyakan berputar-putar di Dinas Pendidikan,  tanpa pernah tersalurkan kepada masyarakat dan guru yang membutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena terakhir adalah ketika permainan politik datang ke sekolah. Hal ini mengemuka ketika voucher bantuan pendidikan disampaikan menggunakan saluran yang tak lazim, yaitu pelaku politik.  Tindakan yang ternyata sudah lama dilakukan ini adalah sebuah model dari politisasi pendidikan. Model  inilah yang membuat persoalan pendidikan tak pernah putus. Dari masalah ke masalah tak pernah diselesaikan karena pendidikan dianggap sebagai komoditas politik yang bisa diperjualbelikan untuk kepentingan politik  tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa boleh buat, nasib guru memang demikian pula. Persoalan politik selalu saja mengedepan ketika ada kepentingan tertentu di dalamnya. Padahal bagaimana pun sepanjang nasib guru tidak pernah selesai, maka persoalan pendidikan juga tidak akan pernah selesai dalam batasan tertentu. Artinya, kita tidak akan mungkin memaksa mereka untuk bekerja melebihi kapasitas yang ada karena penghargaan yang kita berikan memang tidak memadai untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan nasib guru akan terus begini? Persoalan penting adalah bahwa lembaga yang menyatukan para guru semisal PGRI juga tidak memiliki kekuatan bargaining untuk mendesak dan memaksa pemerintah. PGRI dianggap hanya sebagai sebuah paguyuban semata yang hanya akan bergerak tidak berdasarkan kepentingan taktis tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi masalah adalah andaikan para guru memperjuangkan nasibnya melalui jalur lain, katakanlah lembaga politik semisal DPR, nasibnya tidak akan jauh berbeda. Lihat saja kasus voucher pendidikan tadi, nyata-nyata pemerintah bermain mata dengan DPR supaya mereka tetap mendapatkan keuntungan dari kebijakan yang menyangkut para guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah persoalan yang sangat menyedihkan kita. Para guru yang notabene adalah pekerja pendidikan yang menutupi kelemahan pemerintah dalam membangun negeri ini ternyata diperlakukan dengan amat tidak hormat oleh pemerintah. Maka tidak ada jalan keluar selain bahwa para guru harus berjuang untuk hal itu. Para guru harus menyatukan langkah untuk mengadvokasi dan mengkomunikasikan kepentingan kepada semua pihak. (***)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :Sinar Indonesia Baru, 7 November 2006 &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt; - nantikan artikelku :&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Guru..Besok adalah Pijar Suram&lt;/span&gt; dalam menu My Eyes&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4241015259688448280?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4241015259688448280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4241015259688448280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4241015259688448280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4241015259688448280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/nasib-guru-tak-kunjung-membaik.html' title='NASIB GURU TAK KUNJUNG MEMBAIK'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ6FDtZ7WI/AAAAAAAAAQ8/IgPxJp0uhhM/s72-c/Demo%2520Guru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6695172398529822846</id><published>2008-07-23T07:12:00.003+07:00</published><updated>2008-08-06T23:53:31.666+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Problema Psikologi'/><title type='text'>PERILAKU ANEH BINATANG, TANDA AWAL BENCANA TSUNAMI</title><content type='html'>Sekedar Tahu dan Menambah Ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa bumi dasar laut yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 berkekuatan 9.0 skala Ricther merupakan gempa dengan kekuatan terbesar setelah gempa Alaska pada tahun 1964 dengan kekuatan 9.2. Gempa ini berasal dari Samudera India, yaitu sebelah utara pulau Simeulue dan merupakan ujung pantai barat Sumatra Utara. Gempa ini menghasilkan gelombang raksasa tsunami yang menghancurkan pantai Indonesia, Srilangka, India Selatan, Thailand dan negara lainnya dengan tinggi gelombang lebih dari 30 meter. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini korban jiwa manusia yang tercatat meninggal telah lebih dari 310.000 jiwa. Sedangkan jumlah binatang yang meninggal adalah relatif lebih sedikit atau bisa dikatakan bahwa dampak tsunami pada margasatwa adalah sangat terbatas, sehingga menimbulkan spekulasi bahwa binatang lebih mempunyai kepekaan terhadap bahaya yang akan terjadi. Spekulasi ini dikuatkan oleh beberapa fakta yang terjadi beberapa jam sebelum terjadinya bencana Tsunami. Perilaku aneh beberapa binatang sebelum bencana tsunami telah diamati di Srilangka, sekitar 1 jam sebelum bencana tsunami terjadi, orang-orang di Taman Nasional Yala mengamati 3 ekor gajah berlarian menjauh dari pantai Patanangala menuju perbukitan. Kelelawar secara fantastis banyak berterbangan disebelah selatan kota Dickwella di Srilangka. Dan juga diamati 2 ekor anjing tidak mau diajak mendekati pantai di dekat Galle, padahal setiap harinya anjing-anjing itu berada disekitar tempat itu. Kejadian aneh juga terjadi di Thailand seperti yang di laporkan di media massa bahwa beberapa ekor gajah yang sedang membawa wisatawan berlari menuju bukit, untuk menyelamatkan penunggangnya sebelum bencana tsunami menghancurkan dinding air di Phuket, Thailand. Di sebuah cagar alam pantai selatan India juga diamati sejumlah Flamingo beterbangan menuju hutan yang lebih aman dari cagar alam tersebut sebelum bencana tsunami. Pada saat tsunami melanda Srilangka, sekitar ratusan gajah, macan tutul, harimau, babi hutan, rusa, kerbau air, kera dan mamalia yang lebih kecil serta sejenis reptilia telah melarikan diri dengan selamat menuju ke dataran yang lebih tinggi. Sedangkan sejumlah besar kura-kura ditemukan mati didaerah puing-puing disepanjang pantai di propinsi Aceh. Kepekaaan dan naluri binatang terhadap respon akan timbulnya bahaya yang tidak dimiliki oleh manusia ini bisa digunakan sebagai alat untuk peringatan pertama bencana alam yang bisa digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan manusia sehingga bisa mengurangi jumlah korban jiwa manusia sebagaimana bencana tsunami yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fisiologi yang berhubungan dengan panca indera binatang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binatang memiliki panca indera yang super sensitif terhadap suara, temperature, sentuhan, getaran, aktifitas elektrostatis dan kimia serta medan magnet dan medan listrik. Sensitifitas ini memberikan mereka bisa mengetahui lebih awal beberapa jam sebelum bahaya bencana alam sebagaimana tsunami terjadi. Namun sensitifitas ini tidak dimiliki oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa menimbulkan getaran yang berubah-ubah pada tanah dan air sedangkan angin badai menyebabkan perubahan elektromagnetik di atmosfer. Beberapa binatang mempunyai indera pendegaran dan penciuman yang peka sehingga membuat mereka bisa menentukan sesuatu yang akan datang dihadapannya lebih dahulu daripada manusia. Riset-riset dibidang komunikasi akustik dan seismik telah menunjukkan bahwa beberapa jenis ikan adalah sensitif terhadap getaran frekuensi rendah dan mendeteksi gempa jauh sebelum manusia merasakannya, disamping itu gajah juga bisa merasakan getaran-getaran yang dibangkitkan dari gempabumi yang menyebabkan tsunami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa jenis binatang telah bisa mendengar tsunami yang akan datang dari saat gempa yang meletus dibawah dasar laut. Spesies burung, anjing, gajah, harimau dan binatang lainnya bisa mendeteksi frekuensi infrasonic antara 1-3 hertz dibandingkan manusia hanya pada frekuensi 100-200 hertz, sehingga binatang lebih memiliki sensitifitas pada gelombang suara berfrekuensi rendah dimana manusia tidak bisa mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teori yang terkait dengan kepekaan binatang pada bencana alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori alternatif yang telah mendapatkan persetujuan dari banyak pakar baru-baru ini berkaitan dengan kepekaan binatang pada bencana alam adalah (i) bahwa binatang bisa merasakan perubahan pada medan magnet yang terjadi didekat pusat gempa, sebagai misal adalah burung dara, kura-kura, lebah dan masih banyak lagi; (ii)spesies ikan dikenal sangat sensitif pada variasi perubahan muatan listrik di dalam air yang kadang-kadang adalah merupakan isyarat permulaan terjadinya gempa bumi; (iii) organisme di tanah bisa merespon perubahan polaritas dan konsentrasi ion atmosfir atau muatan partikel, sehingga hal ini bisa menyebabkan binatang tersebut bisa mendeteksi efek ionisasi udara dari gas radon yang kadang-kadang dikeluarkan dari bumi sebelum gempa bumi terjadi; (iv) efek piezoelektrik juga telah menunjukkan bahwa perubahan tekanan yang dikerjakan pada kristal sejenis kwarsa menghasilkan muatan listrik pada permukaan kristal, hal ini dipercaya bisa membangkitkan energi listrik yang cukup untuk membuat terbang ion-ion sebelum, selama dan setelah gempa bumi, sehingga binatang bisa mengantisipasi gempa bumi lebih banyak melalui kepekaannya terhadap gemuruh angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan awal bencana Tsunami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem peringatan tsunami secara umum adalah merupakan suatu sistem untuk mendeteksi tsunami dan mengeluarkan peringatan untuk mencegah terjadinya banyak korban jiwa. Terdiri dari dua buah komponen pokok yaitu jaringan sensor utk mendeteksi gelombang tsunami dan infrastruktur komunikasi untuk mengeluarkan alarm atau sirine yang memperbolehkan evakuasi daerah pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak daerah pantai disekitar Laut Pasifik, terutama Jepang, Hawaii, Polynesia, Alaska dan pantai-pantai Pasifik Amerika Selatan, mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur pengungsian jika terjadi tsunami yang serius. Walaupun begitu banyak lautan lain yang tidak mempunyainya, hal inilah yang menyebabkan banyaknya korban jiwa saat terjadi tsunami 26 Desember 2004 yang terjadi di Lautan India. Dalam sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh PBB pada Januari 2005 di Kobe, Jepang telah diputuskan bahwa Sistem Peringatan Tsunami akan ditempatkan di Lautan India sebagai respon akibat terjadinya Tsunami Laut India 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja penyediaan Sistem Peringatan Awal Tsunami berteknologi tinggi adalah sangat membutuhkan dana yang luar biasa besarnya baik untuk biaya infrastruktur maupun biaya pemeliharaannya. Sebagai contoh seperti yang dikeluarkan oleh Website milik Nasa yang menyebutkan bahwa tiga dari empat peralatan peringatan Tsunami yang dipasang sejak tahun 1948 telah mengalami kerusakan dan biaya kerusakan alarm ini menjadi lebih mahal. Evakuasi perbaikan sistem peringatan di Hawaii ini telah menghabiskan biaya sebanyak 68 juta USD. Dari sini kita bisa membayangkan betapa besarnya biaya untuk penyediaan Sistem Peringatan Awal Tsunami dengan teknologi tinggi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan awal sebelum terjadinya bencana alam ini sebenarnya bisa diperoleh secara alami dari perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana. Binatang telah bisa digunakan secara potensial sebagai sistem peringatan teknologi rendah dan tentu saja biaya yang dibutuhkannya juga jauh lebih murah dibandingkan dengan sistem peringatan berteknologi tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti-peneliti telah lama mempelajari jenis-jenis binatang yang bisa diharapkan bisa mendengar dan merasakan sebelum bumi berguncang dan sebelum ombak besar tsunami menjalar menuju daerah pantai dengan menggunakan kepekaan inderanya sebagai alat prediksi. Kiyoshi Shimamura, seorang dokter kesehatan di Jepang pada bulan September 2003 telah menyampaikan hasil studinya di media massa berkaitan dengan studinya berkaitan dengan perilaku aneh dari anjing seperti menggigit, menyalak yang melampaui batas bisa digunakan sebagai alat untuk meramalkan terjadinya gempa riset ini dikaitkan dengan gempa Kobe pada tahun 1995 yang menewaskan sekitar 6.000 orang. Peneliti dari Turki, Sheldrake juga melakukan studi pada reaksi binatang sebelum terjadinya gempa yang meliputi gempa California tahun 1994 dan gempa Turki tahun 1999. Seperti yang dilaporkan bahwa anjing berperilaku secara misterius dan tidak bisa tidur di tengah malam, burung – burung yang dikandang terlihat gelisah dan kucing-kucing terlihat takut dan selalu ingin bersembunyi sebelum saat terjadinya gempa bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menelaah berbagai macam fakta, teori dan riset yang berkaitan dengan perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana alam seperti yang telah diuraikan diatas, maka kepekaan binatang yang diekspesikan sebagai perilaku aneh ini bisa dimanfaatkan sebagai sistem peringatan awal bencana alam baik gempa bumi maupun tsunami. Perilaku aneh dari binatang ini bisa digunakan untuk meningkatkan kewaspadaan pada manusia terhadap bencana yang akan terjadi. Tentu saja sistem komunikasi yang baik perlu dibangun untuk menyebarkan adanya peringatan awal tsunami ataupun bencana alam yang lainnya baik melalui televisi, radio, internet ataupun penyampaian informasi dari mulut ke mulut. Yang sangat tergantung pada lamanya waktu antara terjadinya gempa dan waktu yang dibutuhkan oleh perambatan tsunami menuju ke populasi disekitar pantai, ini adalah merupakan waktu yang sangat krusial untuk melakukan pengungsian masyarakat sekitar pantai untuk menuju ke daratan yang lebih tinggi, sehingga mereka terselamatkan sebelum datangnya gelombang tsunami. Disamping itu pendidikan tentang bahaya tsunami, tanda-tanda datangnya tsunami, persiapan dan bagaimana cara menyelamatkan diri jika tsunami terjadi pada seluruh masyarakat adalah merupakan faktor yang sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga dengan memahami mulai dari peringatan awal tsunami baik dengan teknologi tinggi maupun dengan teknologi rendah melalui perilaku aneh binatang sebelum terjadinya bencana tsunami sampai dengan bagaimana cara menyelamatkan diri jika tsunami datang, Insya Allah bisa mengurangi jumlah korban jiwa dan tidak seperti kejadian bencana tsunami 26 Desember 2004 yang menewaskan lebih dari 300 ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Suntoyo, Mahasiswa doktoral di Tohoku University, Japan. Staf Pengajar Teknik Kelautan, ITS, Surabaya. Email: suntoyo@kasen1.civil.tohoku.ac.jp&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6695172398529822846?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6695172398529822846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6695172398529822846' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6695172398529822846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6695172398529822846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/perilaku-aneh-binatang-tanda-awak.html' title='PERILAKU ANEH BINATANG, TANDA AWAL BENCANA TSUNAMI'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-3250357773640808895</id><published>2008-07-23T07:09:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T20:11:01.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>ADA AIR MATA DI NEGERI JIRAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ3GH5FlAI/AAAAAAAAAQ0/QACsi1WODUw/s1600-h/tki.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ3GH5FlAI/AAAAAAAAAQ0/QACsi1WODUw/s320/tki.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225995364691448834" /&gt;&lt;/a&gt;TKI Meninggal Terbanyak di Malaysia&lt;br /&gt;Sumber: www.myRMnews.com&lt;br /&gt;Rabu, 02 Januari 2008, 08:32:03 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, myRMnews. Malaysia tercatat sebagai negara dengan kasus kematian tenaga kerja Indonesia (TKI) terbanyak pada 2007. LSM Migrant Care mencatat, 71 TKI meninggal di negeri jiran itu sepanjang tahun lalu. Artinya, 35 persen dari total 206 kasus kematian TKI di 27 negara yang ditempati terjadi di Malaysia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah, kasus kematian buruh migran di Malaysia jauh melebihi kasus di Taiwan (36 orang), Arab Saudi (31 orang), Korea Selatan (18 orang), Singapura (15 orang), Jordania (12 orang), dan beberapa negara lain, seperti Hongkong, Kuwait, Jepang, Brunei Darussalam, dan Mesir.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab utama kematian buruh migran adalah kecelakaan kerja (25 persen), sakit (24 persen), kematian misterius (24 persen), jatuh dari ketinggian (13 persen), kekerasan (11 persen), dan sisanya bunuh diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaysia juga tercatat sebagai negara yang paling banyak menerapkan hukuman mati bagi buruh migran Indonesia. Saat ini 297 WNI terancam hukuman mati di Malaysia. “Delapan di antaranya sudah dijatuhi vonis mati, tinggal menunggu eksekusi,” ungkap Anis saat dihubungi koran ini kemarin (Selasa, 1/1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah WNI yang terancam hukuman mati di Malaysia juga melebihi negara-negara penempatan TKI lain. Yakni, Arab Saudi (4 orang), Singapura (1 orang), dan Mesir (1 orang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraknya kasus kematian buruh migran di Malaysia antara lain disebabkan keberadaan 1,6 juta TKI di negara tersebut. Selain itu, lemahnya perjanjian penempatan TKI membuat Malaysia tidak mengimplementasikan perlindungan HAM untuk TKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Meski Malaysia anggota Dewan HAM PBB, pada 2007 sudah mengesahkan UU Antiperdagangan Manusia, dan saat ini membahas RUU Perlindungan Pekerja Asing, tidak ada bukti nyata bahwa Malaysia memberi proteksi terhadap buruh migran asal Indonesia,” terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Migrant Care menuding pemerintah Malaysia sengaja melanggengkan ketidakadilan dan diskriminasi terhadap TKI. Itu terbukti dengan pembiaran kerajaan Malaysia terhadap stigmatisasi pekerja Indonesia yang dilazim disebut Indon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Asosiasi umum bagi Indon adalah uneducated (tak berpendidikan), low skilled labour (pekerja kasar), dan mau dibayar murah untuk mengerjakan pekerjaan berbahaya,” papar Anis. Selain kepada TKI, sebutan Indon disematkan pada buruh migran asal India, Pakistan, Sri Lanka, dan Bangladesh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi berbeda dialami buruh migran Filipina. Mereka mendapat penghormatan karena lebih lancar berbahasa Inggris dan mendapat perlindungan ketat dalam MoU penempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam MoU, pemerintah Filipina menerapkan syarat lebih ketat bagi bidang pekerjaan yang boleh dilakukan buruh, jam kerja, hari libur dan cuti, besaran gaji, dan kriteria majikan yang boleh mempekerjakan mereka. jpnn&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-3250357773640808895?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/3250357773640808895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=3250357773640808895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3250357773640808895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3250357773640808895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/ada-air-mata-di-negeri-jiran.html' title='ADA AIR MATA DI NEGERI JIRAN'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ3GH5FlAI/AAAAAAAAAQ0/QACsi1WODUw/s72-c/tki.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4459076273522986696</id><published>2008-07-23T07:01:00.003+07:00</published><updated>2008-08-07T20:12:03.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>POTRET BURAM ANAK INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ1k6z3EpI/AAAAAAAAAQs/ucY-Ghv2Oo8/s1600-h/Anak+Mengangkat+air.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ1k6z3EpI/AAAAAAAAAQs/ucY-Ghv2Oo8/s320/Anak+Mengangkat+air.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225993694732554898" /&gt;&lt;/a&gt;SEKITAR 166 juta anak di seluruh dunia kini telah menjadi pekerja (buruh), bahkan tak kurang dari 74,4 juta di antaranya sudah terlibat dalam bentuk-bentuk pekerjaan berbahaya seperti prostitusi dan peredaran narkoba.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Laporan Organisasi Buruh Internasional (ILO) yang baru-baru ini dirilis sungguh mencengangkan, karena tren jumlah anak yang menjadi pekerja di sektor berbahaya terus meningkat.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Peta di Indonesia sendiri menunjukkan bahwa pada tahun 2004 diperkirakan 1,4 juta anak berusia 10-14 tahun menjadi pekerja. Sebagian besar dari mereka tidak mendapat peluang untuk bersekolah, sehingga masa depan bagi mereka pun kian suram.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anak, yakni mereka yang berusia di bawah 15 tahun, pada prinsipnya tidak boleh bekerja layaknya orang dewasa," kata Arum Ratnawati, Kepala Penasehat Teknis Program Pekerja Anak ILO.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt; Namun pada kenyataannya kondisi ekonomi keluarga yang buruk membuat anak terpaksa ikut mencari penghasilan untuk keluarga, dan tak jarang sektor pekerjaan mereka tergolong sangat berbahaya, tambah Arum Ratnawati.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Buruh anak di Indonesia sebenarnya merupakan persoalan yang klasik. Pada tahun 1976 buruh anak di Indonesia diperkirakan hanya 13,9 persen anak. Tapi, seiring dengan dengan krisis ekonomi dan angka kemiskinan  yang terus naik maka jumlah buruh anak pun melonjak.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Pemerintah Republik Indonesia pun mengambil langkah konkrit dengan meratifikasi Konvensi No. 182 tentang Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak. Dengan ratifikasi ini, pemerintah menyatakan niat untuk segera mengambil tindakan agar praktik buruh anak segera dihapuskan.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Sebagai tindak lanjut dari ratifikasi, Komite Aksi Nasional (KAN) untuk Penghapusan Bentuk-Bentuk Terburuk Pekerja Anak pun dibentuk lewat Keputusan Presiden (Keppres) No. 12 tahun 2001. KAN ini yang kemudian membentuk Rencana Aksi Nasional (RAN) yang tujuannya mencegah dan menghapus segala bentuk pekerjaan terburuk yang dikerjakan oleh anak-anak Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat Terburuk&lt;br /&gt;Mengacu kepada Konvensi No. 182 ILO tentang Pelarangan dan Penghapusan dengan segera Bentuk-bentuk Pekerjaan Terburuk Anak, Pemerintah Indonesia memetakan empat bentuk pekerjaan terburuk yang dilakukan oleh buruh anak.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Empat kategori terburuk itu adalah pekerja rumah tangga (PRT), perdagangan anak untuk eksploitasi seksual komersial, pekerjaan di sektor pertanian/perkebunan, dan anak jalanan yang beresiko diperdagangkan dan terlibat dalam peredaran narkoba.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Sektor PRT, seperti dikutip dari hasil riset ILO dan Universitas Indonesia pada tahun 2002-2003 menunjukkan bahwa jumlah anak yang bekerja di sektor ini sejatinya jauh lebih banyak dari perkiraan awal.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Sedikitnya 700.000 anak di bawah usia 18 tahun telah bekerja sebagai PRT, dengan lebih dari 90 persen di antaranya adalah anak perempuan.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Anak perempuan yang datang dari daerah pedesaan, umumnya memasuki dunia kerja sebagai PRT saat usia mereka baru 12-15 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peta buramnya di sini adalah bahwa di banyak wilayah yang menghasilkan ?PRT anak? adalah wilayah yang tingkat pendidikannya terbatas, bahkan tidak ada sama sekali.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;"Anak-anak yang menjadi PRT kerap kali tergiur dengan janji-janji manis nan palsu akan mendapat gaji yang besar di kota, tanpa kejelasan soal jam kerja, jenis pekerjaan, dan kondisi tempat kerja," kata Arum menjelaskan.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Yang lazim menimpa PRT anak ini adalah bekerja 14-18 jam sehari, tujuh hari dalam sepekan, tanpa istirahat ataupun libur. Para majikan juga di banyak kasus menahan gaji mereka sebelum pulang kampung agar mereka tetap bekerja selama libur Lebaran.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;"Tak jarang kasus kekerasan dan penganiayaan pun dialami oleh PRT anak, karena mereka diisolasi dari dunia luar," kata dia. Sektor prostitusi pun tak kalah menyesakkan hati. Kajian ILO di tahun 2003 menunjukkan bahwa sekitar 21.552 anak bekerja sebagai pelacur di Pulau Jawa.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Data mengenai prostitusi anak dan orang dewasa dari Departemen Sosial memperlihatkan peningkatan 34 persen dalam kurun waktu 10 tahun, dari 65.059 di tahun 1994 menjadi 87.536 di tahun 2004 di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Di tahun 2001 Kementerian Pemberdayaan Perempuan memperkirakan bahwa 20-30 persen dari jumlah mereka yang ada di dunia prostitusi masih berusia di bawah 18 tahun.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Wilayah-wilayah asal para pelacur anak ini biasanya dari desa-desa, dan minim fasilitas pendidikan yang kemudian menyebabkan tingkat pendidikan mereka sangat terbatas.&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Di sektor pertanian dan perkebunan peta buram masih marak, karena diperkirakan sekitar 1,5 juta anak usia 10-17 tahun bekerja di sektor pertanian dan perkebunan.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Tiga provinsi dengan angka pekerja anak di sektor pertanian dan perkebunan terbesar adalah Sumatera Utara (155.196 anak), Jawa Tengah (204.406), dan Jawa Timur (224.075).&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Pekerjaan di sektor ini sangat berbahaya bila mengingat potensi pajanan pestisida, temperatur ekstrim, dan debu organik yang membahayakan kesehatan.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Sebuah studi di Jawa Timur baru-baru ini mendapati bahwa 85 persen pekerja anak sektor pertanian dan perkebunan telah lulus Sekolah Dasar, namun hanya 13 persen yang melanjutkan pendidikan ke SMP.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Sektor ke-4 yang dijadikan target penghapusan segera adalah anak jalanan yang sangat rentan perdagangan manusia dan peredaran narkoba. Departemen Sosial pada tahun 2005 memperkirakan 46.800 anak Indonesia telah menjadi anak jalanan di 21 provinsi.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Bahaya yang dihadapi oleh anak jalanan sungguh serius, mulai dari tindak kekerasan, eksploitasi oleh preman, polusi, kecelakaan lalu lintas, perdagangan anak, dan perdagangan obat terlarang.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Riset ILO tahun 2004 menunjukkan 133 dari 255 anak jalanan adalah pemakai obat-obatan, penghirup lem, dan peminum alkohol.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Perkiraan ini diperkuat oleh kajian Universitas Atmajaya yang simpulannya 464 dari 500 anak jalanan adalah pengguna obat-obatan terlarang, yang kemudian mendorong mereka menjadi pengedar narkoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi RAN&lt;br /&gt;Pada fase pertama program penghapusan pekerja anak RAN di Indonesia tahun 2004-2007, tercatat 13.922 anak telah ditarik dari pekerjaannya, dan 29.863 anak lagi berhasil dicegah masuk ke empat sektor pekerjaan terburuk.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;RAN tahap kedua, yang dimulai tahun 2008 hingga empat tahun ke depan, memakai dua strategi dasar.&lt;br /&gt;Strategi pertama adalah mendorong perbaikan kebijakan-kebijakan dan tumbuhnya lingkungan kebijakan yang mendukung penghapusan bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Strategi ini meliputi program pendidikan yang lebih terjangkau bagi anak dari keluarga tidak mampu, dan program pendidikan yang mengadaptasi ketertinggalan pekerja anak.&lt;br /&gt;Direktur ILO di Jakarta, Alan Boulton, menengarai biaya pendidikan yang lebih murah akan menekan angka pekerja anak. Dan kebijakan penurunan biaya pendidikan ini tentu harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah, ujar Alan Boulton.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Strategi kedua RAN tahap II adalah intervensi langsung di empat sektor pekerjaan terburuk buat anak, tujuan intervensi ini adalah mencegah dan menarik anak yang bekerja di sektor terburuk agar tidak lagi bekerja di sana.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;"ILO menargetkan intervensi langsung tahap dua ini akan mencegah 16.000 pekerja anak baru dan menarik 6.000 pekerja anak di sektor-sektor terburuk," kata Arum.Upaya ini adalah langkah mengembangkan model-model ideal agar kemudian direplika di tempat dan oleh pihak lain, kata dia menjelaskan.&lt;br /&gt;       &lt;br /&gt;Angka 22.000 anak memang masih sangat jauh dibandingkan dengan total pekerja anak di Indonesia. Namun semua berharap lewat upaya ini replika tercipta di lebih banyak tempat, sehingga kisah pekerja anak Indonesia dapat terhapus kelak, suatu saat.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4459076273522986696?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4459076273522986696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4459076273522986696' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4459076273522986696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4459076273522986696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/potret-buram-anak-indonesia.html' title='POTRET BURAM ANAK INDONESIA'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZ1k6z3EpI/AAAAAAAAAQs/ucY-Ghv2Oo8/s72-c/Anak+Mengangkat+air.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7339094446034489782</id><published>2008-07-23T06:53:00.005+07:00</published><updated>2008-08-07T20:13:10.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>PENGUSIRAN GEPENG DAN LEDAKAN KONFLIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZz1oH8hZI/AAAAAAAAAQk/PUSkJEGd9mc/s1600-h/pengemis-01.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZz1oH8hZI/AAAAAAAAAQk/PUSkJEGd9mc/s320/pengemis-01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225991782751045010" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengusiran Gepeng dan Ledakan Konflik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Moch. Faried Cahyono&lt;br /&gt;Peneliti ekonomi pada Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) UGM.&lt;br /&gt;Dimuat Koran TEMPO Edisi akhir Sept 2007 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang sebetulnya terjadi di negeri ini, ketika orang miskin dan telantar diusir, sementara konstitusi negara mengharuskan melindunginya? Hal memilukan dari sudut pandang moral bernegara itu kembali dipaparkan ke publik ketika media massa memberitakan sejumlah Perda anti orang miskin dari Pemda DKI, hanya satu hari menjelang Ramadan. &lt;br /&gt;Banyak ajaran (tidak hanya dari Islam) menyebut, peminggiran orang tertindas membuat Tuhan marah, dan bala akan datang kepada sebuah bangsa. Bagaimanakah ajaran agama yang fundamental itu bisa dijelaskan dengan penjelasan rasional ilmu sosial atau ekonomi? &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bala yang datangnya dari alam, tentu bukan proporsi kami menjelaskannya. Tapi, bala akibat peminggiran kaum termiskin oleh negara atau oleh bagian rakyat terkaya, sudah banyak contoh yang bisa menjelaskannya. Bentuk bala itu adalah kerusuhan massa yang bisa meledak suatu kali, akibat kaum papa yang marah terprovokasi. Baiklah kita penjelasan kita sederhanaan dengan hasil riset sebagai berikut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai sebab ledakan konflik, debat sudah terjadi antara ahli ekonomi dan ahli politik. Ahli ekonomi berpendapat, konflik adalah soal ekonomi, dalam hal ini adanya pengangguran dan kelaparan rakyat kelas bawah. Sedang ahli politik mengatakan sebab konflik adalah persoalan politik yang tidak terkelola. Namun secara umum bisa dijelaskan bahwa sebuah ledakan konflik, dintaranya berupa kerusuhan, di satu wilayah biasanya karena beberapa sebab sekaligus. Latar belakang konflik, tentulah persoalan setruktural seperti kemiskinan, keterbelakangan sosial budaya, dll. Dalam peristiwa Indonesia mutakhir 1998, krisis ekonomi memunculkan krisis politik, krisis politik berimbas pada krisis ekonomi yang merembet ke seluruh Indonesia, dan memunculkan lagi masalah politik, dan ketika konflik tidak terkelola, memunculkan kekerasan, diantaranya kerusuhan di beberapa daerah. Di beberapa kota seperti Jakarta dan Surakarta, provokasi kepada massa yang marah karena kesulitan ekonomi bisa terlaksana. Tetapi, muara konflik yang tidak terkelola dengan baik di beberapa daerah lain, berbeda bentuknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hasil riset konflik Indonesia yang paling banyak disebut berkaitan dengan potensi konflik yang tak terkelola baik dan bermuara pada kerusuhan massif adalah tentang kerusuhan di kota Surakarta. Di era modern kota bekas pecahan kerajaan Mataram Islam ini sudah pernah mengalami kerusuhan sebanyak 11 (sebelas) kali. Kerusuhan terakhir terjadi pada bulan Mei 1998, mengiringi jatuhnya Presiden Suharto dari kekuasaan (M. Hari Mulyadi, Sudarmono dkk., 1999). Dari sebelas kerusuhan itu, tercatat kerusuhan yang disebabkan oleh “gesekan etnis Cina-Pribumi” mencapai 7 kali, termasuk dalam peristiwa Mei 1998. Kerusuhan Mei 1998 merupakan salah satu kerusuhan paling hebat, dan intensitasnya lebih besar daripada kerusuhan Mei 1998 yang terjadi di Jakarta. Yang menjadi pertanyaan para ahli adalah mengapa kerusuhan itu seperti “bersiklus” dan terulang kembali dengan tanpa bisa dicegah atau dihindari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban atas pertanyaan tersebut, barangkali bisa dijelaskan dengan paparan penjelasan teoritis dan hasil riset sebagai berikut. Sebagaimana diketahui, krisis ekonomi di tingkat pusat yang terjadi sejak 1996, diikuti dengan krisis politik pada 1998. Lalu runtuhlah rejim otoriter Suharto. Mengikuti logika Zartman (Samarasinghe et.a., 1999), runtuhnya kekuasaan otoriter di tingkat pusat, biasanya diikuti dengan lenyapnya kontrol di tingkat bawah. Aparat lepas kendali dan bahkan di beberapa tempat terlibat konflik. Maka, konflik kekerasan terjadi di berbagai wilayah Indonesia, dan berbeda dengan di Yogyakarta dimana warga dan para pemimpinnya berhasil mengelola konflik, di Surakarta konflik gagal dikelola, bermuara pada kerusuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak, konflik Mei 1998 terberat di pulau Jawa memang terjadi di Surakarta. Dalam kerusuhan Mei 1998 itu, korban tewas, maaf, memang “hanya” 3 orang saja. 1 tewas saat kejadian, dan 2 orang menyusul beberapa kemudian. Tetapi kerugian ekonomi amat besar, mencapai Rp 457.534.945.000. Dari jumlah itu sebagian besar, Rp 189.637.5000.000, diderita para pengusaha dimana plasa dan supermarketnya dibakar dan dijarah massa (M. Hadi Mulyadi, Sudarmono dkk.ibid). Tentu dampak lain yang tidak bersifat fisik, berupa trauma psikologis, hilangnya rasa aman, runtuhnya kepercayaan pada negara dan anta warga, adalah soal serius lain yang tidak boleh dilupakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari peristiwa Mei 1998 itu, paling tidak ada dua soal pokok yang harus dicatat. Bahwa peristiwa tersebut hanyalah imbas dari konflik di pemerintah pusat (Jakarta) yang tidak terkelola baik, dan menjadikan daerah-daerah sebagai korban. Detil-detil menarik 1998, sebetulnya bisa jadi pelajaran. Misalnya, terusirnya para preman Ambon pada 1999 dari Jakarta, ternyata menyumbang secara signifikan atas terjadinya konflik berdarah dan massif serta berlarut di Ambon. Kedua, soal rakyat yang kesulitan ekonomi, menjadi menjadi pemicu ledakan konflik (kerusuhan). Karenanya, sepanjang selalu ada konflik di tingkat pusat yang tidak terkelola, dan sepanjang rakyat kesulitan ekonomi pada saat konflik itu, sementara pola konflik merembes ke bawah selalu terjadi, maka peristiwa rusuh seperti terjadi di Surakarta dan kota lain, akan selalu ada, dan sepertinya membentuk sebuah siklus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi Varsney, Panggabean dan Tadjudin (Varsney et.al., 2004) menunjukkan bahwa dampak konflik tidak sama antar satu daerah dengan daerah lain. Ada daerah mengalami kerusakan parah, ada yang tidak begitu parah, bahkan banyak daerah aman saja. Dampak konflik di dua kota yang secara kultural nampak sama pun, bisa berbeda seperti Yogyakarta dan Suraarta (Cahyono, 2007). Ini karena ada perbedaan kemampuan mengelola konflik pada warga dan para pemimpinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah hubungan seluruh penjelasan teoritis di atas dengan akan terusirnya para gepeng dan pengemis dari Jakarta? Tentu saja ada. Apa yang akan terjadi di Jakarta tahun depan dengan diusirnya gepeng dan orang miskin, akan berdampak ke daerah secara langsung dengan mengalirnya orang kere ke daerah. Jika Pemda di luar DKI melakukan kebodohan dan kejahatan yang sama, maka mereka membuat Perda sejenis. Langkah lucu namun menyedihkan itu mungkin akan ditempuh kalau Pemda-pemda itu tidak mau repot atau tidak tahu harus berbuat apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja ada jalan untuk mensolusi persoalan ini, dengan kebijakan negara yang benar dan tepat. Tapi, bagaimana agar soal pengentasan orang miskin ini tidak jadi ceramah atau wacana saja? Beberapa hal berikut layak untuk diperhatikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Pemerintah Pusat dan Pemda harus memahami bahwa Indonesia adalah satu tubuh. Ibaratnya, jika Kepala (Pusat/Jakarta) sakit kepala, maka bagian tubuh yang lain (Daerah-daerah) juga akan linu-linu. Karena itu kebijakan negara atau daerah tidak bisa dilakukan sepotong-sepotong, dan hanya mementingkan kepentingan Pusat atau Daerah saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Jakarta adalah ibukota negeri. Maka kebijaan yang dihasilkan Jakarta, akan berdampak ke daerah lain, meskipun itu dihasilkan Pemda atau Gubernur. Karena itu koordinasi untuk mengentaskan orang miskin, sebaiknya diselesaikan dalam konteks seluruh negara, dengan terlibatan Pemda-pemda. Dalam hal ini mestinya keluar larangan resmi pemerintah Pusat pada Pemda-Pemda atas Perda anti orang miskin sebagaimana sudah dikeluarkan Pemda DKI. Dengan begitu, maka pengentasan orang miskin adalah masalah bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga,, karena uang beredar di Jakarta amat besar (diatas 70 persen) adalah penyebab datangnya manusia dari semua wilayah Indonesia, maka persolan menciptakan pola pemerataan capital atau dana negara harus dibicarakan dengan sadar dan tidak hanya dibicarakan ketika ada soal politik, seperti ada pemberontakan oleh daerah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak daerah tidak terima wilayahnya diekspoitasi Jakarta dan hanya mendapat remah-remah. Karena itu, konsep yang matang soal bagi hasil yang adil antar Pusat dan Daerah, juga juklak bagi orang daerah untuk menggunakan dana yang didapat dari eksploitasi sumberdaya alam itu dengan benar, akan ikut menentukan terselesaikannya persoalan orang miskin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain eksploitasi itu, bagi daerah penghasil pajak atau cukai yang besar seperti Kediri dan Kudus tentu layak mendapat bagian dari trilyunan rupiah cukai yang mereka setor ke Jakarta. Pangsa yang didapat akan dapatdigunakan untuk menciptakan lapangan kerja baru di sektor produksi yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, karena orang miskin yang ada di jalan-jalan di Jakarta dan kota-kota besar lain berasal dari sektor pertanian, maka upaya mengembalikan mereka ke sektor pertanian harus dilakuan. Cara-cara praktis yang sudah banyak diajukan oleh para ahli pertanian, diantaranya adalah dengan mengenalkan kembali para petani dengan teknologi pertanian organik yang ramah lingkungan dan murah. Sehingga, semangat untuk kembali menjadi petani benar-benar nyata. Sektor perkebunan juga harus digarap dengan benar agar mampu menyerap tenaga kerja sehingga warga kita tidak harus pergi ke Malaysia menjadi TKI. Sementara hutan-hutan kita yang gundul, tentu saja perlu dipulihkan, dan dengan pendekatan yang tepat, bukan tidak mungkin sektor kehutanan juga akan menyerap tenaga kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, peran pengusaha khususnya pengusaha kelas menengah bawah, amat penting. Mereka tidak boleh jadi sapi perahan para politisi lokal. Karena itu harus ada juklak dengan pengawasan yang kuat agar mereka terfasilitasi dengan baik. Dalam hal ini kita layak meniru Cina dan Korea, dimana birokrasinya memberikan apresiasi kepada pengusaha yang menyediakan lapangan kerja bagi para penganggur. Bentuk apresiasi adalah pengurangan pajak dan tambahan fasilitas lain. Kita di Indonesia sudah melakukan langkah keliru dengan birokrasi yang membebani para pengusaha menengah kecil, dengan pajak yang mencekik juga pungli. Fasilitas yang diberikan di Cina dan Korea, secara langsung akan menyebabkan pengusaha senang berbisnis, pada gilirannya akan lebih banyak menyerap tenaga kerja, dan kemudian akan berakibat langsung pada berkurangnya orang miskin di jalan-jalan. *****&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7339094446034489782?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7339094446034489782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7339094446034489782' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7339094446034489782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7339094446034489782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/pengusiran-gepeng-dan-ledakan-konflik.html' title='PENGUSIRAN GEPENG DAN LEDAKAN KONFLIK'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZz1oH8hZI/AAAAAAAAAQk/PUSkJEGd9mc/s72-c/pengemis-01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6737715522050917838</id><published>2008-07-23T06:45:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T20:19:34.531+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>TANAH UNTUK KORBAN LUMPUR LAPINDO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZxnBW-SoI/AAAAAAAAAQc/LqNH2lamzdI/s1600-h/2189263144_260a8c65bb.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZxnBW-SoI/AAAAAAAAAQc/LqNH2lamzdI/s320/2189263144_260a8c65bb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225989332803668610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;TANAH UNTUK KORBAN LUMPUR LAPINDO &lt;br /&gt;Oleh : Mohammad Na’iem dan Moch. Faried Cahyono&lt;br /&gt;Dimuat di Koran Tempo, edisi Rabu 15/8/07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai hari ini nasib korban lumpur Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur, masih belum menentu. Penyelesaian tuntas dan bermartabat -tidak hanya bagi korban, tapi juga bagi pemerintah dan pengusaha- belum ditemukan. Korban lumpur masih bertahan dalam derita di tengah sisa kesabaran. Sementara pemerintah dan kelompok Bakrisebagai pengusaha, tetap tersandera oleh janji menyelesaikan masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pemerintah, tidaklah mudah menyelesaikan persoalan ganti rugi, karena constraint anggaran dalam skema tight money policy sesuai arahan IMF-World Bank tak mudah dilanggar. Dalam praktek anggaran, semua dana sudah ada posnya masing-masing dan ’ dijagai, dengan peraturan untuk mencegah korupsi, namun ini berimplikasi pada tiadanya dana untuk keperluan mendadak, khususnya jika ada bencana.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu di pihak pengusaham, Bakri Group sebagai pemilik Lapindo, tidak lah bisa diharapkan berpikir sebagai pihak penyelesai tunggal. Bagaimanapun namanya pengusaha, pemilik Lapindo tetaplah sebuah badan usaha yang menghitung untung rugi. Jika, pengeluaran untuk biaya sosial mencapai batas yang bisa diterima mereka, maka hitung-hitungan yang kemudian dilakukan adalah kembali ke soal menang kelah, untung atau buntung, sementara ukuran moralitas dalam kaitan dengan korban Lapindo, akan diabaikan. Sementara itu bagi rakyat yang menjadi korban, tanpa turunnya keputusan pemerintah yang tepat, dan bantuan dari Lapindo, tidak ada jalan keluar dari nasib buruk yang tiba-tiba terjadi. Jika tuntutan tidak dipenuhi, maka radikalisme yang terjadi, mungkin akan menghasilkan kerusakan yang lebih parah lagi. Pada tiga kepentingan itu tarik menarik terjadi, dan dengan perhitungan itu pula, skema penyelesaian ini disusun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal penting yang juga harus diperhaitkan adalah bagaimana perkembangan paling mutakhir di lapangan, Kini, akibat tidak adanya penyelesaian yang relative tuntas atas masalah, menyebabkan konflik terjadi antar dan inter tiga pihak (pemerintah, pengusaha dan warga masyarakat yang didampingin NGO atau dipimpin para tokohnya) ibarat benang kusut yang sulit diurai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah memang tidak ada penyelesaian rasional dan bermartabat untuk kasus lumpur ini? Tentu saja ada. Rasional yang dimaksud adalah penyelesaian yang masuk akal bagi tiga pihak (pemerintah, pengusaha dan rakyat sekaligus), praktis karena bisa dilaksanakan dengan ketersediaan sumber daya dan dana yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian juga harus bermartabat, maksudnya adalah bermartabat tidak hanya bagi pemerintah, tapi juga bagi pengusaha, terlebih bagi korban lumpur Lapindo. Pemerintah dianggap bermartabat jika ia tetap bertanggungjawab pada rakyat. Pengusaha dianggap bermartabat jika memiliki kepedulian pada masyarakat. Jalan itu ada dan dapat dilakukan segera. Pihak-pihak diatas rakyat (pengusaha dan pemerintah) tidak perlu mencari cara menghindar apalagi lari dari tuntutan menyelesaikan masalah lumpur Lapindo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahan bagi korban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problem pokok yang harus dipecahkan bagi korban lumpur Lapindo adalah tiadanya lahan untuk tempat tinggal dan tempat usaha, Tiadanya lahan kemudian merembet kepada tiadanya kepastian usaha, bahkan tiadanya kepastian hidup dalam waktu yang tidak terpridiksi sampai berapa lama akan berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun penyelesaian menyeluruh bisa dimulai jika pemerintah segera menyediakan lahan untuk tempat tinggal dan tempat usaha. Caranya, dengan pengalihfungsian, sebagian kecil saja, lahan hutan jati yang ada di Jawa, yang pengelolaannya dilakukan oleh Perhutani, untuk dijadikan kawasan pemukiman korban Lapindo. Luas hutan di Jawa, total jika dihitung, kurang lebih mencapai 2 juta hektar. Kalau Presiden memangil Direktur Utama Perum Perhutani dan miminta persetujuannya untuk alih fungsi lahan itu, tentu Dirut Perum Perhutani tidak akan dapat menolak karena sifatnya sangat emergency. Lahan yang akan digunakan dapat dipilih lahan lahan hutan yang kondisinya marjinal atau kurang produktif untuk kepentingan produktivitas hutan. Jumlah lahan bisa dihitung sesuai kebutuhan, misalnya antara 2000 sampai 5000 hektar. Sejak awal data statistic menyangkut siapa saja korban, berapa jumlah kerugian menjadi amat penting, dan dari statistic itu, dibangun satu pola baku bagaimana lahan eks Perhutani itu bisa dibagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, lahan manakah yang akan diberikan kepada para korban Lumpur Lapindo itu? Memenuhi permintaan para korban yang menginginkan untuk tetap tinggal dekat tanah warisan leluhur, maka lahan Perhutani yang dipilih adalah lahan yang terletak di Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pasuruan, KPH Probolinggo, atau KPH Malang, Jawa Timur. Jumlah 2000-5000 hektar lahan marjinal Perhutani di 3 tempat itu kami kira sudah dapat mencukupi bagi kebutuhan tetinggal dan tempat usaha para korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika keputusan untuk mengalihfungsikan lahan Perum Perhutani menjadi lahan pemukiman dan usaha itu, maka langkah yang harus dilakukan kemudian adalah langkah teknis berikutnya. Tapi, paling tidak sudah ada keputusan paling pokok, bahwa korban lumpur sudah akan mendapatkan tanah untuk tempat tinggal dan usaha. Langkah berikutnya melibatkan kelompok Bakri sebagai pihak yang dianggap bertanggungjawab dan sejauh ini tidak ingin disebut tidak bertanggungjawab sebagai pemicu atas seluruh masalah yang muncul. Yaitu dengan memberikan dana untuk pembangunan perumahan dan tempat usaha bagi para korban. Pada saat bersamaan dibuka pula peluang pihak lain baik dari dalam maupun luar negeri untuk membangun sarana lain seperti masjid, taman dan lain-lain. Untuk mencegah terjadinya konflik yang tidak perlu, maka soal-soal sara harus diperhatikan. Bantuan kepada warga beragama, hendaknya diperhatikan bantuan yang sifatnya substantive agama, dan bukan bangunan formal agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah lebih lanjut sudah barang tentu memulihkan kehidupan mereka agar normal kembali, dengan memberikan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan kembali. Dana yang mungkin dianggarkan oleh pemerintah adalah dana subsidi untuk hidup, misalnya selama 1 tahun, sampai masyarakat bisa dilepas ke pekerjaan semula. Akan lebih baik lagi kalau kemudian pemerintah memberikan fasilitas penunjang yang memungkinkan terbukanya kembali peluang kerja bagi mereka, misalnya dengan menanam dengan pola penanaman secara tumpang sari, dimungkinkan menanam tanaman jambu mete diantara tanaman kayu jati (seperti contoh di Vietnam), Alternatif lain dari jambu mete adalah mangga probolinggo, jambu madura, klengkeng dataran rendah dll. Pihak perusahaan makanan juga bisa ikut membantu memulihkan kehidupan ekonomi warga dengan menampung hasil produk kedele, kacang tanah untuk industri kecap atau makanan ringan. Demikian juga produk yang lain, sehingga selain ekonomi segera pulih, ada nilai tambah dari hasil produk pertanian warga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu di dalam lahan eks Perhutani tersebut, dimungkinkan pula tersedia lahan pengganti untuk industri-industri yang ikut tenggelam oleh Lumpur. Dengan begitu penyerapan tenaga kerja terjadi, dan secara umum ekonomi Jawa Timur, bisa segera dipulihkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyangkut pengelolaan lahan seluas 2000-5000 hektar lahan eks Perum Perhutani tesebut tentulah harus dikelola dengan cara pengelolaan yang benar. Cara pengelolaan yang bisa dipilih diantaranya adalah dengan pendekatan sistem Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM). Lahan tersebut sejak awal tetap harus diarahkan sebagai hutan dengan tempat tinggal, dimana fokus produk lahan tidak hanya kayu, tapi juga tanaman-tanaman musiman komersial dan tanaman . Wara masyarakat harus dipandu hinga dapat melakukan penanaman yang sejak dalam rencana sudah menggunakan bibit tanaman, pola tanam, jenis tanaman terpilih terseleksi dalam satu sistem silvikultur (budidaya) secara intensif. Bibit tanaman diupayakan dari bibit yang unggul, terseleksi, ditanam ditanam di lingkungan yang optimal, dan dijaga keberadaannya dalam kondisi sehat hingga akhir daur. Para aktivis kehutanan bisa masuk dalam kerja besar ini.Dari apa yang dihasilkan dari hutan rakyat dengan sistem pengelolaan yang intensif ini maka akan muncul pula industri kecil rakyat, berbagai produk buah-buahan, home industri, dan menginisasi pula banyak peluang usaha memanfaatkan produk dari hasil yang dalam hutan. Dengan demikian mereka tidak hanya diberi ikan, tetapi lebih kea rah diberi pancing untuk berkembang lebih optimal, dalam kehidupannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan lahan eks lumpur Lapindo jika di masa depan bisa digunakan lagi. Sejak awal harus ada keputusan bahwa lahan tersebut adalah lahan negara, yang peruntukannya, jika kondisi sudah memungkinkan, akan dihutankan kembali. Pengelolaan diserahkan kepada Perhutani. Dengan demikian, Perhutani pun tidak begitu dirugikan. Dengan demikian potensi konflik jangka pendek (penjarahan dan sejenisnya) maupun potensi konflik jangka panjang bisa diminimalisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan kelolompok Bakri yang sudah menderita rugi secara ekonomi, dan dalam kacamata bisnis, tentu tidak dianggap tidak ada. Pemerintah bisa memutuskan satu langkah khusus, misalnya, memberi kelompok Bakri lahan tambang senilai Lapindo, di tempat yang lain, sebagai ganti kerugian atas ekplorasi Lapindo, tetapi dengan catatan, bahwa pihak Lapindo memang melaksanakan tugas sebaimana dibenkan kepadanya. Namun apabila pemilik Lapindo tidak menuntut ganti untung dikemudian hari, itu tentu akan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang mesti diatur dan harus terselesaikan juga adalah bagaimana agar berbagai pihak yang kini berkonflik akibat lumpur Lapindo (rakyat, pengusaha, pemerintah) bisa menyepakati penyelesaian ini dengan kepala dingin. Penyelesaian yang diusulkan itu tentulah bukan penyelesaian yang sempurna pada semua pihak (first best solution), tetapi pilihan cara yang paling mungkin (second best solution) dilakukan, hingga semua pihak (rakyat, pemerintah dan penguasa), tetap duduk sebagai pihak-pihak yang bermartabat. Rakyat korban tidak menjadi pengemis. Pemerintah tetap dapat disebut sebagai yang bertanggungjawab. Sementara Bakri Group sebagai pemilik Lapindo, akan tercatat sebagai kelompok usaha yang bertanggungjawab pada masyarakat korban ekplorasi.. Dalam hal ini, peran NGO yang terlibat dalam pendampingan warga masyarakat amatlah penting. ****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan versi asli. Versi edit dimuat Koran TEMPO 15 Agustus 2007 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohammad Nai’em adalah Dekan Fakultas Kehutanan UGM dan guru besar bidang Pemuliaan pohon dan Silvikultur intensif &lt;br /&gt;Moch. Faried Cahyono adalah Peneliti Ekonomi pada Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) UGM.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6737715522050917838?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6737715522050917838/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6737715522050917838' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6737715522050917838'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6737715522050917838'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/tanah-untuk-korban-lumpur-lapindo.html' title='TANAH UNTUK KORBAN LUMPUR LAPINDO'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZxnBW-SoI/AAAAAAAAAQc/LqNH2lamzdI/s72-c/2189263144_260a8c65bb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6779576831676462543</id><published>2008-07-23T06:39:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T20:17:43.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>AGUSTUSAN DENGAN DERITA TKI/TKW</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZwddGMUyI/AAAAAAAAAQU/ii4cBkSSLqs/s1600-h/jualan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZwddGMUyI/AAAAAAAAAQU/ii4cBkSSLqs/s320/jualan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225988068939158306" /&gt;&lt;/a&gt;AGUSTUSAN DENGAN DERITA TKI/TKW&lt;br /&gt;Oleh temanku : Moch. Faried Cahyono&lt;br /&gt;Tulisan selesai ditulis : Mon, 20 Aug 2007&lt;br /&gt;Untuk beritajatim.com (tidak dimuat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bulan Agustus media massa Indonesia selalu menyajikan berita heboh mengenai TKI/TKW korban kekerasan di Malaysia. Mengapa kejadian tragis atas warga kita itu terjadi di bulan Agustus dimana seharusnya orang punya waktu sejenak bersenang-senang dengan acara agustusan? Itu karena pada bulan itulah ritual penertiban atas migrant workers asal Indonesia di Malaysia dilakukan. Pemerintah Malaysia menunjukkan diri sebagai pemerintah yang tertib dalam mengelola pekerja asing. Harap maklum, yang datang ke Malaysia tidak hanya pekerja yang baik-baik saja, tapi ada juga rombongan criminal pencopet dan perampok atau tukang kelahi. Pihak oposisi Malaysia biasanya menyuarakan pentingnya penertiban itu dari kacamata politik yang berbeda. Tapi, sesungguhnya, jika penertiban atas migrant workers illegal di Malaysia, terutama TKI/TKW, maka ekonomi Malaysia sedikit banyak terpengaruh. Jika ditertibkan dan harus dipulangkan karena tak berijin, maka yang terkena imbas adalah industri-industri Malaysia (elektronika dan konstruksi). Industri perkebunan karet dan kelapa sawit akan langsung macet, karena para pekerjanya penderes dan pemetiknya, berasal dari Indonesia. Maka kong kalikong, tahu sama tahu dilakukan pada bulan Agustus. Pemerintah Malaysi akan melakukan penertiban secara terbatas, sementara para pelaku bisnis akan menyesuaikan diri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada begitu banyak migrant workers di Malaysia, yang penduduknya hanya seperlima penduduk Indonesia. Terbanyak tentu dari Indonesia, sekitar 1 juta orang. Sebagian besar, mungkin ilegal. Data tentang tepatnya berapa orang Indonesia yang bekerja di Malaysia, berbeda antar instansi Malaysia dan Indonesia. Dari berbagai jenis TKI/TKW di Malaysia itu, yang mendapat sorotan tajam dalah TKI/TKW yang menjadi korban kekerasan, terutama kekerasan seksual. Tak hanya media di Indonesia yang menyorot, media Malaysia yang rata-rata konservatif, takut bredel, itupun akan memberitakan dengan tajam soal ini. Media menganggap, korban seksual adalah sama dengan korban perbudakan seksual. Perbudakan manusia adalah bentuk pelanggaran HAM paling kuno, yang harus diatasi.&lt;br /&gt;Saya sendiri pernah melakukan investigasi soal ini ketika mendapat kesempatan ke Malaysia pada Mei 2003. Atas kebaikan hati seorang pejabat Kedubes RI Kualalumpur, saya dipertemukan dengan 5 orang Tenaga Kerja Wanita (TKW) korban perbudakan seksual di kantor Kedubes RI Kualalumpur. Peristiwa pada Mei 2003 itu masih saya ingat sampai sekarang, dan sangat menyedihkan melihat bahwa situasi kini tak banyak berbeda dengan saat ini. Yang saya temui waktu itu adalah para perempuan muda, wajahnya rata-rata menarik untuk ukuran desa atau kampung, tapi kusut penuh duka. Trauma belum hilang dan mereka merasa menjadi manusia sehina-hinanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wawancara dengan mereka tidak mudah pada awalnya. Tapi, kemudian dengan lancar mereka bercerita nasib pilu yang dialami. Mereka datang dari berbagai wilayah pelosok Indonesia. Mendaftarkan diri lewat PJTKI di dekat tempat masing-masing. Iming-iming menjadi penyanyi, penjaga restoran dan sejenisnya dengan gaji 4 kali lipat yang didapat di tempatnya sendiri, amat menggiurkan. Lalu begitulah, dengan menjual apa saja barang milik yang bisa digunakan untuk biaya, mereka berangkat ke Jakarta. Dari Jakarta, mereka terbang ke Kalbar menyeberangi perbatasan masuk ke Malaysia. Kecurigaan mulai muncul ketika mereka mulai diajak main kucing-kucingan dengan petugas, baik saat di perbatasan Indonesia, maupun ketika masuk ke Malaysia. Mereka kemudian diangkut lagi dengan pesawat ke Kuala Lumpur dengan pesawat. Berbeda dengan TKI/TKW yang lain yang diangkut berombongan, mereka dibawa oleh mobik pribadi atau taxi penjemput ke pusat kota. Mereka diminta diam sampai tempat tujuan. Dan baru mereka tahu bahwa mereka dipekerjakan sebagai budak seksual sesampai di daerah hiburan Kualalumpur.&lt;br /&gt;Seorang korban mengaku, berapapun lelaki hidung belang yang datang, harus dilayani, siang malam. Ini harus mereka terima karena harga mereka tinggi, dan kalau ingin pulang ke Indonesia membawa uang, mereka harus lebih giat bekerja. Korban ini mengaku hanya diberi waktu istirahat dari tamu, jika datang bulan tiba. Bahkan ada seorang korban yang mengaku disekap di hotel saja, bahkan sinar matahari terbuka pun tak sempat dilihatnya. Dia berhasil lolos sampai Kedubes RI sesudah ditolong oleh seorang klien yang kasihan padanya. Seorang yang lain mengaku disekap di sebuah kondominium Kuala Lumpur. Korban ini mengaku sering dihajar dan diancam bunuh oleh penjaga yang kejam. Dia berhasil lolos dengan melompat dari lantai 3 kondominium, tetap hidup hanya karena ketika jatuh, tubuhnya tertahan bagian bangunan di bawahnya. Kemudian dengan nekat dia lari ke jalan raya, dan ditolong seorang sopir taxi Kualalumpur yang lantas membawnya ke Kedubes RI di Malaysia. Kasus-kasus seperti ini masih dialami sebagian TKI/TKW kita di Malaysia, dan pengembalian serta pemulihan dari trauma, menjadi pekerjaan tambahan para petugas di Kedubes RI Kualalumpur.&lt;br /&gt;Tentu saja, tidak semua TKI/TKW mengalami nasib buruk sebagaimana di atas. Dari 1 juta TKI/TKW itu ada sebagian kecil TKI/TKW yang terhormat statusnya. Kesulitan ekonomi yang dialami RI dan tidak juga selesai tenaga terdidik dan ahli memilih bekerja di Malaysia. Para insinyur perminyaan, ahli tata kota, juga para pilot adalah diantaranya. Mereka memiliki arena perkumpulan semacam arisan di setiap bulan. Pengajian-pengajian diadakan di arena pertemuan itu. Buruknya ekonomi Indonesia juga memancing banyak warga terpelajar Indonesia memilih tinggal dan jadi warga Malaysiua. Sahidul Amin, seorang dosen di salah satu Universitas Islam Negeri yang sempat mengambil S-3 di Universtitas Malaya menceritakan, adanya kecenderungan besar para pelajar Indonesia di Malaysia setelah lulus, ingin tetap tinggal di Malaysia dan menjadi warga Negara Malaysia, karena ingin sejahtera. Mereka akan bergabung dengan para pilot, insinyur dan pekerja professional kerah putih lain, mengisi lapangan pekerjaan yang disediakan oleh Petronas, dan perusahaan Negara maupun swasta besar Malaysia. Mereka disukai karena selain ahli dan pekerja keras, juga karena biasanya gaji yang mereka tuntut lebih rendah dibanding warga asli Malaysia. Karena Malaysia adalah negeri kaum pendatang, maka para penguasanya pun sering memiliki ikatan romantisme dengan daerah asal. Mereka mengingat asal-usul kakek atau neneknya yang berasal dari Indonesia. Maka ketika menjadi pejabat pun, mereka mengutamakan para TKI/TKW yang berasal dari Indonesia. Romantisme yang sama juga dimiliki oleh para pejabat dan anggota legislative yang berasal dari etnis Cina dan India. Mereka juga menginginkan para migrant workers yang berasal atau dekat dengan etnis mereka. Persaingan terselubung dalam memperjuangkan jatah migrant workers asal etnis ini terjadi antar pejabat tiga etnis itu. Soal ini sering tidak dipahami oleh media dan pejabat kita, yang mempertanyakan kepada pemerintah Malaysia, jika terjadi pengusiran TKI/TKW ilegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan ekonomi yang gegap gempita dan berhasil di Malaysia juga menyediakan begitu banyak lapangan pekerjaan di tempat-tempat yang yang tidak disukai warga asli Malaysia. Peluang kerja menjadi pembantu rumah tangga, tukang kebun, cleaning service, kuli bangunan, penjaga keamanan dan pekerjaan lain yang kotor, kasar dan berbahaya, ditawarkan kepada para TKI dan para migrant workers dari berbagai belahan dunia. Peluang lain yang menyebabkan Malaysia mendapat cap buruk adalah peluang kerja di dunia hiburan, dimana dibutuhkan begitu banyak, maaf, pelacur, untuk bekerja di industri hiburan Malaysia. Contoh-contoh yang disampaikan di tas adalah yang dipaksa menjadi budak seksual. Di kancah internasional, kini Malaysia mendapat cap buruk sebagai tempat tampungan human trafficking. Terhadap tuduhan ini, pemerintah Malaysia tak dapat menolak, dan ironisnya asal manusianya, sebagian besar dari Indonesia.&lt;br /&gt;Atas banyaknya migrant workers yang berasal dari Indonesia itu, ada pendapat yang berbeda-beda. Seorang imam masjid besar di Selangor mengatakan, masjidnya ramai karena ada pengajian dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh para TKI. Menurut pak Imam ini, kaum muda Malaysia yang mendapat subsidi berlebih dari pemerintah, kini menjadi warga yang malas. Apa-apa dilakukan orang Indonesia. Dan itu mengkhawatirkan hati para orangtua seperti imam besar masjid ini. Selain itu, di kalangan aktivis maupun seniman Malaysia, Indonesia tetap lah panutan. Aktivis dan seniman Malaysia kagum pada para aktivis Indonesia yang begitu berani menentang Suharto, menjatuhkan rejim otoriter dan membangun demokrasi. Mereka juga kagum akan begitu kayanya tradisi berkesenian di Indonesia. Fathi Anis Omar, salah seorang aktivis yang juga mantan wartawan, mengagumi karya-karya intelektual Indonesia. Namun, dia juga menyatakan keherannya bagaimana bangsa Indonesia yang demikian kaya dengan pemikiran, tidak mampu membawa kesejahteraan pada rakyatnya. Buktinya, mereka harus bekerja mencari makan di Malaysia. Ini mengherankan, katanya.&lt;br /&gt;Selain soal positif yang dilakukan para pekerja kita, citra negative juga terjadi. Warga Malaysia kini menganggap warga Indonesia berkelas lebih rendah, karena selain Malaysia lebih makmur dan jadi tujuan belajar (sesuatu yang berkebalikan dibanding masa awal kemerdekaan hingga 1980 awal), rombongan manusia yang datang juga disertai dengan tindak kriminalitas yang tinggi. Perkelahian antar subetnis dari Indonesia juga terjadi di Malaysia antar TKI (legal maupun illegal).&lt;br /&gt;Warga Melayu Malaysia merasa mereka menjaga nilai-nilai Islam dengan ketat. Mereka tidak suka melihat cukup banyak gadis-gadis TKW Indonesia mencari tambahan dengan menjajakan diri dekat lokasi asrama industri yang mempekerjakan TKI/TKW. Istilah ‘Indon’ untuk sebagai sebutan TKI/TKW, sebetulnya merupakan istilah hinaan atau pengkastaan yang lebih rendah dibanding Melayu. Karya-karya hebat orang Indonesia di negeri Malaysia, tidak akan begitu dikenang, kalah dengan citra buruk TKI/TKW yang menyebar atau disebarkan dengan sengaja atau tidak, dan citra ‘Indon’ sebagai kasta rendah manusia di Malaysia.&lt;br /&gt;Lalu, apakah yang dilakukan untuk memperbaiki keadaan? Seorang pejabat di Kedubes RI di Malaysia mengatakan, bahwa persoalan TKI/TKW, tidak cukup ditangani oleh pejabat setingkat Kedubes saja. Pembicaraan mengenai bagaimana TKI harus dimulaikan sebagai penghasil devisa dan bagaimana perlindungan untuk memuliakannya, harus dilakukan oleh instansi terkait di tingkat para menteri. Repotnya, seringkali rapat untuk ini tidak bisa dilakukan dengan baik, karena para wakil departemen dan instasi terkait, tidak memiliki hak untuk mengambil keputusan.&lt;br /&gt;Padahal, bagaimana TKI diberangkatkan dan harus terseleksi terdidik dengan baik, bagaimana mereka terdata dan terawasi serta terlindungi ketika bekerja di Malaysia. Demikian juga ketika pulang, mereka tidak dipalaki di negeri sendiri, sejak kedatangan di bandara, membutuhkan perencanaan kebijakan yang kokoh. Kata pejabat ini, Malaysia menyimpan peluang kerja yang banyak, tapi akan selalu ada ekses negative yang berlebih, jika perencanaan di tingkat pusat tidak dilakukan dengan baik.&lt;br /&gt;Di lapangan, akan selalu ada korban yang membutuhkan advokasi hukum. Seorang kawan advokad di Malaysia menyarankan agar lembaga bantuan hukum dari Indonesia harus lebih banyak yang turun melayani korban. Advokasi yang tidak terencana dengan baik juga akan menyebabkan para korban hanya terberitakan, namun tidak terlindungi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, di luar yang sudah disampaikan di atas, tantangan terbesar yang harus dijawab pemerintah Indonesia adalah, bagaimana agar di wilayah sendiri tersedia lapangan pekerjaan yang cukup. Perencanaan pembangunan yang berorientasi tidak hanya pada kepentingan pasar, mestilah dilakukan, sehingga orang Indonesia tidak harus menjadi tenaga kasar di luar negeri. Dan tradisi melihat penderitaan warga bangsa setiap Agustusan bisa diputus. ****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moch. Faried Cahyono adalah peneliti pada Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) UGM, pernah melakukan riset mengenai TKI/TKW di Malaysia dengan dukungan fellowship dari South East Asia Press Alliance (SEAPA) Bangkok 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber :mfaried.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6779576831676462543?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6779576831676462543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6779576831676462543' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6779576831676462543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6779576831676462543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/agustusan-dengan-derita-tkitkw.html' title='AGUSTUSAN DENGAN DERITA TKI/TKW'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIZwddGMUyI/AAAAAAAAAQU/ii4cBkSSLqs/s72-c/jualan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6568343006308871774</id><published>2008-07-22T22:18:00.004+07:00</published><updated>2008-08-07T00:01:52.409+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>TKI JUGA MANUSIA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIX8hCLEJOI/AAAAAAAAAQE/nLmBTlsv8f0/s1600-h/TKI%2BHK.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIX8hCLEJOI/AAAAAAAAAQE/nLmBTlsv8f0/s320/TKI%2BHK.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225860587082491106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;...karena mereka adalah kawan, maka kami pun sampaikan salam. &lt;br /&gt;Karena mereka adalah pahlawan, maka kami berikan penghormatan&lt;br /&gt;Wahai engkau TKI...sang teman yang membawa perubahan&lt;br /&gt;Berikanlah setangkai lili, sakura, maupun bougenville kepada kami&lt;br /&gt;kepada negeri ini...agar tumbuh dan merona mengharumi negeri mu kini...&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Disini anda bisa memberikan salam, atau berupa e-mail, atau YM sehingga bisa berkomunikasi antar teman.&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6568343006308871774?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6568343006308871774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6568343006308871774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6568343006308871774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6568343006308871774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/tki-juga-manusia.html' title='TKI JUGA MANUSIA'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIX8hCLEJOI/AAAAAAAAAQE/nLmBTlsv8f0/s72-c/TKI%2BHK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4507879875365004349</id><published>2008-07-22T21:21:00.008+07:00</published><updated>2008-08-07T07:28:36.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='coffee'/><title type='text'>Coffee Morning</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.kopi-vit.com"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIcRykDihJI/AAAAAAAAAR0/bq3vj-vVsoY/s400/newsOnPilkada-640x80.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226165452956402834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin anda ketika membuka halaman ini sedang menyiapkan secangkir kopi..yach kebiasaan yang tidak perlu ditinggalkan, karena kopi adalah sahabat sejati. He...he.&lt;br /&gt;Ok..sambil menikmati kopi..anda bisa meng-klik link yang aku berikan. Mungkin suatu waktu nanti ada link bagus n' bermanfaat yang aku temukan..ntar aku share untuk kamu. &lt;br /&gt;Eh....omong-omong aku juga ngopi nih....mari berbagi rasa persaudaraan&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/proxyfree.htm"&gt;Proxy Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/sign_guestbook_view_guestbook.htm"&gt;Homepage Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/jelajah_file/ceksitus.htm"&gt;Dokter Web Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/hosting.htm"&gt;Alamat WebHosting Gratis Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/engine.htm"&gt;Add Url Ke Search Engine Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/redirectweb.htm"&gt;Redirect Url Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;E-mail Gratis ..[..sory sudah banyak yang kamu ketahui tentang link ini]&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.internet.com/"&gt;Hit Counter &amp; Statistik Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/gbook.htm"&gt;Guestbook Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/polling.htm"&gt;Polling Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/millis.htm"&gt;Mailing list Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/graphicsfree.htm"&gt;Situs Grafik Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ipnet.net.id/"&gt;ISP Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/banner.htm"&gt;Pembuatan Banner Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/lelaki_online/gratis_files/hosting.htm"&gt;Hard Drive Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.namezero.com/"&gt;Domain Gratis&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4507879875365004349?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4507879875365004349/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4507879875365004349' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4507879875365004349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4507879875365004349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/proxy-gratis-homepage-gratis-dokter-web.html' title='Coffee Morning'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIcRykDihJI/AAAAAAAAAR0/bq3vj-vVsoY/s72-c/newsOnPilkada-640x80.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6752441353465955122</id><published>2008-07-22T19:52:00.002+07:00</published><updated>2008-08-06T23:46:08.253+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Syair Rindu</title><content type='html'>Syair Rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyair&lt;br /&gt;tentang prosa yang tak berpola&lt;br /&gt;tentang sastra yang tak berbentuk keindahan&lt;br /&gt;karena ini hanya tentang harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyair&lt;br /&gt;Dalam keheningan dicekik kegalauan&lt;br /&gt;yang dibentang dalam kehidupan yang tidak pasti&lt;br /&gt;terkukung irama peradaban semu yang bertopeng kebaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyair&lt;br /&gt;menerjang himpitan ekonomi yang mendera syarafku&lt;br /&gt;yang mengikat nafsu untuk bertahan hidup sesaat&lt;br /&gt;dalam hitungan nafas yang tersenggal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyair&lt;br /&gt;dibawah guyuran omong kosong&lt;br /&gt;yang membasahi wajah wajah iba dalam tempaan hidup&lt;br /&gt;dalam ikatan takdir yang tak bisa dilawan&lt;br /&gt;Dalam gemerlapnya dan pesta pora durjana&lt;br /&gt;aku merasa dalam keheningan&lt;br /&gt;aku merasa bosan&lt;br /&gt;dan hanya kepada-MU aku berteman, menyandarkan kepalaku dengan nyaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena itu.....&lt;br /&gt;Syair rinduku berlaku untuk kebesaran-Mu&lt;br /&gt;tanpa keindahan prosa, tanpa aturan sastra&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s1600-h/puisiheader.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s200/puisiheader.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225882858069790498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6752441353465955122?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6752441353465955122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6752441353465955122' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6752441353465955122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6752441353465955122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/syair-rindu.html' title='Syair Rindu'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s72-c/puisiheader.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4291010969641849940</id><published>2008-07-22T19:50:00.003+07:00</published><updated>2008-08-06T23:47:10.221+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Onani di Bantu Teman Wanita</title><content type='html'>Kemaluanku terasa tegang&lt;br /&gt;sebab engkau wanita berkerudung telanjang&lt;br /&gt;menari sok suci menghajar akal sehatku&lt;br /&gt;menampar hambar keimananku yang bertali rapuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kamu bermaksud itu...Tolong teman&lt;br /&gt;sekalian pegangkan kemaluan ini&lt;br /&gt;sebab aku tak kuasa untuk memegangnya&lt;br /&gt;antara hasratku, godamu, dan menghantuinya dosa untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai...teman wanitaku&lt;br /&gt;terus bergeraklah jarimu, jangan hentikan kenikmatan fana ini&lt;br /&gt;sampai aku menghentikan jariku yang memegang tasbih&lt;br /&gt;dan ruas jari untuk berdzikir sudah samar dari bentuknya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau keluar&lt;br /&gt;tolong sekalian bersihkan dengan kain penutupmu&lt;br /&gt;dan rangkulah aku dengan kepuasan semu&lt;br /&gt;agar malaikat menjadikan bukti kebersamaan aku dan kamu&lt;br /&gt;Dan memberikan hadiah yang terbaik bagi kita dineraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[... &lt;em&gt;menyikapi kondisi sekarang, dimana gadis berjilbab namun berpakain super ketat.!! Tanda-tanda kiamat sughro, menurut nabi -salah satunya- adalah Berpakaian Muslimahpergi ke Masjid namun Telanjang...Perbaikilah saudari-ku...!!&lt;/em&gt; ]&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s1600-h/puisiheader.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s200/puisiheader.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225882858069790498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4291010969641849940?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4291010969641849940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4291010969641849940' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4291010969641849940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4291010969641849940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/onani-di-bantu-teman-wanita.html' title='Onani di Bantu Teman Wanita'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s72-c/puisiheader.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-812462472997471487</id><published>2008-07-22T19:48:00.002+07:00</published><updated>2008-08-06T23:48:23.655+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Ajari Aku Mengeja</title><content type='html'>Hanya satu keinginan yang aku pinta&lt;br /&gt;sebuah pekerjaan yang mulia&lt;br /&gt;yang katanya bisa membuka cakrawala&lt;br /&gt;dan nantinya aku bisa terlena&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya satu keinginan yang aku pinta&lt;br /&gt;sebuah permintaan sederhana&lt;br /&gt;yang membuat hidup jadi berona&lt;br /&gt;dan nantinya aku bisa melukisnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi&lt;br /&gt;Hanya satu keinginan yang aku pinta&lt;br /&gt;sebuah harapan yang tersisa&lt;br /&gt;yang menjadikan gairahku menyala&lt;br /&gt;dan nantinya aku bisa bercerita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang terakhir&lt;br /&gt;jika KAU ijinkan&lt;br /&gt;hanya satu keinginan yang aku pinta&lt;br /&gt;Ajari AKu untuk MENGEJA&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s1600-h/puisiheader.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s200/puisiheader.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225882858069790498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-812462472997471487?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/812462472997471487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=812462472997471487' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/812462472997471487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/812462472997471487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/ajari-aku-mengeja.html' title='Ajari Aku Mengeja'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s72-c/puisiheader.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4986590781876113826</id><published>2008-07-22T19:38:00.002+07:00</published><updated>2008-08-06T23:48:53.491+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Lelaki dan Penyesalan yang Membusuk</title><content type='html'>Ini tentang rasa cinta&lt;br /&gt;tentang kepatuhan&lt;br /&gt;tentang kebosanan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat&lt;br /&gt;aku panggil kamu sayang&lt;br /&gt;antara senyap malam&lt;br /&gt;aku butuh berselimut kehangatan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat&lt;br /&gt;aku panggil kamu goblok&lt;br /&gt;antara deretan siang&lt;br /&gt;saat keringatmu membuat lapar ususku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam putaran jam yang tak terhitung&lt;br /&gt;aku rasakan&lt;br /&gt;ada senyuman di antara kebencianmu&lt;br /&gt;yang mengumbar hambar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu bertanya dan selalu tak terjawab&lt;br /&gt;ini tentang rasa cinta&lt;br /&gt;tentang kepatuhan&lt;br /&gt;tentang kebosanan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf istriku&lt;br /&gt;masihkah engkau bertahan mendampingiku....&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s1600-h/puisiheader.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s200/puisiheader.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225882858069790498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4986590781876113826?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4986590781876113826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4986590781876113826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4986590781876113826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4986590781876113826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/lelaki-dan-penyesalan-yang-membusuk.html' title='Lelaki dan Penyesalan yang Membusuk'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s72-c/puisiheader.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-4603621107190419154</id><published>2008-07-22T19:36:00.003+07:00</published><updated>2008-08-06T23:49:34.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='My Poem'/><title type='text'>Dalam Rengkuhan Bumi</title><content type='html'>Bumi tersadar dari tidur sementara&lt;br /&gt;hari ini sebelum saat dzuhur tiba ia akan mendapatkan makanan &lt;br /&gt;sambil membayangkan...&lt;br /&gt;perutnya bergemerincing seperti gelang sepuhan&lt;br /&gt;sungguh lezat seperti dahulu...&lt;br /&gt;bumi menepuk-nepuk ususnya&lt;br /&gt;agar sisa-sisa kemarin dapat tergelontor &lt;br /&gt;menggelontor keluar bersama cacing dan belatung yang berpesta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udara masih pagi&lt;br /&gt;dan kabut masih menyelimuti kesenyapan&lt;br /&gt;kesenyapan merengkuh kegalauan&lt;br /&gt;kegalauan merambah hati-hati yang dirundung rasa tak menentu&lt;br /&gt;sebab hari ini...&lt;br /&gt;antara duka yang meratap&lt;br /&gt;antara suka yang berpesta&lt;br /&gt;dan antara muslihat yang menjilat saling terpaku&lt;br /&gt;menanti, menanti demi detik-detik prosesi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini...&lt;br /&gt;dua kuintal melati masih tak semerbak harumnya&lt;br /&gt;terkalahkan oleh aroma airmata yang menjuntai ke dalam tanah&lt;br /&gt;bumi tersentak...&lt;br /&gt;mengharap makanan tak kunjung datang&lt;br /&gt;melainkan airmata yang mengalir deras ke tenggorakan bumi&lt;br /&gt;bumi bertanya dalam kebisuan&lt;br /&gt;kenapa bukan tubuh yang lezat yang datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat surya melenggang tepat di tengah&lt;br /&gt;sekeping mutiara berbalut kain putih mulai merambah ke liang bumi&lt;br /&gt;diiringi airmata yang menjuntai ke paru-paru tanah&lt;br /&gt;dan antara duka yang meratap&lt;br /&gt;antara suka yang berpesta&lt;br /&gt;dan antara muslihat yang menjilat saling terharu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi mulai bingung&lt;br /&gt;bukannya kabar telah membisiki bahwa dia akan mendapatkan kekenyangan&lt;br /&gt;kenapa... mutiara yang berbalut kafan yang dikirim&lt;br /&gt;kenapa... airmata seluruh alam yang diminum&lt;br /&gt;kenapa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara kebingungan...&lt;br /&gt;bumi tetap untuk bisa menerima &lt;br /&gt;menerimanya sebagai teman yang tertidur panjang&lt;br /&gt;amat panjang untuk dikenang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan...&lt;br /&gt;antara duka yang meratap&lt;br /&gt;antara suka yang berpesta&lt;br /&gt;dan antara muslihat yang menjilat&lt;br /&gt;saling terlupa dalam sekejap&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s1600-h/puisiheader.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s200/puisiheader.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225882858069790498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-4603621107190419154?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/4603621107190419154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=4603621107190419154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4603621107190419154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/4603621107190419154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/dalam-rengkuhan-bumi.html' title='Dalam Rengkuhan Bumi'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIYQxYENjyI/AAAAAAAAAQM/kU0esEKoPVw/s72-c/puisiheader.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6172489649331037954</id><published>2008-07-22T19:18:00.007+07:00</published><updated>2008-08-07T18:43:13.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen-ku'/><title type='text'>Senyuman di Balik Pintu</title><content type='html'>Untuk kesekian kali, kakiku merambah genangan becek aspal jalan yang berlubang. Malam ini terasa bertambah dingin. Lampu jalan yang lapisan kristalnya mulai nampak kotor, menambah bias keredupan malam. Sesekali tubuhku dihantam genangan air yang terlindas roda mobil. Aku hanya diam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa malam ini aku dihujat malam. &lt;br /&gt;Di depan pintu rumah. Aku termenung, memandang kayu rapuh pintu itu. Namun untuk kesekian kali aku bangga melihat pintu itu yang masih setia menungguku. Dan tetap setia menjaga istriku yang terbaring tak berdaya. &lt;br /&gt;Tak perlu aku membangunkan istriku, seperti malam-malam sebelumnya. &lt;br /&gt;Kurebahkan badanku di kursi. &lt;br /&gt;"Baru pulang, Onde?" Wanita yang kucintai itu bertanya lirih. Masih saja, dia selalu menyebut nama kesayanganku. &lt;br /&gt;Aku tersenyum, kucoba menghampiri dia walaupun badan ini rasanya ditelikung lelah yang luar biasa, dan enggan beranjak dari sandaran. &lt;br /&gt;"Iya, Ona. Hm, tadi hujan di luar deras sekali. Sekarang sudah berhenti." Tanganku membelai rambutnya yang mulai kumal. &lt;br /&gt;Dulu rambut Ona yang panjang lebat dan hitam mengkilat adalah salah satu keindahan yang memikatku. &lt;br /&gt;"Bajumu basah. Ganti baju dulu, Onda. Sebentar masuk angin." &lt;br /&gt;Masih saja perhatiannya membungkam kejenuhanku. &lt;br /&gt;"Oya, Ona. Eh, ini obatnya diminum dulu...." &lt;br /&gt;Aku melangkah ke bilik kamar. Selama sakit, istriku selalu tidur di ranjang, di balik lemari penyekat ruangan tamu. Aku sudah kehabisan kata untuk mengingatkannya agar tidur di kamar. Namun dia selalu berdalih untuk selalu pertama hadir menyambut ketika aku pulang.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan cermin, kucoba memandang wajahku yang kuyu. Kucoba tersenyum agar aku tahu, bagaimana wajahku jika tersenyum ketika menghadapi istriku. Sebab aku yakin, senyuman adalah satu-satunya hadiah terindah yang selalu aku berikan kepada istriku. &lt;br /&gt;"Ini senyuman paling menyakitkan, senyuman tanpa keikhlasan." Dengan cepat-cepat aku membuang wajahku dari cermin setelah merutuk dalam batin. &lt;br /&gt;Kuambil pakaian kering yang belum sempat aku setrika. Lalu menuju ke dapur untuk memanaskan air. Sambil menunggu air untuk kopi, kakiku melangkah di atas sajadah. Ya, kupasrahkan semua beban ini di hadapan-Mu.... &lt;br /&gt;"Tuhan... aku tidak meminta dan tidak meratap. Tuhan... aku hanya berharap agar tatapan-Mu tidak pernah alpa dalam mengawasiku." &lt;br /&gt;Tidak ada doa khusus dan tidak ada amalan khusus. Karena dalam pandanganku, doa dan amalan adalah hilangnya keikhlasan. Sebab doa dan amalan berujung suatu yang minta balasan. Padahal ketika Tuhan memberi, hal tersebut merupakan sebuah konsekuensi dan tanggung jawab. Makanya aku tidak mau main-main terhadap doa dan amalan. &lt;br /&gt;Suara air yang mendengung dalam didih, menyeret langkahku meninggalkan arah kiblat tepat ketika kusudahi doa. Kutuangkan gelas dan menyeduh kopi dan segelas teh hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sudah diminum obatnya?" Kuangkat kepala Ona dan kurebahkan badannya untuk bersandar. &lt;br /&gt;"Belum, Onde. Minta tehnya." &lt;br /&gt;Teh manis hangat kuku kesukaan istriku, kuambil dan kuminumkan. Ada perasan sejuk di hati ketika aku bisa berbuat begitu. Mungkin sesejuk teh manis yang mengaliri tenggorokannya. &lt;br /&gt;"Ona... aku mau ke Bapak." &lt;br /&gt;"Ada keperluan apa, Onde?" Mata sayu istriku melirik wajahku. Ada kecurigaan di sudut matanya. &lt;br /&gt;Ia tahu selama ini aku tidak pernah menengok Bapak – ayahku, begitu juga ia. Setelah perkawinan sakral yang tanpa restu dan tanpa didasari keikhlasan di hati mereka – terutama ayahku, kami tak pernah menengok mereka lagi. Bukannya menaruh dendam, namun kami mengurung pertengkaran yang bakal terjadi. &lt;br /&gt;"Ona, maafkan Onde...." Aku menahan napas. &lt;br /&gt;Matanya mencari jawaban. Tapi tak ada kalimat yang terjaring. Dan ia hanya diam dalam sunyi. &lt;br /&gt;"Ona tidak harus sakit begini terus. Ona harus mendapat perawatan yang lebih baik. Onde akan pinjam uang ke Bapak." &lt;br /&gt;"Onde, Ona tidak apa-apa kok. Kondisi Ona sudah cukup baik. Ona sudah bisa bangun... huk-huk...." &lt;br /&gt;Istriku mencoba menyenangkanku dengan mencoba bangkit, namun dia tidak bisa menyembunyikan sakitnya sehingga batuknya mulai mendera. &lt;br /&gt;"Tuh kan, Ona belum sembuh!" Kurebahkan badannya untuk berbaring kembali. Dan aku juga membaringkan tubuhku di sampingnya. &lt;br /&gt;Batuknya menyeruak ke langit-langit, menampar ibaku, mengeringkan airmataku. &lt;br /&gt;"Onde, tidak usahlah ke Bapak, kalau hanya untuk pinjam uang." &lt;br /&gt;Aku hanya membisu. Antara keraguan dan ketakutan. Keraguaan akan penerimaan Bapak terhadap kehadiran anaknya yang hilang. Dan ketakutan akan kesehatan istriku yang akan semakin parah. &lt;br /&gt;Aku memijit punggung istriku. Dan tanpa sadar, diselingi batuknya dan rencana esok pagi yang sudah tersusun di benakku, aku sudah tertidur dalam kelelahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halaman rumah yang sudah bertahun tidak aku singgahi, masih nampak seperti dulu. Masih asri karena selalu dimanja tangan Ibu. &lt;br /&gt;Sejenak, aku teringat masa kecil. Aku berayun bersama adikku di samping Bapak yang sedang membetulkan letak pot bunga kala itu. &lt;br /&gt;Dengan perasaan berat, kuberanikan untuk menapak arah menuju pintu begitu lamunan silam itu buyar dari benakku. Ada satu kenangan setiap aku melangkahkan kaki di halaman rumah ini. &lt;br /&gt;"Masih ingat jalan pulang?!" Suara berat yang lama pernah aku kenal, sertamerta menghentikan langkahku. &lt;br /&gt;Kuarahkan pandangan secara lamat menuju arah sumber suara. Kutemukan wajah Bapak tanpa guratan kangen di wajahnya. Yang ada hanya rasa asing nan hambar. Saling tak mengenal. &lt;br /&gt;"Bagaimana kabarnya, Bapak serta Ibu...?" Aku mencoba mengakrabi sepotong hati yang beku di hadapanku. Ah, dulu kami pernah demikian karib dalam hari-hari. Namun sekarang.... &lt;br /&gt;"Hal terlucu yang pernah aku dengar!" Lelaki itu sertamerta membuang muka. &lt;br /&gt;Aku seperti mayat hidup, dicaci tanpa berani menatap, dihakimi tanpa berani membela. &lt;br /&gt;"Aku butuh uang, Pak. Ona sakit." &lt;br /&gt;"Semua orang butuh uang!" ujarnya menghardik. "Dan hanya orang yang tidak tahu diri saja yang berani mengemis uang." &lt;br /&gt;Perkataan itu membuat aku semakin melupakan niatku, melupakan dia sebagai seorang ayah, dan melupakan aku sebagai anak yang terlahir dari darah dan dagingnya sendiri. Tapi setiap mengingat istriku yang terkapar sakit, maka urunglah niatku menentang! &lt;br /&gt;"Ona sakit, Pak!" Saya masih memohon. "Saya pinjam uang tidak banyak, hanya untuk ongkos perawatan ke rumah sakit. Dan tidak lama uang itu akan saya kembalikan." &lt;br /&gt;"Lebih baik mengasihani anjing daripada...." &lt;br /&gt;"Pak, cukup!" Suara yang aku kenal datang menghardik dari balik pintu. &lt;br /&gt;"Kembali... masuk kataku!" Orang yang sebenarnya tidak aku anggap sebagai ayah itu memaki seorang wanita paruh baya, yang tidak lain adalah ibuku. &lt;br /&gt;"Dan kau... pergi dari sini! Dan jangan pernah ke sini!" &lt;br /&gt;Aku menatap galau. Tiba-tiba kebencianku kembali membuncah. Ia sama sekali terlihat bukan seorang ayah bagiku. Ia iblis! Iblis yang melaknat putranya yang khilaf menentukan jalan hidupnya karena melakukan hubungan terlarang sebelum menikah dengan seorang gadis bernama Ona. Bagiku, dia terlihat seperti seorang pemerkosa yang memaksa ibu untuk melahirkan aku – ya Tuhan, maafkan aku atas kesalahan ini! &lt;br /&gt;Dan aku menyalahkan diriku, kenapa aku mengabaikan perkataan istriku. &lt;br /&gt;Aku melangkah kembali, menapaki rumput halaman rumah yang menyimpan kenangan. &lt;br /&gt;Sesampai di ujung gang, sepatah suara menghentikan langkahku. Suara yang lamat-lamat aku kenal dan pernah kuakrabi suatu waktu dulu. &lt;br /&gt;"Pak Sholeh?!" &lt;br /&gt;"Den, ini titipan Ibu." &lt;br /&gt;"Siapa yang kasih, Pak Sholeh?" &lt;br /&gt;"Ibu. Eh, Aden tinggal di mana?" &lt;br /&gt;Aku terdiam &lt;br /&gt;"Wah, bilang ke Ibu, terima kasih. Akan kukembalikan secepatnya." &lt;br /&gt;Aku berlalu secepatnya setelah menerima amplop yang diserahkan lelaki tua yang sudah mengabdi hampir separo hidupnya pada keluargaku. Tanpa membukanya pun aku sudah tahu apa isinya. Uang! Uang yang kuperlukan untuk keperluan perawatan Ona di rumah sakit! &lt;br /&gt;"Den, Den!" &lt;br /&gt;Tak kugubris. Suara itu memanggilku, dan pelan-pelan hilang di pertikungan jalan menuju jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan aku mampir ke rumah seorang teman yang bertugas sebagai seorang mantri, dan bertanya berapa ongkos perawatan di rumah sakit. Namun aku mendapatkan jawaban yang tak pasti. Padahal, hanya ia satu-satunya jalan menuju akses murah berobat ke rumah sakit yang berongkos mahal.&lt;br /&gt;"Wah, maaf. Kau langsung saja ke administrasi rumah sakit. Aku lagi sibuk."&lt;br /&gt;Aku pulang dengan informasi nihil. &lt;br /&gt;Siang menjalar sore. &lt;br /&gt;Sambil menunggu reda hujan yang tiba-tiba mengguyur tak begitu lama tadi, kusempatkan untuk membeli makanan kesukaan istriku. Sambil menatap kecipak air hujan yang belum reda, aku membayangkan raut wajah istriku yang akan tersenyum manis. Sebab hari ini aku membawakan makanan kesukaannya, dan esok hari dia tidak akan di ranjang menanti aku pulang. Sebab ia akan ditemani oleh perawat di rumah sakit! &lt;br /&gt;Aku bersenandung dalam hati. Dan berharap hari-hari esok akan melewati hari dengan keindahan.... &lt;br /&gt;Hujan belum reda.&lt;br /&gt;Sore yang merambat berlalu menggapai malam. Hari ini seperti kemarin. Untuk kesekian kali, kupaksa kakiku merambah genangan becek aspal jalan yang bertambah lubangnya dari hari ke hari. Namun malam ini tidak terasa dingin. Ada semangat yang menyala yang menghangatkan badanku, meski lampu jalan masih seperti dulu dengan lapisan kristalnya mulai nampak retak, menambah kelu gelapnya malam dari hari ke hari.&lt;br /&gt;Masih saja tubuhku dihantam genangan air yang terlindas roda mobil. Namun kali ini aku hanya tersenyum. Sebab ada secercah harap yang membenderang, meski berupa noktah. Tidak seperti malam-malam lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan pintu rumah. Aku tersenyum. Menyapa kayu rapuh pintu itu. Aku harap untuk kesekian kali, pintu itu dapat bercerita suatu waktu, dan membuatku bangga bahwa seseorang masih setia menungguku di rumah. Seseorang yang telah bersamaku mengarungi kehidupan yang mahaberat ini. Dan namanya Ona, istriku tercinta! &lt;br /&gt;Dalam, sangat dalam harapan yang akan kulukiskan. &lt;br /&gt;Di bawah lantai segelas air teh tumpah, beling pecah berhamburan bercampur darah yang memerah kental. Sesosok tubuh tergeletak kaku bersandar di ranjang. Matanya memejam, namun senyumannya tetap hadir untuk menanti aku pulang. Seperti biasa! &lt;br /&gt;Pandanganku mengabur. Sekelilingku gelap. &lt;br /&gt;Aku hanya bisa mengingat kalimat yang sering kucetuskan padanya yang membandel: &lt;br /&gt;"Aku sudah kehabisan kata untuk mengingatkanmu, Ona. Kamu tidur saja di kamar. Jangan menungguku pulang." &lt;br /&gt;Namun dia selalu berdalih untuk selalu pertama hadir menyambut ketika aku pulang....&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Cerpen ini dimuat di : &lt;a href="http://www.cafenovel.com/shortstory_senyumandibalikpintu.php"&gt;www.cafenovel.com&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Karya di online :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;www.kemudian.com&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;www.cafenovel.com&lt;/li&gt;&lt;/spna&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6172489649331037954?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6172489649331037954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6172489649331037954' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6172489649331037954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6172489649331037954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/senyuman-di-balik-pintu.html' title='Senyuman di Balik Pintu'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8688660081806508025</id><published>2008-07-22T18:19:00.006+07:00</published><updated>2008-08-07T20:16:27.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>Inilah Indonesia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Renungan Dari Seorang Teman ...Andi Irawan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIXC6OCNt8I/AAAAAAAAAPs/leaFo6W0Qyk/s1600-h/tki.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIXC6OCNt8I/AAAAAAAAAPs/leaFo6W0Qyk/s320/tki.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225797248088913858" /&gt;&lt;/a&gt;Sudah terlalu banyak kisah sedih tentang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bermunculan dari tahun ke tahun.  Lebih kurang seminggu terakhir media cetak dan eletronika kembali gencar memberitakan tindakan penganiayaan terhadap segmen wong cilik yang sering disebut sebagai pahlawan devisa tersebut.  Mungkin kita masih ingat bagaimana fenomena Nunukan setahun silam ketika ratusan ribu TKI ilegal harus melakukan eksodus dari negeri jiran Malaysia, bahkan sebagian diantara mereka telah sempat pula masuk bui dan dihukum cambuk belum lagi dua puluh lebih diantaranya yang meninggal dunia karena sakit dalam penampungan pengungsi di Nunukan.  Sebelumnya kita telah mendengar pula sejumlah balada sedih lainnya, misalnya TKI yang ditangkap polisi, dipenjara, lalu baru ketahuan berbulan-bulan kemudian, menjelang atau sesudah diadili dan divonis hukuman mati.  TKI, terutama perempuan (TKW) yang pulang dalam keadaa cacat fisik, menjadi gila, pulang dalam keadaan hamil  atau membawa bayi tanpa suami akibat disiksa dan diperkosa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kezaliman tersebut ternyata tidak hanya didapat dari para majikannya di negara jiran, tetapi sebelum berangkat ke luar negeri bahkan setelah kembali pulang mereka juga ternyata menjadi korban eksploitasi dari saudara-saudara sebangsanya di tanah air.   Contoh misalnya dalam masalah pembiayaan calon TKI.  Berdasarkan ketentuan Pasal 47 ayat 2 Kep Mennaker No 204/Men/1999 disebutkan bahwa pembiayaan  yang dapat dibebankan kepada TKI adalah biaya dokumen jati diri tenaga kerja, tes kesehatan, transportasi lokal, akomodasi dan konsumsi serta uang jaminan sesuai dengan negara tujuan.  Namun dalam prakteknya, jumlah biaya yang harus dikeluarkan oleh TKI tidaklah sesederhana itu, sebab setelah mereka sampai ditempat tujuan sering ditelantarkan, tidak dijemput padahal semua biaya telah diberikan untuk keperluan itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula ketika mereka pulang ke tanah air, tidak ada pihak yang bertanggung jawab dan seringkali mereka menjadi objek pemerasan di bandara atau dalam perjalanan pulang.  Begitu juga misalnya ketika mereka tidak jadi diberangkatkan meskipun telah mengeluarkan sejumlah biaya tetapi TKI sulit untuk mendapatkan uangnya kembali karena proses yang berbelit-belit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah 20-an tahun melakukan pengiriman TKI, berita-berita pelanggaran HAM TKI bahkan telah silih berganti didengar publik, tetapi hampir tidak ada bentuk realisasi perlindungan terhadap anak bangsa yang telah berkontribusi terhadap capital inflow sekitar 8 % tersebut.   Bandingkan dengan pemerintah Filipina misalnya, yang membentuk tim investigasi terhadap kasus-kasus pelecehan seksual tenaga kerja wanita mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah memang perlu dikritik keras karena berulangnya penzaliman terhadap TKI tidak lepas dari lemahnya law enforcement  terhadap tata aturan yang ada khususnya dalam proses penanganan TKI.  Tampaknya proses penanganan TKI di era reformasi ini setali tiga uang dengan era sebelumnya dalam arti tetap berbelit-belit dan sarat dengan biaya transaksi yang tinggi sehingga menyebabkan para TKI mudah terjerat calo dan perusahaan pengerah TKI yang nakal. Semakin rumit prosedur dan semakin korup aparat pelayan proses penanganan TKI, semakin tinggi pula posisi tawar para calo dan perusahaan pengerah jasa TKI nakal dalam pasar gelap TKI.  Jelas TKI yang tersalurkan melalui pasar gelap ini sangat rawan terhadap ancaman eskploitasi baik ketika masih di dalam negeri maupun nanti setelah bekerja di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Legislatif juga layak dikritik keras, ada sejumlah pertanyaan yang layak kita ajukan kepada anggota-anggota dewan kita tersebut:  Pertama, Sudahkah kita membuat undang-undang yang komprehensif tentang perlindungan para TKI tersebut.  Derita para wong cilik tersebut selama ini secara legal formal harus mereka tanggung sendiri.  Seandainya ada uluran tangan dari pemerintah seperti pada kasus Nunukan setahun lalu lebih merupakan  belas kasihan saja bukan kewajiban konstitusional  negara terhadap rakyatnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sudah adakah undang-undang yang melindungi TKI  dari aneka tipuan, pemerasan dan kezaliman lainnya dari perusahaan jasa TKI karena kita lihat bahwa para TKI itu bisa disekap berminggu-minggu di tempat yang sangat tidak layak  sebelum diberangkatkan. Kita dengar pula  bahwa sering para perusahaan jasa TKI itu merasa tidak menjadi kewajibannya untuk melengkapi TKI dengan dokumen  yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga sudah adakah undang-undang yang memaksa pemerintah untuk memberikan pelayanan sosial kepada TKI, apakah DPR sudah menekan eksekutif untuk melakukan perjanjian bilateral dengan sejumlah negara jiran pengguna TKI kita tentang hal yang berkaitan dengan pelanggaran HAM TKI, termasuk misalnya membentuk tim investigasi terhadap kasus-kasus pelecehan seksual tenaga kerja wanita kita di luar negeri.  Termasuk dalam hal ini pentingnya memberikan keluarga TKI di Indonesia hak untuk memperoleh informasi tentang TKI yang sedang mengalami kesulitan di luar negeri.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang DPR merasa telah melakukan tugas legislatifnya mewujudkan undang-undang perlindungan TKI sudah maksimal, termasuk melakukan kontrol terhadap pengawasan pelaksanaannya baru etis dan layak DPR meminta menteri tenaga kerja untuk mundur dari jabatannya.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri menilai kasus-kasus tentang balada sedih TKI ini hanya akan mendapat tanggapan dari pihak penguasa termasuk legislatif hanya ketika publik masih menyorotinya. Setelah publik lupa maka solusi yang fundamental untuk mengatasi hal ini agar tidak berulang lagi juga akan hilang, dan selanjutnya akan kembali menjadi retorika politik para penguasa ketika kasus lain timbul lagi di masa mendatang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pragmatisme politik memaksa kita memahami bahwa para pelaku politik hanya mau mengaktualisasikan kepentingan politik dari pihak-pihak yang memiliki posisi tawar secara politik, dan sangat disayangkan para TKI kita itu bukan kelompok yang memiliki posisi tawar yang tinggi, sementara terlalu sedikit elit politik yang menggunakan landasan moral dalam aktivitas politiknya.   Oleh karena itu saya kira kalau kita memang ingin melihat para TKI ini memiliki posisi tawar yang memadai dalam memperjuangkan kepentingan-kepentingan mereka maka mereka harus memperjuangkannya haknya secara terorganisir tidak hanya semata-mata mengandalkan keberpihakan dan keprihatinan media terhadap nasib mereka.  Para TKI itu tampaknya perlu dibantu oleh para aktivis perburuhan untuk membentuk perserikatan atau federasi TKI yang tangguh.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://andiirawan.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8688660081806508025?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/8688660081806508025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=8688660081806508025' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8688660081806508025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8688660081806508025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/inilah-indonesia_6685.html' title='Inilah Indonesia'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIXC6OCNt8I/AAAAAAAAAPs/leaFo6W0Qyk/s72-c/tki.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-5609931458804815742</id><published>2008-07-22T17:53:00.008+07:00</published><updated>2008-08-07T20:15:45.519+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>Inilah Indonesia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Kenapa Ga Ada Putri "OTAK ENCER"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW_ugKccoI/AAAAAAAAAPk/pY56zhaPrv0/s1600-h/images12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW_ugKccoI/AAAAAAAAAPk/pY56zhaPrv0/s320/images12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225793748261958274" /&gt;&lt;/a&gt;Jakarta - Putri Raemawasti, sang Putri Indonesia, tampil berbikini di penilaian awal kontes baju renang Miss Universe di Vietnam. Putri melenggang dalam balutan bikini di ajang tersebut. Bikini yang dikenakannya bernuansa jingga kekuningan, berpotongan halter neck. Tubuh sintalnya dibalut lotion yang membuatnya lebih berkilau. Rambut panjangnya digerai, sedikit ikal. Sikap Anda?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Indonesia tidak ada yang bersikap, soalnya jika bersikap semua tetap akan jalan dan kemudian diam. ..Percuma...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak habis pikir....&lt;strong&gt;kapankah Indonesia akan maju dengan Kontes OTAK ENCER....Bukan hanya kontes yang bikin Ancur&lt;/strong&gt;..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kutemukan jawabannya...&lt;strong&gt;Kapan - Kapan Bung..!!&lt;/strong&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-5609931458804815742?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/5609931458804815742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=5609931458804815742' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5609931458804815742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5609931458804815742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/inilah-indonesia_22.html' title='Inilah Indonesia'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW_ugKccoI/AAAAAAAAAPk/pY56zhaPrv0/s72-c/images12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-1126808360717677338</id><published>2008-07-22T17:45:00.006+07:00</published><updated>2008-08-07T20:14:58.497+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>Inilah Indonesia</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Cerita sedih tentang kenyataan di ibukota &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Di ambil dari milis. Suatu kenyataan betapa egoisnya warga Jakarta, bahkan untuk sesuatu yang hukumnya Fadhu Kifayah seperti mengubur jenazah. Sebuah kenyataan yang sangat sedih..&lt;/em&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salemba, Warta Kota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEJABAT Jakarta seperti ditampar. Seorang warganya harus menggendong mayat anaknya karena tak mampu sewa mobil jenazah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang kereta rel listrik (KRL) jurusan Jakarta - Bogor pun geger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW6rgiey2I/AAAAAAAAAPc/KEmYlcE6Xng/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW6rgiey2I/AAAAAAAAAPc/KEmYlcE6Xng/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225788199265028962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;justify&gt;Minggu (5/6). Sebab, mereka tahu bahwa seorang pemulung bernama Supriono (38 thn) tengah menggendong mayat anak, Khaerunisa (3 thn).&lt;br /&gt;Supriono akan memakamkan si kecil di Kampung Kramat, Bogor dengan menggunakan jasa KRL. Tapi di Stasiun Tebet, Supriono dipaksa turun dari kereta, lantas dibawa ke kantor polisi karena dicurigai si anak adalah korban kejahatan. Tapi di kantor polisi, Supriono mengatakan si anak tewas karena penyakit muntaber. Polisi belum langsung percaya dan memaksa Supriono membawa jenazah itu ke RSCM untuk diautopsi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di RSCM, Supriono menjelaskan bahwa Khaerunisa sudah empat hari terserang muntaber. Dia sudah membawa Khaerunisa untuk berobat ke Puskesmas Kecamatan Setiabudi. “Saya hanya sekali bawa Khaerunisa ke puskesmas, saya tidak punya uang untuk membawanya lagi ke puskesmas, meski biaya hanya Rp 4.000,- saya hanya pemulung kardus, gelas dan botol plastik yang penghasilannya hanya Rp 10.000,- per hari”. Ujar bapak 2 anak yang mengaku tinggal di kolong perlintasan rel KA di Cikini itu.&lt;br /&gt;Supriono hanya bisa berharap Khaerunisa sembuh dengan sendirinya. Selama sakit Khaerunisa terkadang masih mengikuti ayah dan kakaknya, Muriski Saleh (6 thn), untuk memulung kardus di Manggarai hingga Salemba, meski hanya terbaring digerobak ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tidak kuasa melawan penyakitnya, akhirnya Khaerunisa menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (5/6) pukul 07.00.&lt;br /&gt;Khaerunisa meninggal di depan sang ayah, dengan terbaring di dalam gerobak yang kotor itu, di sela-sela kardus yang bau. Tak ada siapa-siapa, kecuali sang bapak dan kakaknya. Supriono dan Muriski termangu. Uang di saku tinggal Rp 6.000,- tak mungkin cukup beli kain kafan untuk membungkus mayat si kecil dengan layak, apalagi sampai harus menyewa ambulans. Khaerunisa masih terbaring di gerobak. Supriono mengajak Musriki berjalan menyorong gerobak berisikan mayat itu dari Manggarai hingga ke Stasiun Tebet, Supriono berniat menguburkan anaknya di kampong pemulung di Kramat, Bogor. Ia berharap di sana mendapatkan bantuan dari sesama pemulung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 10.00 yang mulai terik, gerobak mayat itu tiba di Stasiun Tebet.&lt;br /&gt;Yang tersisa hanyalah sarung kucel yang kemudian dipakai membungkus jenazah si kecil. Kepala mayat anak yang dicinta itu dibiarkan terbuka, biar orang tak tahu kalau Khaerunisa sudah menghadap Sang Khalik. Dengan menggandeng si sulung yang berusia 6 thn, Supriono menggendong Khaerunisa menuju stasiun. Ketika KRL jurusan Bogor datang, tiba-tiba seorang pedagang menghampiri Supriono dan menanyakan anaknya. Lalu dijelaskan oleh Supriono bahwa anaknya telah meninggal dan akan dibawa ke Bogor spontan penumpang KRL yang mendengar penjelasan Supriono langsung berkerumun dan Supriono langsung dibawa ke kantor polisi Tebet. Polisi menyuruh agar Supriono membawa anaknya ke RSCM dengan menumpang ambulans hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supriono ngotot meminta agar mayat anaknya bisa segera dimakamkan.&lt;br /&gt;Tapi dia hanya bisa tersandar di tembok ketika menantikan surat permintaan pulang dari RSCM. Sambil memandangi mayat Khaerunisa yang terbujur kaku. Hingga saat itu Muriski sang kakak yang belum mengerti kalau adiknya telah meninggal masih terus bermain sambil sesekali memegang tubuh adiknya. Pukul 16.00, akhirnya petugas RSCM mengeluarkan surat tersebut, lagi-lagi Karen atidak punya uang untuk menyewa ambulans, Supriono harus berjalan kaki menggendong mayat Khaerunisa dengan kain sarung sambil menggandeng tangan Muriski. Beberapa warga yang iba memberikan uang sekadarnya untuk ongkos perjalanan ke Bogor. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pedagang di RSCM juga memberikan air minum kemasan untuk bekal Supriono dan Muriski di perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Psikolog Sartono Mukadis menangis mendengar cerita ini dan mengaku benar-benar terpukul dengan peristiwa yang sangat tragis tersebut karena masyarakat dan aparat pemerintah saat ini sudah tidak lagi perduli terhadap sesama. “Peristiwa itu adalah dosa masyarakat yang seharusnya kita bertanggung jawab untuk mengurus jenazah Khaerunisa. Jangan bilang keluarga Supriono tidak memiliki KTP atau KK atau bahkan tempat tinggal dan alamat tetap. Ini merupakan tamparan untuk bangsa Indonesia”, ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Urban Poor Consortium, Wardah Hafidz, mengatakan peristiwa itu seharusnya tidak terjadi jika pemerintah memberikan pelayanan kesehatan bagi orang yang tidak mampu. Yang terjadi selama ini, pemerintah hanya memerangi kemiskinan, tidak mengurusi orang miskin kata Wardah.&lt;/justify&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** mohon maaf karena telah mengutip ulang berita ini***&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------&lt;br /&gt;Baca Juga :&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pink-stories.blogspot.com/search/label/TKI...The%20Real%20Hero"&gt;Renungan Dari Seorang Teman ...Andi Irawan&lt;/a&gt;&lt;/&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pink-stories.blogspot.com/search/label/Kehancuran%20Negeri%20Lewat%20Kontes"&gt;Kehancuran Negeri Lewat Kontes &lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-1126808360717677338?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/1126808360717677338/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=1126808360717677338' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/1126808360717677338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/1126808360717677338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/inilah-indonesia.html' title='Inilah Indonesia'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW6rgiey2I/AAAAAAAAAPc/KEmYlcE6Xng/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-3522498803282104791</id><published>2008-07-22T17:39:00.005+07:00</published><updated>2008-08-07T20:03:23.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Kahlil Gibran's Stories</title><content type='html'>Kahlil Gibran lahir di Basyari, Libanon dari keluarga katholik-maronit. Bsharri sendiri merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir. Tak heran bila sejak kecil, mata Gibran sudah terbiasa menangkap fenomena-fenomena alam tersebut. Inilah yang nantinya banyak mempengaruhi tulisan-tulisannya tentang alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 10 tahun, bersama ibu dan kedua adik perempuannya, Gibran pindah ke Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Tak heran bila kemudian Gibran kecil mengalami kejutan budaya, seperti yang banyak dialami oleh para imigran lain yang berhamburan datang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Keceriaan Gibran di bangku sekolah umum di Boston, diisi dengan masa akulturasinya maka bahasa dan gayanya dibentuk oleh corak kehidupan Amerika. Namun, proses Amerikanisasi Gibran hanya berlangsung selama tiga tahun karena setelah itu dia kembali ke Beirut, di mana dia belajar di Madrasah Al-Hikmat sejak tahun 1898 sampai 1901.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW5OP4fWRI/AAAAAAAAAPU/a1lDxOVQ29g/s1600-h/180px-Khali_Gibran.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW5OP4fWRI/AAAAAAAAAPU/a1lDxOVQ29g/s320/180px-Khali_Gibran.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225786597066103058" /&gt;&lt;/a&gt;Foto Kahlil Gibran oleh Fred Holland Day, skt. 1898.Selama awal masa remaja, visinya tentang tanah kelahiran dan masa depannya mulai terbentuk. Kesultanan Usmaniyah yang sudah lemah, sifat munafik organisasi gereja, dan peran kaum wanita Asia Barat yang sekadar sebagai pengabdi, mengilhami cara pandangnya yang kemudian dituangkan ke dalam karya-karyanya yang berbahasa Arab.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gibran meninggalkan tanah airnya lagi saat ia berusia 19 tahun, namun ingatannya tak pernah bisa lepas dari Lebanon. Lebanon sudah menjadi inspirasinya. Di Boston dia menulis tentang negerinya itu untuk mengekspresikan dirinya. Ini yang kemudian justru memberinya kebebasan untuk menggabungkan 2 pengalaman budayanya yang berbeda menjadi satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gibran menulis drama pertamanya di Paris dari tahun 1901 hingga 1902. Tatkala itu usianya menginjak 20 tahun. Karya pertamanya, "Spirits Rebellious" ditulis di Boston dan diterbitkan di New York City, yang berisi empat cerita kontemporer sebagai sindiran keras yang menyerang orang-orang korup yang dilihatnya. Akibatnya, Gibran menerima hukuman berupa pengucilan dari gereja Maronit. Akan tetapi, sindiran-sindiran Gibran itu tiba-tiba dianggap sebagai harapan dan suara pembebasan bagi kaum tertindas di Asia Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa-masa pembentukan diri selama di Paris cerai-berai ketika Gibran menerima kabar dari Konsulat Jendral Turki, bahwa sebuah tragedi telah menghancurkan keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun, Sultana, meninggal karena TBC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gibran segera kembali ke Boston. Kakaknya, Peter, seorang pelayan toko yang menjadi tumpuan hidup saudara-saudara dan ibunya juga meninggal karena TBC. Ibu yang memuja dan dipujanya, Kamilah, juga telah meninggal dunia karena tumor ganas. Hanya adiknya, Marianna, yang masih tersisa, dan ia dihantui trauma penyakit dan kemiskinan keluarganya. Kematian anggota keluarga yang sangat dicintainya itu terjadi antara bulan Maret dan Juni tahun 1903. Gibran dan adiknya lantas harus menyangga sebuah keluarga yang tidak lengkap ini dan berusaha keras untuk menjaga kelangsungan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun-tahun awal kehidupan mereka berdua, Marianna membiayai penerbitan karya-karya Gibran dengan biaya yang diperoleh dari hasil menjahit di Miss Teahan's Gowns. Berkat kerja keras adiknya itu, Gibran dapat meneruskan karier keseniman dan kesasteraannya yang masih awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1908 Gibran singgah di Paris lagi. Di sini dia hidup senang karena secara rutin menerima cukup uang dari Mary Haskell, seorang wanita kepala sekolah yang berusia 10 tahun lebih tua namun dikenal memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih tinggal di Boston. Dari tahun 1909 sampai 1910, dia belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Kembali ke Boston, Gibran mendirikan sebuah studio di West Cedar Street di bagian kota Beacon Hill. Ia juga mengambil alih pembiayaan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Amerika Serikat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1911 Gibran pindah ke kota New York. Di New York Gibran bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 1912 "Broken Wings" telah diterbitkan dalam Bahasa Arab. Buku ini bercerita tentang cinta Selma Karami kepada seorang muridnya. Namun, Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan seorang uskup yang oportunis. Karya Gibran ini sering dianggap sebagai otobiografinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh "Broken Wings" terasa sangat besar di dunia Arab karena di sini untuk pertama kalinya wanita-wanita Arab yang dinomorduakan mempunyai kesempatan untuk berbicara bahwa mereka adalah istri yang memiliki hak untuk memprotes struktur kekuasaan yang diatur dalam perkawinan. Cetakan pertama "Broken Wings" ini dipersembahkan untuk Mary Haskell.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gibran sangat produktif dan hidupnya mengalami banyak perbedaan pada tahun-tahun berikutnya. Selain menulis dalam bahasa Arab, dia juga terus menyempurnakan penguasaan bahasa Inggrisnya dan mengembangkan kesenimanannya. Ketika terjadi perang besar di Lebanon, Gibran menjadi seorang pengamat dari kalangan nonpemerintah bagi masyarakat Suriah yang tinggal di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Gibran dewasa, pandangannya mengenai dunia Timur meredup. Pierre Loti, seorang novelis Perancis, yang sangat terpikat dengan dunia Timur pernah berkata pada Gibran, kalau hal ini sangat mengenaskan! Disadari atau tidak, Gibran memang telah belajar untuk mengagumi kehebatan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Karya dan kepengarangan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tahun 1918, Gibran sudah siap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, "The Madman", "His Parables and Poems". Persahabatan yang erat antara Mary tergambar dalam "The Madman". Setelah "The Madman", buku Gibran yang berbahasa Inggris adalah "Twenty Drawing", 1919; "The Forerunne", 1920; dan "Sang Nabi" pada tahun 1923, karya-karya itu adalah suatu cara agar dirinya memahami dunia sebagai orang dewasa dan sebagai seorang siswa sekolah di Lebanon, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum terbitnya "Sang Nabi", hubungan dekat antara Mary dan Gibran mulai tidak jelas. Mary dilamar Florance Minis, seorang pengusaha kaya dari Georgia. Ia menawarkan pada Mary sebuah kehidupan mewah dan mendesaknya agar melepaskan tanggung jawab pendidikannya. Walau hubungan Mary dan Gibran pada mulanya diwarnai dengan berbagai pertimbangan dan diskusi mengenai kemungkinan pernikahan mereka, namun pada dasarnya prinsip-prinsip Mary selama ini banyak yang berbeda dengan Gibran. Ketidaksabaran mereka dalam membina hubungan dekat dan penolakan mereka terhadap ikatan perkawinan dengan jelas telah merasuk ke dalam hubungan tersebut. Akhirnya Mary menerima Florance Minis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1920 Gibran mendirikan sebuah asosiasi penulis Arab yang dinamakan Arrabithah Al Alamia (Ikatan Penulis). Tujuan ikatan ini merombak kesusastraan Arab yang stagnan. Seiring dengan naiknya reputasi Gibran, ia memiliki banyak pengagum. Salah satunya adalah Barbara Young. Ia mengenal Gibran setelah membaca "Sang Nabi". Barbara Young sendiri merupakan pemilik sebuah toko buku yang sebelumnya menjadi guru bahasa Inggris. Selama 8 tahun tinggal di New York, Barbara Young ikut aktif dalam kegiatan studio Gibran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gibran menyelesaikan "Sand and Foam" tahun 1926, dan "Jesus the Son of Man" pada tahun 1928. Ia juga membacakan naskah drama tulisannya, "Lazarus" pada tanggal 6 Januari 1929. Setelah itu Gibran menyelesaikan "The Earth Gods" pada tahun 1931. Karyanya yang lain "The Wanderer", yang selama ini ada di tangan Mary, diterbitkan tanpa nama pada tahun 1932, setelah kematiannya. Juga tulisannya yang lain "The Garden of the Propeth".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kematian&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Memorial Kahlil Gibran di Washington, D.C.Pada tanggal 10 April 1931 jam 11.00 malam, Gibran meninggal dunia. Tubuhnya memang telah lama digerogoti sirosis hepatis dan tuberkulosis, tapi selama ini ia menolak untuk dirawat di rumah sakit. Pada pagi hari terakhir itu, dia dibawa ke St. Vincent's Hospital di Greenwich Village.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berikutnya Marianna mengirim telegram ke Mary di Savannah untuk mengabarkan kematian penyair ini. Meskipun harus merawat suaminya yang saat itu juga menderita sakit, Mary tetap menyempatkan diri untuk melayat Gibran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah Gibran kemudian dikebumikan tanggal 21 Agustus di Mar Sarkis, sebuah biara Karmelit di mana Gibran pernah melakukan ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Gibran, Barbara Younglah yang mengetahui seluk-beluk studio, warisan dan tanah peninggalan Gibran. Juga secarik kertas yang bertuliskan, "Di dalam hatiku masih ada sedikit keinginan untuk membantu dunia Timur, karena ia telah banyak sekali membantuku."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-3522498803282104791?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/3522498803282104791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=3522498803282104791' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3522498803282104791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/3522498803282104791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/kahlil-gibrans-stories.html' title='Kahlil Gibran&apos;s Stories'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW5OP4fWRI/AAAAAAAAAPU/a1lDxOVQ29g/s72-c/180px-Khali_Gibran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-2978541279213581821</id><published>2008-07-22T17:32:00.007+07:00</published><updated>2008-08-07T20:07:12.767+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Kahlil GIbran'S Poem</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW4TXi41vI/AAAAAAAAAPM/c_jJhbmfVVE/s1600-h/GibranFrame.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW4TXi41vI/AAAAAAAAAPM/c_jJhbmfVVE/s400/GibranFrame.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225785585510700786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WAKTU&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?….&lt;br /&gt;Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.&lt;br /&gt;Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,&lt;br /&gt;Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?&lt;br /&gt;Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PERSAHABATAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dan jika berkata, berkatalah kepada aku tentang kebenaran persahabatan?..Sahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mesti terpenuhi.&lt;br /&gt;Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.&lt;br /&gt;Karena kau menghampirinya saat hati lapa dan mencarinya saat jiwa butuh kedamaian.Bila dia bicara, mengungkapkan pikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata “ya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bilamana ia diam, hatimu tiada ‘kan henti mencoba merangkum bahasa hatinya; karena tanpa ungkapan kata, dalam rangkuman persahabatan, segala pikiran, hasrat, dan keinginan terlahirkan bersama dengan sukacita yang utuh, pun tiada terkirakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala berpisah dengan sahabat, janganlah berduka cita; Karena yang paling kaukasihi dalam dirinya, mungkin lebih cemerlang dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya ruh kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, di luar jangkauan misterinya, bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.&lt;br /&gt;Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.&lt;br /&gt;Gerangan apa sahabat itu hingga kau senantiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?&lt;br /&gt;Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!&lt;br /&gt;Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.&lt;br /&gt;Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria berbagi kebahagiaan.&lt;br /&gt;Karena dalam titik-titik kecil embun pagi, hati manusia menemukan fajar jati dan gairah segar kehidupan.&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;CINTA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;AKU bicara perihal Cinta????…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,&lt;br /&gt;Walau jalannya sukar dan curam.&lt;br /&gt;Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.&lt;br /&gt;Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.&lt;br /&gt;Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.&lt;br /&gt;Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.&lt;br /&gt;Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia &lt;br /&gt;kan menyalibmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu, demikian pula dia ada untuk pemanakasanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.&lt;br /&gt;Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.&lt;br /&gt;Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.&lt;br /&gt;Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.&lt;br /&gt;Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.&lt;br /&gt;Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;&lt;br /&gt;Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta, supaya bisa kaupahami rahasia hatimu, dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.Maka lebih baiklah bagimu kalau kaututupi ketelanjanganmu dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa, tapi tak seluruh gelak tawamu, dan menangis, tapi tak sehabis semua airmatamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki; Karena cinta telah cukup bagi cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pabila kau mencintai kau takkan berkata, “Tuhan ada di dalam hatiku,” tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati Tuhan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta, sebab cinta, pabila dia menilaimu memang pantas, mengarahkan jalanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya. Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan, biarlah ini menjadi aneka keinginanmu: Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali, yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.&lt;br /&gt;Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta;&lt;br /&gt;Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.&lt;br /&gt;Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap;Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu dan sebuah gita puji pada bibirmu.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------&lt;br /&gt;Baca Juga :&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pink-stories.blogspot.com/search/label/Kahlil%20Stories"&gt;Kahlil Stories&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-2978541279213581821?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/2978541279213581821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=2978541279213581821' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/2978541279213581821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/2978541279213581821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/kahlil-gibrans-poem.html' title='Kahlil GIbran&apos;S Poem'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIW4TXi41vI/AAAAAAAAAPM/c_jJhbmfVVE/s72-c/GibranFrame.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-2281651480337974736</id><published>2008-07-22T15:11:00.002+07:00</published><updated>2008-08-07T20:04:44.174+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Definisi Cinta</title><content type='html'>Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendo'akannya walaupun dia tidak berada di sisi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.&lt;br /&gt;Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya. Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan di benakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis, ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehingga kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.&lt;br /&gt;Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan di dalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kepada harta artinya bakhil, cinta kepada perempuan artinya alam, cinta kepada diri artinya bijaksana, cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada Tuhan artinya Takwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan. Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti, pasti ia akan mati kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam, tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih, dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah keabadian ... dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata, sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan didalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu tidak akan pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. Namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan, lebih baik cinta itu tak pernah hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://sayangdibuang.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-2281651480337974736?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/2281651480337974736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=2281651480337974736' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/2281651480337974736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/2281651480337974736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/definisi-cinta.html' title='Definisi Cinta'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-6154981927731223337</id><published>2008-07-22T15:03:00.006+07:00</published><updated>2008-08-07T20:04:04.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra'/><title type='text'>Cinta Menurut Om "Wiki"</title><content type='html'>Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pakar telah mendefinisikan dan memilah-milah istilah ini yang pengertiannya sangat rumit. Antara lain mereka membedakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta terhadap keluarga&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta terhadap teman-teman, atau philia&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta yang romantis atau juga disebut asmara&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta yang hanya merupakan hawa nafsu atau cinta eros&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta dirinya sendiri, yang disebut narsisme&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta akan sebuah konsep tertentu&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta akan negaranya atau patriotisme&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta akan bangsa atau nasionalisme&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;Beberapa bahasa, termasuk bahasa Indonesia atau bahasa Melayu apabila dibandingkan dengan beberapa bahasa mutakhir di Eropa, terlihat lebih banyak kosakatanya dalam mengungkapkan konsep ini. Termasuk juga bahasa Yunani kuna, yang membedakan antara tiga atau lebih konsep: eros, philia, dan agape.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mendefinisikan cinta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Cinta adalah perasaan simpati yang melibatkan emosi yang mendalam Menurut Erich Fromm, ada empat syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenalan &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Tanggung jawab&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Perhatian&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Saling menghormati&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;Seperti banyak jenis kekasih, ada banyak jenis cinta. Cinta berada di seluruh semua kebudayaan manusia. Oleh karena perbedaan kebudayaan ini, maka pendefinisian dari cinta pun sulit ditetapkan. Lihat hipotesis Sapir-Whorf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekspresi cinta dapat termasuk cinta kepada 'jiwa' atau pikiran, cinta hukum dan organisasi, cinta badan, cinta alam, cinta makanan, cinta uang, cinta belajar, cinta kuasa, cinta keterkenalan, dll. Cinta lebih berarah ke konsep abstrak, lebih mudah dialami daripada dijelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kasih yang sudah ada perlu selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta antar pribadi&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Cinta antar pribadi menunjuk kepada cinta antara manusia.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa unsur yang sering ada dalam cinta antar pribadi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Afeksi: menghargai orang lain&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Ikatan: memuaskan kebutuhan emosi dasar&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Altruisme: perhatian non-egois kepada orang lain&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Reciprocation: cinta yang saling menguntungkan &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Commitment: keinginan untuk mengabadikan cinta&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Keintiman emosional: berbagi emosi dan rasa &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kinship: ikatan keluarga&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Passion: nafsu seksual &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Physical intimacy: berbagi kehidupan erat satu sama lain &lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Self-interest: cinta yang mengharapkan imbalan pribadi&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt;Service: keinginan untuk membantu&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;Energi seksual dapat menjadi unsur paling penting dalam menentukan bentuk hubungan. Namun atraksi seksual sering menimbulkan sebuah ikatan baru, keinginan seksual dianggap tidak baik atau tidak sepantasnya dalam beberapa ikatan cinta. Dalam banyak agama dan sistem etik hal ini dianggap salah bila memiliki keinginan seksual kepada keluarga dekat, anak, atau diluar hubungan berkomitmen. Tetapi banyak cara untuk mengungkapkan rasa kasih sayang tanpa seks. Afeksi, keintiman emosi dan hobby yang sama sangat biasa dalam berteman dan saudara di seluruh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Baca Juga :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://pink-stories.blogspot.com/search/label/Definisi%20Cinta"&gt;Definisi Cinta&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-6154981927731223337?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/6154981927731223337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=6154981927731223337' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6154981927731223337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/6154981927731223337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/cinta-menurut-om-wiki.html' title='Cinta Menurut Om &quot;Wiki&quot;'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-8353760678157036435</id><published>2008-07-22T13:45:00.008+07:00</published><updated>2008-08-07T20:14:17.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Potret Bangsa'/><title type='text'>POTRET BANGSA</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaHKVxaoqI/AAAAAAAAARc/LPdm5xt30Qo/s1600-h/nirmala+bonat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaHKVxaoqI/AAAAAAAAARc/LPdm5xt30Qo/s320/nirmala+bonat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226013029322891938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;Nirmala Bonat, TKW asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disiksa oleh majikannya di Malaysia pada tahun 2004&lt;/center&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaE_pck3HI/AAAAAAAAARM/Lvm3_ow_PlM/s1600-h/demo-lapindo-dan-bulan-bintang-media.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaE_pck3HI/AAAAAAAAARM/Lvm3_ow_PlM/s320/demo-lapindo-dan-bulan-bintang-media.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226010646602374258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;.....Mereka bilang bencana Alam&lt;br /&gt;namun anak istriku bilang bukan&lt;br /&gt;sebab bencana datang dari apa dan karena siapa&lt;br /&gt;Aku, anakku, istriku percaya adanya Tuhan..!!.. namun....&lt;br /&gt;sampai detik ini kami juga percaya bahwa Lumpur lapindo adalah KESALAHAN..!!&lt;/center&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaGIX9gFqI/AAAAAAAAARU/JBzBVvlrLDg/s1600-h/Busung%2520Lapa.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp1.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaGIX9gFqI/AAAAAAAAARU/JBzBVvlrLDg/s320/Busung%2520Lapa.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226011896039085730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;....ada air mata yang tidak bisa meleleh dari mata cucuku&lt;br /&gt;dan air mataku juga tak cukup untuk menghilangkan dahaganya ...&lt;/center&gt;&lt;br/&gt;&lt;/br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku akan berikan photo yg bagus tentang Jeleknya, Bagusnya Negeri Ini&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-8353760678157036435?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8353760678157036435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/8353760678157036435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/membuat-efek-salju.html' title='POTRET BANGSA'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SIaHKVxaoqI/AAAAAAAAARc/LPdm5xt30Qo/s72-c/nirmala+bonat.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-5517026534228866243</id><published>2008-07-22T12:55:00.018+07:00</published><updated>2008-08-05T07:45:01.426+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Link'/><title type='text'>Mari Tukar Link</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;a href=""&gt;&lt;img src="http://i287.photobucket.com/albums/ll133/mitac8_2008/angel.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;center&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;textarea name="code" rows="3" cols="50"&gt; &lt;a href="http://kopi-vit.com"&gt;&lt;img src="http://i287.photobucket.com/albums/ll133/mitac8_2008/angel.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/textarea&gt;&lt;/p&gt;&lt;/center&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tukar Banner&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Category : Persahabatan &lt;br /&gt;Bahasa digunakan : Indonesia &lt;br /&gt;Keterangan : Blog ini bertujuan bersilaturahmi dan saling share antara blogger&lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://tukar-banner.blogspot.com"&gt;http://tukar-banner.blogspot.com&lt;/a&gt; &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kamasutra&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Category : Bisnis &lt;br /&gt;Bahasa digunakan : Indonesia &lt;br /&gt;Keterangan : Blog ini memuat artikel kamasutra, herbal, kopi dan kesehatan. &lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://myintuisi.blogspot.com"&gt;http://myintuisi.blogspot.com&lt;/a&gt; &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;My E-Gold Treasure&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Category : Bisnis &lt;br /&gt;Bahasa digunakan : campuran &lt;br /&gt;Keterangan : Blog ini memuat tentang cara2 mencari recehan E-Gold gratis. &lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://lovee-gold.blogspot.com"&gt;http://lovee-gold.blogspot.com&lt;/a&gt; &lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;How To For Idiots&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Category : programming java mysql computer &lt;br /&gt;Bahasa digunakan : English &lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://idiot-howto.blogspot.com"&gt;http://idiot-howto.blogspot.com&lt;/a&gt;/&lt;br/&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Jowar Kid&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahasa digunakan : Indonesia &lt;br /&gt;Keterangan : Blog buatan pelajar yang hoby nge-blog&lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://jowar-kid.blogspot.com"&gt;http://jowar-kid.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alumni Teknik Kimia UNTIRTA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahasa digunakan : Indonesia &lt;br /&gt;Keterangan : Ikatan Keluarga Alumni Teknik Kimia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Cilegon &lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://ikatemia.wordpress.com"&gt;http://ikatemia.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Vritta Treasure&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahasa digunakan : Indonesia &lt;br /&gt;Keterangan : Blog berisi tentang diary, cerita, dll&lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://www.vrittastreasure.blogspot.com"&gt;http://www.vrittastreasure.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Feryzta&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahasa digunakan : Indonesia &lt;br /&gt;Keterangan : Blog berisi tentang tips n trik komputer&lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://feryzta-reog.blogspot.com"&gt;http://feryzta-reog.blogspot.com//&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aizhura&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahasa digunakan : Indonesia &lt;br /&gt;Keterangan : Blog berisi keluarga. &lt;br /&gt;Diskripsi :Nama saya Aizhura Allifia Shafitri biasa di panggil Rara, saat ini saya sekolah di TK Baiturrohim Bioro Jatimulyo Malang kelas B. Terima kasih atas kunjungannya.&lt;br /&gt;URL : &lt;a href="http://aizhurasofii.blogspot.com/"&gt;http://aizhurasofii.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-5517026534228866243?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/5517026534228866243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=5517026534228866243' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5517026534228866243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/5517026534228866243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/07/my-e-gold-treasure-category-bisnis.html' title='Mari Tukar Link'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3413931459191829947.post-7350286221468635534</id><published>2008-02-22T10:24:00.010+07:00</published><updated>2008-07-29T18:12:19.809+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galery 1'/><title type='text'>Pink's Family</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI73ZmyKWkI/AAAAAAAAATQ/L6PG85ObSL8/s1600-h/pink.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI73ZmyKWkI/AAAAAAAAATQ/L6PG85ObSL8/s400/pink.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228388236703455810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;BAGI KAMI...KELUARGA BUKAN HANYA SEBUAH KELUARGA&lt;br /&gt;NAMUN BAGI KAMI... KELUARGA LEBIH DARI ITU.......&lt;br /&gt;KELUARGA ADALAH TEMPAT MEMAHAMI...MENGOREKSI....MENSYUKURI&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3413931459191829947-7350286221468635534?l=pink-stories.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pink-stories.blogspot.com/feeds/7350286221468635534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3413931459191829947&amp;postID=7350286221468635534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7350286221468635534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3413931459191829947/posts/default/7350286221468635534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pink-stories.blogspot.com/2008/02/untuk-pemesanan-dan-info-lebih-lanjut.html' title='Pink&apos;s Family'/><author><name>eyang sahid</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03878176186394916841</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_tt-ddY5PLhs/SI73ZmyKWkI/AAAAAAAAATQ/L6PG85ObSL8/s72-c/pink.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
